Upacara HUT Kemerdekaan di Mimika Berlangsung Khidmat

Pengibaran Duplikat bendera Sang Saka Merah Putih
MIMIKA, BM
Pelaksanaan upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Kabupaten Mimika walau cuaca sempat hujan tetapi pada pelaksanaan upacara cuaca baik dan upacara pun berlangsung meriah dan khidmat.
Hadir pada upacara HUT RI ke 79 Bupati Mimika Johannes Rettob, pejabat eselon II, III dan IV dan Forkopimda Mimika, hadir pula sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan.
Pada upacara pengibaran, Bupati Mimika Johanes Rettob bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara adalah Komandan Kapten Laut (PM) Samsul Hadi. Peserta upacara terdiri diantaranya perwakilan ASN Pemda Mimika, TNI-Polri, Basarnas.
Rangkaian upacara HUT RI ke-79 ini dimulai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Mimika, Anton Bukaleng. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini upcara peringatan kemerdekaan RI Ke-79 pertama dalam sejarah di Mimika, Duplikat sang saka Merah Putih di kibarkan di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika.
Duplikat bendera pusaka diserahkan oleh Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Bendera merah putih berbahan kain khusus dan bertahan sepuluh tahun.
Di momen HUT tahun ini, pasukan pengibar bendera seluruhnya berjumlah 90 orang. Mereka adalah paskibra yang menaikan dan menurunkan bendera pada perayaan HUT RI ke 79. Danki Paskibra HUT RI ke 79 Letda Laut (K) drg. Fergyansa Wiguna Adhiyaksa.
Sementara yang bertindak sebagai pembawa bendera atau pembawa baki adalah Marzalina Meylanie Vasty Warwey yang merupakan siswa SMA Negeri I Mimika. Penggerek bendera Faisal Rahmat siswa Taruna Mimika, Difa Riski Kafiar siswa SMA Advent Mimika dan Efraim Agustino Wiliam siswa SMA YPPK Tiga Raja.
Bupati Mimika, Johanes Rettob mengatakan, ini momen terbaik momen dimana warga merefleksikan diri, bagaimana masyarakat Mimika secara khusus betul-betul merdeka dari segala sesuatu dan terutama dalam menentukan masa depan sendiri.
"Dengan kemerdekaan RI tahun ini saya berharap masyarakat Mimika semakin memberikan semangat gejolak nasionalisme terhadap negara kesatuan Republik Indonesia. Saya berharap masyarakat Mimika semakin bersatu dan semangat membangun Mimika,"kata John.
John mengaku, bahwa ini adalah 17an terakhir di 5 tahun kepemimpinan. Ia berterima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Mimika yang selama ini bersama Omtob dan mempercayakan Omtob dalam 5 tahun terakhir sampai saat ini.
Kepemimpinan akan berakhir di 5 September 2024, jadi dirinya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Mimika dimana apabila dalam kepemimpinan Omtob itu mungkin ada hal yang kurang baik, yang membuat tidak nyaman, masyarakat merasa terganggu atas nama kami berdua saya mohon maaf.
"Tapi saya percaya apa yang telah kita buat bersama menjadi dasar pembangunan yang lebih baik. Saya berharap sekali lagi bahwa apa yang telah kita buat atau apa yang belum kami buat tentu menjadi catatan bagi kami untuk memperbaiki Kabupaten Mimika kedepan,"ungkapnya. (Shanty Sang)



