Masih Ada Pelelangan, Realisasi Belanja Baru Capai 22 Persen

Kepala BPKAD Mimika, Marthen Malissa
MIMIKA, BM
Sudah memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2021 namun realisasi belanja APBD 2021 hingga 7 Juli baru mencapai 22 persen.
Hal ini dikarenakan masih adanya sejumlah pekerjaan yang masih dalam proses pelelangan terutama belanja tidak langsung.
Kepala Badan Pengelolaa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Malissa saat ditemui di Kantor DPRD, Kamis (8/7) mengatakan hal tersebut.
"Sampai kemarin, realisasi belanja kita baru 22 persen secara total. Namun, jika dilihat terpisah maka untuk belanja langsung sudah capai 30 persen tetapi belanja tidak langsung masih sangat kecil yaitu 16 persen," tutur Marthen.
Meskipun realisasi belanja APBD tahun anggaran 2021 masih 22 persen namun ia yakin dan optimis hingga akhir tahun bisa mencapai target.
"Jadi total belanja kita yang sudah terealisasi itu sebesar Rp700 sekian miliar dari target APBD kita Rp3,5 triliun. Saya pikir itu bisa capai target. Kalau kita belanjakan sesuai dengan progres pekerjaan, tentu akan bisa capai," katanya.
Ditanya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana yang mengelola anggaran dalam jumlah besar, kata Malisa, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan, RSUD dan Pertanahan. (Shanty)






















