Bupati dan Wakil Bupati Mimika : Terimakasih Tim Penggerak PKK Mimika Atas Pengabdianmu

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi atas kinerja dan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika melalui 10 Program Pokok PKK yang mendukung visi misi pemerintah daerah yakni membangun dari kampung ke kota.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dalam kegiatan penanaman 400 pohon kelor di Kampung Nawaripi, Distrik Wania pada Jumat (5/6/2026).

Tidak hanya itu, Bupati Mimika Johannes Rettob juga mengapresiasi hasil karya puding kelor yang mengubah daun kelor menjadi makanan pencuci mulut yang bergizi dan enak.

“Terimakasih ibu-ibu sudah menanam dari distrik ke distrik. Luar biasa gerakkan ini. Ini yang perlu harus kita hargai,” ungkapnya.

Ia berharap agar PKK Mimika terus berupaya menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dengan menjalin kerja sama dengan pihak lain termasuk PT. Freeport Indonesia.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong juga mengucapkan terimakasih atas kinerja PKK Mimika.

“Ada banyak beban yang saya bersama bapak bupati hadapi untuk persoalan-persoalan kabupaten ini. Terimakasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK Mimika, Wakil PKK beserta seluruh pengurus karena telah mengambil peranan beban kami berdua dengan program yang dilaksanakan oleh PKK,” katanya.

Ketika ibu-ibu bergerak ke kampung yang Wabup Kemong khawatirkan adalah keselamatan ibu-ibu dikarenakan dihadapkan akan kondisi laut dan perjalanan yang penuh resiko.

“Saya bilang sama mama, ini bisakah kalau berangkat, laut ini ada berdiri disana? Mama bilang ah, kami tugas kalau bukan bantu bapak berdua (bupati dan wakil bupati-red) ya kita harus bergerak. Jadi itu yang buat saya terharu,” ucapnya.

“Kata mereka di kampung, mereka hanya bilang terimakasih kami telah dikunjungi. Ini kalimat yang luar biasa. Kami dilupakan tapi ternyata kami dihargai. Kalimat ini bagi saya sesuatu yang sangat bermakna sekali. Kehadiran kita itu dihargai, dihormati bahkan mereka menjemput dengan luar biasa. Terimakasih kepada Tim Penggerak PKK,” ungkapnya. (Elfrida Sijabat)

Top