Dishub Mimika Lakukan Uji publik Pergantian Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Budi Utomo
Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika sedang mengatur lalu lintas sekaligus mensosialisasikan pelaksanaan uji publik rekayasa lalu lintas baru di Jalan Budi Utomo
MIMIKA, BM
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika melakukan uji publik terkait pergantian arah atau rekayasa lalu lintas di Jalan Budi Utomo.
Adapun pergantian arah lalu lintas yang dilakukan uji coba yakni dua arah dari pertigaan Diana hingga pertigaan Jalan Pendidikan. Kemudian satu arah dari pertigaan Jalan Pendidikan menuju perempatan Jalan Hasanuddin.
Kepala Bidang Perhubungan Darat dan LLAJ pada Dinas Perhubungan, Mikael Orun Rumlus, mengatakan uji publik ini akan berlangsung hari ini (5/4/2023) hingga satu minggu ke depan.
"Jadi uji publik ini mungkin kita lakukan satu minggu. Kalau misalnya masih kurang, kita tambah lagi satu minggu. Mudah-mudahan, kalau ini berhasil berarti nanti akan seterusnya penerapan rekayasa arah lalu lintas ini," ujarnya saat ditemui di pertigaan Diana.
Lebih lanjut Mikael menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas yang sedang di uji coba merupakan bagian dari kajian yang telah dilakukan untuk mengatur lalu lintas di sepanjang Jalan Budi Utomo.
"Jadi kita tetap mengacu pada data yang tahun 2020. Itu yang masih kita pakai karena memang per jam itu ada sekitar 2 ribu kendaraan yang melintas waktu masih dua arah itu. Itu belum dengan yang kita hitung dari arah hasanuddin ke sini. Makanya kami ada cari rekayasa yang pas," jelasnya.
"Jadi, ini sementara kami masih uji publik mudah-mudahan ini bisa sebagai patokan ke depannya lebih bagus lagi untuk jalan budi Utomo. Kalau misalnya ada terjadi kemacetan dan sebagainya, nanti kita akan cari rekayasa lagi seperti apa untuk kita lakukan itu," imbuhnya.
Sementara itu, terkait kepadatan yang kerap kali terjadi sekitar pertigaan Jalan Pendidikan, Mikael memastikan bahwa Dishub akan mengantisipasinya dengan melakukan penjagaan untuk mengatur lalu lintas di area tersebut.
"Itu sudah komitmen bagi saya untuk teman-teman harus fokus di situ karena di situ ada sekolah dan harus kita selamatkan anak-anak agar terhindar dari kecelakaan. Jadi, tetap kita akan pengawasan di sana full time, mudah-mudahan sampai proses pembelajarannya selesai," kata dia.
Mikael juga mengimbau kepada warga Kota Timika untuk mengikuti dan mendukung uji publik rekayasa baru yang sedang dilakukan di Jalan Budi Utomo.
"Artinya kalau kita mau membangun suatu Mimika ke depan ini kita harus punya wawasan yang luas. Jadi mungkin harapan saya untuk masyarakat, apa yang pemerintah buat, mungkin coba diikuti saja karena ini terkait dengan keselamatan lalu lintas itu sendiri, terkait dengan keselamatan mereka juga," imbaunya.
"Apa yang sudah kita buat itu mungkin yang bisa masyarakat pedomani. Masyarakat mungkin bisa mengikuti supaya suatu saat kelak Mimika ini bisa lebih bagus lagi," pungkasnya. (Endy Langobelen)






















