Jenuhnya Warga Kampung Iwaka Menanti Janji Manis Pemerintah Daerah

Kondisi Kampung Iwaka Distrik Iwaka saat tergenang banjir

MIMIKA, BM

Warga Kampung Iwaka, Distrik Iwaka sudah jenuh dan lelah mengharapkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang terjadi di kampung mereka.

Mereka sudah merasa bosan karena hampir 7 tahun berturut-turut pemerintah selalu berjanji akan mencari jalan keluar terhadap persoalan luapan banjir dari dua kali yang melintasi kampung mereka.

Warga Iwaka merasa bahwa Pemda Mimika hanya mengubar janji kosong. Pasalnya, setiap saat banjir pemerintah selalu berupaya hadir dan memastikan akan memberikan penanganan lanjutan namun setiap tahun hal ini selalu disampaikan tanpa ada tindakan nyata.

"Coba pemerintah jangan hanya lihat saja ka. Tiap kali datang janji-janji dan pesan-pesan saja terus tapi hasilnya? Masyarakat bosan dengar janji itu tiap tahun," ujar Herman Kumiyu, mewakili masyarakat Kampung Iwaka.

Herman menuturkan, tiap kali banjir, air kali meluap dan masuk ke perkampungan warga bahkan menenggelamkan rumah penduduk.

"Tidak ada jalan lain, ketika banjir kami biasa naik ke atas jalan. Kami tinggal disitu, mau kemana? rumah-rumah terendam banjir. Kondisi rumah masyarakat lebih rendah sehingga mau dan tidak mau harus naik ke jalan raya," ungkapnya.

Herman menuturkan kemungkin banjir sering terjadi hingga saat ini di Kampung Iwaka disebabkan karena galian material dan penebangan pohon yang sering terjadi di sepanjang aliran kali Iwaka.

"Kami juga warga Mimika, warga Indonesia. Kami tidak minta banyak, kami hanya ingin tinggal tenang dan tidak lagi menderita karena banjir terus tiap tahun," paparnya.

Tidak hanya banjir, warga Kampung Iwaka yang penduduknya merupakan orang asli Papua ini juga mengalami dampak lain yang sangat mengkhawatirkan kesehatan mereka yakni limbah sampah.

"Ya mau bagaimana lagi. Kami sudah dengan hati berikan tanah kami dijadikan TPA jadi kami juga harap pemerintah harus bangun kampung kami ini juga dengan hati," harapnya. (Ade)

Top