Tingkatkan Kerjasama, SAR Timika Laksanakan Rakor Dan Pelatihan Potensi 2022

Deputi Bidang Operasi Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyanto bersama Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Kepala SAR Timika George L.M. Randang saat menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta kegiatan
MIMIKA, BM
Guna meningkatkan kerjasama dan memperoleh dukungan dengan potensi-potensi Sar yang ada di Timika, Basarnas Timika menggelar atau melaksanakan rapat koordinasi dan pelatihan potensi Sar 2022.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Senin (22/8) dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyanto.
Turut hadir Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, unsur pimpinan TNI/Polri, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika George L.M. Randang.
Tema kegiatan ini adalah melalui rapat koordinasi dan pelatihan potensi sar TA 2022 kita tingkatkan sinergitas dan kemampuan SDM yang berkompetensi dalam rangka mengantisipasi perbantuan pencarian dan pertolongan pada penanganan kecelakaan pesawat udara secara cepat dan prosedural.
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyanto berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kemampuan koordinasi, solidaritas pemerintah daerah dan TNI/Polri.
Selain itu diharapkan Basarnas tetap siaga mengantisipasi situasi kedaruratan daerah ataupun kontijensi daerah Timika dengan analisa-analisa aspek matra darat, laut dan udara.
"Kedaruratan apa yang terjadi di sini dengan geografis pegunungan Timika atau Papua sehingga jenis-jenis kedaruratan transportasi darat, laut, udara bisa memberikan suatu aksi pelayanan kepada masyarakat,"ungkapnya.
"Mudah-mudahan ke depan di bawah pemimpin bupati dan wakil bupati kita bisa memberikan suatu pelayanan yang terbaik dalam situasi kedaruratan kepada masyarakat di Timika dan Papua," lanjutnya.
Menurut mantan Danlanal Timika tahun 2008 ini, dengan keterbatasan jumlah personil di Basarnas Timika maka dengan kegiatan ini mampu melatih potensi-potensi Sar baik dari TNI/Polri dan seluruh masyarakat ataupun pemerintah untuk memiliki ilmu search and rescue dalam situasi kedaruratan.
"Supaya kita tidak jadi penonton tapi bisa jadi bagian tim yang menolong sesama. Ini harapan kami sehingga ke depan ini bisa terorganisasi dengan baik dan pemerintah daerah mampu mengayomi stakeholder di daerahnya dalam menangani kedaruratan,"ungkap Eko Suyanto.
Apresiasi juga diberikan oleh orang nomor dua di Kabupaten Mimika, Johannes Rettob kepada Sar Timika mengingat bagaimana terjalinnya kerjasama dan koordinasi yang selama ini sudah berjalan dengan baik.
"Ini membuktikan bagaimana kita bekerjasama selama ini dengan baik. Tetapi akan lebih baik lagi dengan rencana-rencana yang matang, bukan hanya karena kejadian baru kita buat tapi kita harus punya satu sistem,"ungkap Wabup.
Menurutnya, rakor ini merupakan hal yang baik agar pemerintah bisa memetakan dan membuat kontijensi agar bisa bekerja dengan semua pihak.
"Saya juga baru sadar sepenuhnya bahwa harusnya kita sudah mempunyai rencana kontijensi yang harus kita lakukan,"ujar Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, apresiasi juga disampaikan oleh Wabup terkait keberhasilan dalam pelaksanaan evakuasi atas dua kejadian atau musibah transportasi udara beberapa waktu lalu.
"Atas nama pemerintah daerah saya ucapkan terimaksih banyak dimana semua dapat dilaksanakan dengan selesai dalam waktu 2 kali 24 jam," ujar Wabup.
Ditambahkan Wabup bahwa Basarnas Timika kini membawahi tiga provinsi dikarenakan perkembangan DOB.
"Jadi Kantor Sar Timika ini membawahi Asmat yang masuk di Provinsi Papua Selatan, Timika yang masuk dalam Provinsi Papua Tengah dan Kaimana masuk dalam Provinsi Papua Barat," ungkap Wabup John. (Ignas)






















