Pemkab Mimika Bakal Bentuk Tim Gabungan untuk Pengembalian Dua Arah Jalan Budi Utomo

Tampak jalan poros Budi Utomo yang akan dikembalikan menjadi dua arah
MIMIKA, BM
Guna mengembalikan jalan Budi Utomo yang saat ini satu arah menjadi dua arah, Pemerintah Kabupaten Mimika akan membentuk tim gabungan untuk berembuk mencari solusi terbaik terkait perubahan tersebut.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mimika, Nela Manggara, mengatakan tim gabungan itu terdiri dari Dishub, PUPR, Disperindag, Satpol PP, dan Polri (Polantas).
"Jadi kemarin kami baru pertemuan dengan bapak Plt Bupati, mungkin dalam minggu depan kami sudah bentuk tim," ujarnya saat ditemui di terminal Pasar Sentral, Timika, Papua Tengah, Selasa (31/1/2023).
Dikatakan bahwa setelah pembentukan tim gabungan, selanjutnya akan dipikirkan bersama kebijakan seperti apa yang perlu dibuat untuk mengembalikan jalan tersebut menjadi dua arah.
"Mungkin pertama tidak sepenuhnya (dua arah), tapi mungkin pada waktu sore kita buka dari jam 3 sampai jam 5. Setelah itu kita tutup," kata Nela.
"Dari situ, kita lihat kemajuannya bagaimana sambil berproses cari solusi bagaimana untuk median Tengah itu harus ada. Karena kalau median tengah tidak ada dan pihak Perhubungan atau Polantas kita tidak jaga, pasti ada kecelakaan atau korban yang terjadi," imbuhnya menjelaskan.
Faktor-faktor itulah yang menurut Nela harus didiskusikan bersama untuk mengembalikan jalan Budi Utomo menjadi dua arah.
Saat ditanya perihal urgensi dari pengembalian satu arah ke dua arah, Nela mengatakan bahwa di jalan poros Budi Utomo terdapat banyak aktivitas perputaran ekonomi.
"Makanya banyak sekali permintaan dari masyarakat di kota ini untuk kembalikan jalan itu jadi dua arah agar tidak putar jauh," tuturnya.
Kendati demikian, lanjut Nela, jawaban atas permintaan itu tentu harus dipikirkan matang-matang. Mulai dari dampak ekonominya hingga faktor-faktor lainnya yang pastinya akan terjadi ketika dikembalikan menjadi dua arah.
"Tetap tugas kita melayani masyarakat, tapi bagaimana caranya agar hal-hal yang tidak kita ingin bisa kita antisipasi terlebih dahulu supaya perputaran ekonomi semua bisa jalan dengan baik serta tidak ada hambatan dan korban kecelakaan lalu lintas," tandasnya.
Mengenai pembukaan dua jalur berdasarkan waktu, Nela menyampaikan tim gabungan nantinya akan memasang papan pemberitahuan serta rambu lalulintas pada beberapa titik di sepanjang jalan Budi Utomo.
"Jadi sambil sosialisasi, kita juga akan pasang rambu-rambu itu. Kemudian traffic light juga akan kembali difungsikan," pungkasnya. (Endy Langobelen)






















