SATP Siap Berdaya Saing Global, Program Pearson Edexcel Mulai Diterapkan

Vice President Community Relations PT Freeport Indonesia, Engel Enoch bersama YPL, Dinas Pendidikan dan SATP memukul tifa yang menandakan Grand Opening of Pearson Edexcel Program

MIMIKA, BM

Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Kabupaten Mimika siap berdaya saing global.

Untuk mewujudkannya, Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) resmi meluncurkan program kurikulum internasional Pearson Edexcel.

Penerapan tersebut ditandai dengan ceremony grand opening of Pearson Edexcel Program, Rabu (29/7/2026) di SATP.

Program ini menjadi yang pertama di Papua dan diharapkan dapat memperluas akses peserta didik terhadap pendidikan berstandar internasional tanpa meninggalkan identitas lokal.

Ketua Yayasan Pendidikan Lokon, Daniel Korompis, mengatakan peluncuran Pearson Edexcel merupakan awal baru dalam perjalanan pengembangan pendidikan di SATP.

"Hari ini adalah hari permulaan baru bagi sekolah kami. Bukan untuk meninggalkan perjalanan yang telah dilakukan, tetapi untuk membangun langkah yang lebih jauh," kata Daniel.

Daniel mengatakan, penerapan Pearson Edexcel bukan sekadar mengikuti tren pendidikan internasional tetapi bagian dari strategi pengembangan sekolah yang disusun secara bertahap, terukur, dan bertanggungjawab agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.

Menurutnya, anak-anak Papua tidak perlu dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan identitas lokal atau menjadi bagian dari masyarakat global. Keduanya harus berjalan beriringan agar lahir generasi yang memiliki akar budaya yang kuat sekaligus mampu bersaing di tingkat internasional.

"Mereka membutuhkan keduanya. Anak-anak harus mengenal tanah, budaya, nilai, dan masyarakatnya. Pada saat yang sama mereka juga membutuhkan kunci untuk membuka pintu kesempatan dunia,"ujarnya.

Daniel menjelaskan implementasi Pearson Edexcel dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, kurikulum internasional tersebut diterapkan secara terbatas kepada sekitar 25 persen peserta didik, yakni di kelas 4 dan kelas 7.

Adapun mata pelajaran yang menggunakan kurikulum Pearson Edexcel meliputi Bahasa Inggris, Matematika, Sains, Computing, dan Global Citizenship. Sementara mata pelajaran nasional seperti Bahasa Indonesia dan Pendidikan Agama tetap menggunakan Kurikulum Nasional.

Sementara itu, Vice President Community Relations PT Freeport Indonesia, Engel Enoch, mengapresiasi atas perkembangan SATP yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Berbagai prestasi yang berhasil diraih peserta didik hingga kesempatan mengikuti berbagai ajang bergengsi merupakan buah dari kerja keras, komitmen, serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan sekolah.

"Kami bangga melihat banyak kemajuan yang telah dicapai. Berbagai penghargaan dan keberhasilan anak-anak mengikuti event besar merupakan hasil kerja keras dan komitmen semua pihak," kata Engel.

Ia berharap kehadiran Pearson Edexcel semakin memperkuat kualitas pendidikan di Papua sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai anak Papua.

Kepala Seksi Kurikulum SMP pada Dinas Pendidikan Mimika, Wilhelmus Manggo, mengatakan program Pearson Edexcel bukan sekadar mengganti sistem pembelajaran, tetapi merupakan upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar peserta didik mampu menerima, memahami, dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang diberikan guru.

"Program ini tidak hanya sebatas mengganti atau menggantikan program pembelajaran, tetapi bagaimana anak-anak mampu menerima ilmu pengetahuan dan materi yang disampaikan guru. Ini merupakan sebuah capaian untuk membawa pendidikan menjadi lebih baik," ujarnya.

Wilhelmus berharap penerapan kurikulum internasional tersebut dapat melahirkan peserta didik yang lebih kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki kemampuan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kepala SATP, Sonianto Kuddi mengatakan, bahws momen ini bukan sekadar seremonial pembukaan, melainkan awal dari langkah nyata untuk membangun potensi, meningkatkan kualitas diri, serta mewujudkan prestasi yang gemilang bagi masyarakat Kabupaten Mimika khususnya, dan semua pada umumnya.

Ia menambahkan, Kurikulum Nasional serta Kurikulum SATP berbasis kehidupan kontekstual Papua yang selaras dengan Kurikulum Merdeka ini memberikan akar yang kokoh bagi peserta didik dalam membangun identitasitas mereka sebagai Orang Asli Papua.

"Program pearson edexcel merupakan program yang memberikan mereka sayap yang luas untuk terbang meraih kesuksesan hingga di kancah internasional," tutupnya. (Shanty Sang)

Top