148 Tim Satgas dan Work Force Klaster Mimika Ikuti Bimtek

Bimtek tim satgas dan work force dilakukan di Hotel 

MIMIKA, BM

148 orang yang merupakan tim satgas dan work force Cluster Mimika mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel dan Restoran Cenderawasih 66, Rabu (22/9).

Dari jumlah tersebut, 74 orang merupakan tim satgas dan 74 orang lainnya adalah tim work force.

Bimtek tersebut digagas oleh Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX melalui bidang Arena Sub PB PON Mimika.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Rabu (22/9) dibuka oleh Wakil ketua Bidang 1 Sub PB PON Mimika, Yulianus Sasarari.

Wakil Ketua Bidang I Sub PB PON Mimika, Yulianus Sasarari dalam sambutannya menggatakan, pelaksanaan bimtek bagi anggota bidang arena merupakan salah satu program kegiatan yang tidak lepas dari rangkaian penyelenggaraan PON XX tahun 2021 di Kabupaten Mimika.

"Kalian harus mengikutinya dengan baik karena bimtek yang diberikan ini merupakan standar kompetensi dasar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing di lapangan nantinya," ujarnya.

Sementara, PCI Koordinator Bidang Arena PB PON XX Papua, Wellem Kayoi mengatakan, kegiata Bimbingan Teknis (Bimtek) tugas satgas dan work force adalah menyesuaikan situasi atau keadaan dalam pertandingan. Anggota satgas juga berfungsi sebagai pengamanan.

"Kami bidang arena melaksanakan bimbingan dan menerapkan semua hal yang terkait dengan tugas dan tanggungjawab satgas dan work force dalam 12 disiplin pertandingan yang ada di Mimika," tutur Wellem.

Menurutnta, Bimtek dilakukan untuk mengetahui bagaimana caranya peserta bertugas di arena. Peserta harus mengetahui tanggungjawab dan tugas sebagai anggota satgas dan work force.

"Tim Satgas harus serba bisa, bisa dipakai mempersiapkan dan menjalankan pelaksanaan pertandingan," tutur Wellem.

Work force tugasnya sebagai pendampingan dan pembersihan di areal arena. Work force juga bertugas membantu panpel mempersiapkan semua hal terkait arena untuk persiapan pertandingan.

Sementara, manager tugasnya sebagai koordinator dari satgas dan work force dalam 1 venue yang mana nanti work force dan satgas bertugas di dalam venue tersebut.

Selain satgas dan work force, di Hotel Horison Timika, juga digelar Bimtek bagi panitia Cabor Bola Tangan oleh Panitia Pelaksana (Panpel).

Technical Delegate, Mustafa Masyhur, kepada wartawan mengatakan, Timika sebagai tuan rumah penyelenggara Cabor Bola Tangan sudah sangat siap.

"Saya melihat semangat PON di Timika sangat besar. Tadi dalam Bimtek, banyak yang bertanya mengenai hal-hal teknis dan semuanya berbobot," paparnya.

Cabor Bola Tangan dimulai pada tanggal 9-14 Oktober mendatang. Cabor ini hanya diikuti oleh 7 provinsi yakni Papua (2 tim putera puteri), DKI Jakarta (2), Jawa Tengah (2), Jawa Barat (2) dan Kalimantan (2). Jawa Timur hanya diikuti tim putri, sementara Sumatera Barat hanya tim putra.

"Sesuai jadwal yang sudah ditentukan, kontingen dari luar Papua akan tiba di Timika pada tanggal 6 Oktober," ujarnya.

Ia mengajak warga Mimika untuk mendukung dan mensukeskan PON XX, mengingat momen ini adalah kesempatan yang langka.

"Mari sukseska  PON XX karena untuk menjadi tuan rumah, akan menunggu puluhan tahun lagi," terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Cabang Olahraga Bola Tangan PON XX, Franklin O. Demena mengatakan bahwa panitia pelaksana berjumlah 74 orang.

Ia juga mengatakan, dalam bekerja nanti, panpel akan bertindak secara profesional, karena goals yang ditargetkan adalah suksesnya acara PON XX di Papua.

"Ini yang sedang kami bangun komunikasi antar semua bidang, bahwa kita harus profesional dan menjunjung tinggi sportifitas karena yang kita kejar adalah suksesnya PON XX Papua," ujarnya.  (Shanty/Humas)

Top