Jangkau Daerah Pedalaman, Disdukcapil Mimika Layani 1.778 Dokumen Adminduk

Kadis Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo bersama para ASN Dukcapil saat melakukan pelayanan di Tsinga, Distrik Tembagapura

MIMIKA, BM

Guna mewujudkan gerakan sadar administrasi kependudukan (adminduk) dan implementasi satu data, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan pelayanan kepada warga masyarakat di wilayah pedalaman, yakni Distrik Tembagapura dan Hoeya.

Pada pelayanan di Distrik Tembagapura, Disdukcapil Mimika menerjunkan dua tim untuk menjangkau dua kampung, yaitu Kampung Tsinga dan Dolingokgin.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disdukcapil, Slamet Sutejo, hadir langsung didampingi didampingi Kepala Distrik Tembagapura, Tobias Jawame, dan Kepala Kampung Dolingokgin, Samuel Kum.

Di sana, kehadiran tim Disdukcapil disambut baik dan hangat oleh masyarakat setempat. Masyarakat juga tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tentang pentingnya kepemilikan dokumen adminduk.

Pada momen yang sama, tim Disdukcapil Mimika juga melakukan peningkatan KTP elektronik warga, dari yang sebelumnya masih tertulis Mimika Provinsi Papua menjadi Provinsi Papua Tengah saat ini.

Sementara untuk Distrik Hoeya, Disdukcapil Mimika berupaya menerjunkan tim yang dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Amirullah, menggunakan helikopter lantaran tidak adanya akses tranportasi darat yang menuju ke sana.

Dari hasil pelayanan ini, Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo, melalui keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa secara umum aktivitas pelayanan berjalan dengan lancar dan aman.

"Dari kedua lokasi pelayanan tersebut, sebanyak 1.778 dokumen Adminduk sudah diserahkan kepada warga di sana. Dokumen itu teridiri dari KTP elektronik yang sudah dicetak dengan Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah dan Akta Kelahiran," ungkap Slamet.

"Secara terperinci, 935 di Kampung Tsinga dan Dolingokgin, Distrik Tembagapura. Kemudian sebanyak 843 dokumen Adminduk di Distrik Hoeya," paparnya.

Slamet menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Disdukcapil akan senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan Adminduk yang mudah, cepat, dan gratis.

"Hal ini akan mendorong terwujudnya 'Gerakan lndonesia Sadar Adminduk' dan juga mendukung lmplementasi Satu Data Mimika Satu Data lndonesia," jelas Selamet.

Di samping itu, mewakili warga Kampung Tsinga dan Dolingokgin, Okto Kum selaku tokoh masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih atas pelayanan prima yang telah dilakukan Disdukcapil Mimika.

"Kami berterima kasih sekali dengan kehadiran tim Disdukcapil yang langsung ke kampung seperti ini. Dengan begini, masyarakat tidak lagi repot-repot naik turun gunung berjalan kaki terlalu jauh, kemudian naik pesawat kecil untuk bisa mengurus ke kota. Apalagi ditambah biaya tarnsportasi pesawat atau helikopter yang mahal, belum lagi biaya hidup di kota," ujar Okto.

Senada dengan itu, Kepala Distrik Tembagapura, Tobias Jawame, juga mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil Mimika. Menurutnya, kegiatan pelayanan ini merupakan suatu langkah positif dari pemerintah kepada masyarakat di pedalaman.

"Ini luar biasa, dinas langsung terjun ke lapangan, hadir dan melayani masyarakat secara langsung," tuturnya. (Endi Langobelen)

Top