BNNP dan BNNK Lakukan Penguatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat dan Pasca Rehabilitasi

Foto bersama Pegawai BNNK Mimika
MIMIKA, BM
Untuk mengenali pengguna narkoba atau yang biasa disebut dengan deteksi dini terhadap pengguna narkoba, BNN Provinsi (BNNP) bersama BNN Kabupaten (BNNK) menggelar rapat kerja Penguatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat dan Pasca Rehabilitasi.
Kepala BNNK Mimika, Kompol Mursaling saat dihubungi melalui telepon, mengatakan yang menjadi penekanan dalam rapat tersebut adalah bagaimana melihat fase usai menjalani rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap.
"Artinya setelah mereka yang kecanduan narkotika itu sembuh harus dilakukan pengecekan dan pengawasan terus. Kegiatan ini dilakukan secara virtual oleh BNNP dengan BNNK se-Papua. Jadi giat ini kami ikuti secara virtual di Jayapura," terangnya.
Menurutnya, untuk melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap pecandu usai pasca rehabilitasi harus melibatkan masyarakat dengan harapan ke depannya ada sinergitas antara BNN dengan masyarakat dalam memerangi narkoba.
"Jadi pada rapat kemarin itu juga dilibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Masyarakat juga harus berperan dalam pengawasan," ungkap Mursaling.
Ditambahkannya, di BNNK Mimika awalnya 10 orang yang kecanduan narkotika namun kini hanya meniysahkan satu orang yang masih dalam proses rehabilitasi.
"Yang lainnya sudah pulang tapi kita tetap melakukan pemantauan artinya mengontrol dengan selalu komunikasi dan koordinasi dengan orangtua dan keluarga mereka," ujar Mursaling. (Ignas)



