Kampung Nawaripi Siapkan Rp600 Juta untuk Pembangunan di Tiap RT

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun

MIMIKA, BM

Pemerintah Kampung Nawaripi menyediakan anggaran pembangunan sebesar Rp600 juta untuk dikelola oleh masing-masing RT-nya.

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun, saat ditemui pada Kamis (11/5/2023) siang mengatakan bahwa dana tersebut bersumber dana desa.

"Dana desa Nawaripi ini kan Rp1 miliar lebih jadi Rp600 juta yang mana sesuai hasil Musrenbang kemarin itu kita kasih ke RT untuk dikelola," ujar pria yang akrab disapa Norman itu.

"Dan sisanya nanti kita akan gunakan untuk operasional program lainnya seperti BLK, sekolah TK dan PAUD, perpustakaan, kemudian honor aparat kampung dan RT. Semua sudah masuk di dalam itu," imbuhnya.

Dengan jumlah RT sebanyak 20 RT, lanjut Norman, maka masing-masingnya mendapatkan dana pembangunan senilai Rp30 juta.

Norman mengungkapkan, sampai dengan saat ini ada beberapa RT yang telah mengajukan proposal program pembangunan.

"Ada juga yang belum. Jadi, nanti kita sortir lagi proposal itu bisa masuk atau tidak baru kita akomodir lalu ajukan. Intinya program yang diajukan itu bisa langsung menyentuh warga Nawaripi," jelasnya.

Norman mengatakan, di dalam beberapa proposal yang sudah masuk, ada program-program seperti pembangunan parit, pemasangan lampu jalan, dan penimbunan badan jalan.

"Nanti sebelum dia menerima anggaran, kita akan buatkan surat pernyataan yang mengikat secara hukum agar bilamana dia salah menggunakan dana itu ya dia harus bertanggung jawab," tegas Norman.

Untuk melakukan pengawasan terhadap setiap program pembangunan yang dikerjakan oleh RT, Norman bakal menugaskan aparat kampung.

"Nanti aparat desa yang akan mengawasi. Taruhlah satu aparat dia bertanggung jawab mengawasi 3 sampai 4 RT. Jadi, dia menjaga supaya penggunaan anggaran itu bisa berjalan lancar," terangnya.

Sementara itu untuk anggaran alokasi dana desa (ADD), sebut Norman, akan difokuskan untuk pengembangan area wisata Nawaripi di Mile 21.

"ADD kita fokus ke pengembangan wisata karena itu kedepannya akan menghasilkan uang untuk Kampung Nawaripi," pungkasnya. (Endy Langobelen) 

Top