Olah Raga

Mimika Sehat Melalui Color Run Dihadiri Ratusan Peserta

Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Susy Herawaty Rettob saat melepas peserta Mimika Colour Run

MIMIKA, BM

Ratusan peserta larut dalam ajang lari sambil menabur warna (Mimika Colour Run) yang digelar Kormi Mimika, Sabtu (27/7/2024).

Para peserta Mimika Color Run ini dilepas secara resmi oleh  Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Susy Herawaty Rettob di bundaran Lapangan Timika Indah.

Peserta diselimuti bubuk warna-warni, sehingga menciptakan suasana yang penuh keceriaan dan keakraban.

Rute color run dimulai dari Graha Eme Neme Yaiware menuju Jalan Budi Utomo, Hasanudin, Yos Sudarso, Belibis dan finish kembali ke Graha Eme Neme Yauware.

Color Run ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga terutama lari juga dapat dilakukan dengan fun dan penuh keseruan.

Selain konsep acara penuh dengan positive vibes yang menular ke semua peserta, acara ini juga membantu menghapus anggapan bahwa olahraga sebatas membuat lelah.

Dibumbui dengan penampilan sederet performer yang unik dan seru, gelaran acara fun run ini menjamin keseruan dari awal sampai akhir.

Ketua Kormi, Habel Taime dalam sambutannya mengatakan, dengan kehadiran peserta merupakan suatu komitmen bahwa sehat, bugar, gembira merupakan suatu kebutuhan bersama.

"Oleh karena itu, mari kita jadikan Mimika menjadi satu kabupaten yang bisa memberikan warna lain untuk kabupaten lain,"kata Habel.

Habel mengatakan, Kormi Mimika akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan jika kegiatan ini bisa berdampak baik untuk warga Mimika tentu pemerintah daerah akan mensuport.

"Jadikanlah olahraga ini untuk kebutuhan bersama. Jadikan Mimika yang sehat, bugar dan gembira," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Setda Mimika, Willem Naa dalam sambutannya mengapresiasi Kormi Mimika yang telah menyelenggarakan kegiatan seperti color run ini.

"Saya apresiasi yang luar biasa kepada Kormi yang sebelum 17 Agustus bisa memeriahkan kegiatan seperti ini. Pada kesempatan ini juga kami pemerintah akan memberikan bendera kepada seluruh distrik,"tutup Willem.

Ketua Panitia Kormi Mimika, Irwan Sutrisno mengatakan, ini adalah Mimika Color Run jilid I dan tahun depan akan diselenggarakan kembali oleh Kormi Mimika yakni Mimika Color Run Jilid II.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah mensupport kegiatan ini dengan memberikan dan hibah dan juga kepada sponsor-sponsor. Mari kita jadikan hari ini sebagai momen yang menyenangkan, dan penuh energi menikmati setiap langkah penuh warna,"pungkasnya. (Shanty Sang)

290 Atlet Dari 5 Daerah Berlaga di Tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I

Foto bersama seusai pembukaan tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I

MIMIKA, BM

Sebanyak 290 atlet dari lima Kabupaten mulai berlaga dalam tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I tahun 2023.

290 atlet Taekwondo ini berasal dari Kabupaten Mimika (186 atley), Kabupaten Jayapura (42), Fak-fak (5), Asmat (13) dan Kabupaten Nabire (44).

Di turnamen ini wasit yang dilibatkan untuk memimpin ada 18 orang, dimana 9 merupakan wasit nasional dan 9 wasit daerah.

Tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I yang mulai berlangsung Jumat-Minggu (16-18 Juni) di Gor Futsal SP2-SP5 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023.

Dalam sambutannya, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, semangat keberhasilan taekwondo adalah momen yang tepat untuk merajut hubungan yang erat.

"Mari kita tingkatkan semangat kebersamaan, saling mendukung dan menghormati satu sama lain. Dalam setiap pertandingan para atlit harus tunjukkan sportifitas dan ingatlah persaingan sehat akan membawa kita menjadi lebih baik," ungkap Putra.

Kapolres juga mengajak setiap peserta untuk berkompetisi dengan semangat juang yang tinggi dan jangan melupakan pentingnya kedisiplinan, sportifitas, hormati lawan, serta waspadai perilaku tidak pantas dan hindari tindakan yang melanggar olahraga.

"Kejuaraan ini menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan ketrampilan kita. Ingatlah kejuaraan ini adalah wadah untuk membentuk karakter dan menunjukkan integritas sebagai atlit," tegas Putra.

Dengan terselenggara turnamen ini, Kapolres berharap berjalan sukses dan menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi kita semua.

Sementara itu mewakili pemerintah daerah, Asisten I, Setda Mimika, Paulus Dumais memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Taekwondo Kapolres Mimika Cup I.

"Atas nama pemerintah daerah kami sangat mendukung," ucapnya.

Dengan terselenggaranya tournament di fasilitas PON ini, asisten I berharap bukan hanya turnamen taekwondo saja yang diselenggarakan tapi turnamen lainnya juga bisa diselenggarakan.

"Kami dari pemerintah daerah tetap memberikan suport. Beberapa dari daerah lain juga ikut tournament ini, saya berharap semua peserta tunjukkan sportifitas, solidaritas dan saling menghormati,"ungkap Dumais.

Sedangkan dalam laporan Ketua Panitia, Kompol Saidah Hobrouw, menyampaikan bahwa latar belakang dari kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan olahraga taekwondo di Provinsi Papua.

Selain itu untuk mendidik prestasi atlet taekwondo untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan baik ditingkat daerah maupun nasional khususnya untuk menghadapi PON yang akan datang.

Tournament taekwondo dalam rangka meriahkan HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023 ini diharapkan dapat menjadi wadah para taekwondo dalam merealisasikan bakat serta dapat bersinergi dengan kepolisian khususnya Polres Mimika dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonisasi hubungan masyarakat dan Polri.

Turnamen ini menggusung tema "Dengan semangat olahraga menjadikan taekwondo Indonesia sebagai organisasi yang mampu membentuk taekwondo yang aktif, disiplin berprestasi serta menjunjung tinggi sportifitas, profesionalitas dan solidaritas". (Ignasius Istanto)

40 Peserta dari Dua Kabupaten Berlaga di O2SN

Para peserta lomba O2SN

MIMIKA, BM

Sebanyak 40 peserta dan 40 pendamping utusan dari dua kabupaten yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire berlaga pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan guna mengembangkan bakat dan minat dalam bidang olahraga.

Kegiatan O2SN ini akan berlangsung dari tanggal 08 hingga 12 Juli di Timika. Dan pembukaannya dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago di Hotel Horison Diana, Selasa (9/7/2024).

Mimika terpilih sebagai tuan rumah, karena dilihat memiliki fasilitas yang lengkap peninggalan dari PON beberapa tahun lalu. Dan juga fasilitas yang akan dipergunakan masih terawat dengan baik.

Peserta O2SN ini adalah siswa-siswi SD, SMP, SMA dan SMK utusan dari 2 kabupaten yaitu Mimika dan Nabire.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, mengatakan, Peserta yang mengikuti lomba ini adalah dari jenjang SD, SMP, SMA. Masing-masing Kabupaten mengirimkan lima siswa untuk mengikuti lima cabang olahraga.

Adapun olahraga yang akan diperlombakan adalah atletik, renang, karate, bulutangkis, dan pencak silat.

"Satu kabupaten terdiri dari 20 orang, berarti total dari dua kabupaten 40 orang, ditambah pendamping dari masing-masing kabupaten,"kata Marten.

Menurutnya, Provinsi Papua Tengah harus setara dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia dalam hal keikutsertaan di dalam O2SN. Dengan adanya perlombaan pada lima cabang olahraga ini, diharapkan mampu meningkatkan kecakapan yang bersifat kolaboratif dan kooperatif.

"Ajang ini juga akan meningkatkan kesehatan jasmani dan meningkatkan akademi. Menciptakan pribadi yang kompetitif secara sehat, melatih diri bagaimana mempertahankan sportivitas dan tanggung jawab," ujarnya.

Sebagai apresiasi terhadap siswa berprestasi dan mau mengembangkan bakatnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan hadiah untuk juara satu akan mendapatkan Rp10 juta dan juara dua Rp7,5 juta.

Tambahnya, dengan adanya kegiatan ini akan melahirkan atlet-atlet yang nanti bisa berkecimpung terus di bidang olahraga sesuai bakat masing-masing. (Shanty Sang)

Top