Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berpengaruh Terhadap Empat Hal

Foto bersama kepala dinas dan pegawai DP3AP2KB, bersama asisten I 

MIMIKA, BM

Perlu diketahui, kekerasan yang biasanya terjadi dalam rumah tangga pada umumnya berdampak dan mengakibatkan terjadinya kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran keluarga.

Hal ini ditegaskan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Julianus Sasarari pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Perlindungan Anak, Kamis (15/10).

Sosialisasi yang di selenggarakan di Hotel Grand Tembaga ini merupakan kegiatan OPD Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Julianus Sasarari mengatakan anak-anak sangat mengalami dampak akibat kekerasan dalam rumah tangga.

Menurutnya, pemerintah mengeluarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 untuk mencegah terjadinya hal tersebut. UU ini mempunyai fungsi terhadap anak yaitu melindungi hak-hak anak seperti tumbuh kembang anak dan melindungi mereka dari kekerasan fisik, psikis, seksualitas serta penelantaran yang dapat menghambat masa depan.

Sasarari mengatakan, kasus-kasus kekerasan yang terjadi beberapa tahun terakhir ini di Mimika terus meningkat dan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

"Kita semua punya kewajiban yang sama untuk menjaga, mencegah dan melindungi siapapun dari kekerasan, terutama anak-anak. Mari kita sampaikan Stop Kekerasan bagi semua orang agar apa yang menjadi visi dan misi bupati dan wakil bupati dapat tercapai," ujarnya kepada peserta sosialisasi yang adalah perwakilan kerukunan, pimpinan keagamaan serta tukang ojek.

Sementara itu, Ketua Panitia Iryanti Uswanas melaporkan giat ini untuk mensosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak karena dalam berbagai perilaku kekerasan terutama dalam rumah tangga, mereka sering menjadi korban.

"Saya mengajak baik pemerintah dan seluruh masyarakat bekerja bersama mengkampanyekan stop kekerasan untuk menciptakan Mimika yang cerdas, aman, damai dan sejahtera," harapnya. (Shanty

Top