OKIA Kecewa, Tidak Ada Anak Amungme Kamoro Lolos Seleksi Administrasi IPDN 2020

Anggota OKIA Mimika

MIMIKA, BM

Sebanyak 89 anak Mimika dinyatakan lolos administrasi seleksi seleksi penerimaan calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2020.

Kelolosan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Nomor 810-288 Tahun 2020 tentang peserta yang memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan adminsitrasi.

Namun sayangnya, dari jumlah ini hampir tidak ada satupun keterwakilan dari anak Amungme dan Kamoro yang lolos dalam seleksi ini, sekalipun pendaftaran calon praja IPDN ini dilakukan secara online.

"Setelah kami melihat daftar nama hasil seleksi penerimaan IPDN, sangat menyakitkan karena tidak ada keterwakilan dari Suku Amungme dan Kamoro. Satupun tidak ada nama," ungkap Yohanis Kemong yang didampingi wakil Ketua OKIA Mimika Antonius Tapipea kepada BeritaMimika, Sabtu (27/6).

OKIA melihat bahwa mereka yang dinyatakan lolos berkas administrasi didominasi oleh anak-anak Mimika yang lain. Bahkan OKIA menilai, banyak diantara mereka adalah titipan oknum-oknum tertentu yang kini memiliki kewenangan di pemerintahan daerah.

"Kami tidak mengerti, banyak ade-ade kami yang ikut proses ini tapi tra ada yang lolos, padahal baru verifikasi administrasi. Bedahnya apa ka? Kami minta bupati dan wakil bupati sebagai anak Amunge dan Komoro batalkan nama-nama hasil seleksi IPDN Kabupaten Mimika Tahun 2020. Kami OKIA tidak diam terhadap persoalan ini. Kalau tidak ditanggapi, kami akan palang dan tutup kantor bupati," ungkapnya.

Antonius Tapipea, Wakil Ketua OKIA mengatakan proses ini harus dipertimbangkan kembali jika tidak ada anak-anak Amor yang terakomodir. Bupati dan wakil diminta untuk membatalkan kelolosan asal Mimika.

Ia mengatakan keberadaan IPDN sangat membantu masa depan anak Papua termasuk Amunge dan Kamoro di dunia pemerintahan, namun jika seperti ini kejadiannya maka dikhawatirkan tidak ada regenerasi penerus di birokrasi pemerintahan, khususnya lulusan IPDN.

"Dari sekian banyak ade-ade kami yang ikut verifikasi berkas, masa satupun tidak ada? Padahal ini baru seleksi awal berkas. Masa tidak ada satupun anak Amungme Komoro yang lolos seleksi? Minimal ada keterwakilan 2-10 orang. Ingat bahwa proses ini dikawal oleh publik. Tolong hargai kami juga walau tes online sekalipuan, mana transparansinya? Kami minta Pemda Mimika meninjau, memeprtimbangkan dan menolak hasil ini. Jika ini tidak dilakukan, kami akan protes dan tutup kantor bupati," tegasnya.

Pendaftaran online IPDN 2020 dibuka secara online sejak 8-23 Juni. Tanggal 26 kemarin telah diumumkan mereka yang lolos verifikasi dokumen persyaratan.

Untuk Kabupaten Mimika yang lolos tahapan ini sebanyak 89 anak sementara untuk Papua secara keseluruhan berjumlah 1.631.

Seleksi penerimaan calon praja ini dibuka mendasari Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/435/M.SM. 01. 00/2020. (Ronald)

Top