52 Pelajar Calon Paskibraka Mulai Ikut Pemusatan Pelatihan

Foto bersama di sela kegiatan

MIMIKA, BM

Menjelang detik-detik peringatan ulang tahun Republik Indonesia ke 81, puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mimika, mengikuti pemusatan pendidikan dan latihan dasar.

Sebanyak 52 orang calon Paskibraka dari 17 sekolah ini telah menjalani rangkaian seleksi dan akan dilatih oleh tim gabungan TNI/Polres dalam rangka melatih kesigapan dan keterampilan Paskibraka dalam menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 nantinya.

Pemusatan dan pelatihan dasar resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesea Setda Mimika, Ananias Faot di Kantor Pusat Pemerintahan, Jumat (17/7/2026).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot menyampaikan, para peserta yang terpilih adalah pemuda-pemudi terbaik, hasil dari seleksi yang ketat, yang nantinya akan siap mengibarkan sang merah putih pada hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Diharapkan, selama masa pendidikan dan pelatihan ini, para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan kedisiplinan yang tinggi.

"Jadikan proses ini sebagai bekal untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, berintegritas, dan membanggakan daerah kita tercinta," kata Ananias.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-81 Kabupaten Mimika, Yohana Paliling menyampaikan, Paskibra merupakan inti dari peringatan HUT RI. Oleh karena itu, mereka akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya demi memastikan upacara Proklamasi dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

“Kami sangat mendukung dan pasti membantu untuk segala persiapan yang telah dilaksanakan oleh Kesbangpol dan juga harapan kita kegiatan pelatihan yang sudah beberapa hari berjalan dan hari ini secara resmi dibuka dapat berjalan baik,"Ujar Yohana.

Ia berharap semoga seluruh rangkaian kegiatan latihan-latihan bisa berjalan dengan baik, karena biasanya yang menjadi kendala itu adalah cuaca di Mimika yang berubah-ubah.

“Mungkin dari Kesbangpol sudah ada alternatif lain ketika cuaca tidak bersahabat saat pelatihan berlangsung,"ungkapnya.

Kepala Kesbangpol Mimika, Rony Marjen menyebutkan, total peserta yang lolos sebanyak 62 orang. Namun, 10 orang dikirim ke provinsi dan 52 orang di Mimika. Dan, persiapan untuk 52 peserta di Mimika ini berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 17 Juli ke 17 Agustus seluruh proses ini berjalan tertib dan terstruktur karena merujuk langsung pada panduan serta timeline resmi dari BPIP.

“Selama dua minggu ke depan, para peserta akan menjalani pelatihan rutin harian secara intensif dengan sistem pulang-pergi di lokasi latihan yang telah ditentukan,”ujarnya.

Memasuki tahap kedua yang ditargetkan mulai awal Agustus, kata Rony, para peserta akan masuk ke masa karantina.

“Saat ini, kami sedang berkoordinasi secara intensif terkait teknis dan penentuan lokasi karantina tersebut.

Ia menambahkan, melalui sistem pusat pendidikan (Pusdik), pelatihan ini tidak hanya fokus pada baris-berbaris, tetapi juga pada pembangunan karakter dan mental. Para peserta akan dibekali materi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh berbagai narasumber kompeten, termasuk dari unsur Forkopimda dan seluruh proses ini didampingi secara terukur oleh dua tim, yaitu Tim Kepelatihan dan Tim Kepamongan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, guru, dan orang tua yang telah memberikan dispensasi kepada 52 siswa terpilih dari 17 sekolah ini yang sebelumnya lolos melalui seleksi online,” tutupnya. (Shanty Sang)

Top