Satu Tahun Kepemimpinan Omtob, DPRD Minta Ada Evaluasi

Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan
MIMIKA, BM
Minggu, Tanggal 6 September 2009 merupakan hari dimana setahun Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob (Omtob) menjadi pemimpin bagi Kabupaten Mimika.
Banyak hal yang telah dilakukan namun banyak juga pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, mengingat mereka baru setahun memimpin Mimika.
Walau demikian, agar apa yang menjadi visi dan misi keduanya tercapai dalam membangun Mimika maka harus dilakukan evaluasi bersama tentang apa yang sudah dan belum dicapai termasuk apa yang menjadi prioritas keduanya.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan kepada BeritaMimika, Senin (7/9).
"Saya cuma melihat dari sisi dewan dan tidak membicarakan dari sisi partai. Saya melihat bahwa Minggu kemarin satu tahun masa kepemimpinan Omtob. Banyak masyarakat bertanya bupati dan wakil Bupati ada dimana?, seharusnya saat-saat begini mungkin kita harus duduk evaluasi sama-sama apa yang sudah berjalan, apa yang belum berjalan supaya ke depan kita lebih baik lagi," terangnya.
Ia juga melihat bahwa persoalan terbesar saat ini yang segera harus dicairkan adalah adanya disharmonisasi antara bupati dan wakil bupati.
Awal-awal kepemimpinan, menurut Helyanan keduanya berkolaborasi dengan begitu baik. Pembagian kewenangan, koordinasi dan komunikasi yang terjaga ikut menganggkat citra pemerintah daerah dalam membangun Mimika.
Sayangnya, apa yang menjadi harapan semua orang, tidak berjalan semestinya seperti semula. Helyanan meminta keduanya untuk kembali membangun hubungan yang harmonis untuk Mimika.
"Kita lihat akhir-akhir ini mereka kurang harmonis, bagaimana caranya mereka harus duduk kembali bersama-sama supaya kita dewan juga bisa melihat apa yang menjadi janji mereka untuk masyarakat kita wujudkan sama-sama," harapnya.
Ia mengakui, walau baru setahun namun banyak hal sudah dilakukan pasangan Omtob terutama dalam sisi pembangunan.
Hanya saja ada sebagian yang belum menyentuh masyarakat secara langsung. Inilah yang menjadi catatan yang harus diperjuangkan kedua pasangan ini.
"Melihat dari progres, mereka ini sebenarnya cukup baik dan sudah lumayan kalau kita lihat dari sisi membangun, cuma yang kita lihat massa-massa pendukung itu yang mereka bertanya karena mungkin saja kurang menyentuh," akunya
Ia berharap, setelah keduanya kembali harmonis, sejumlah PR yang ada harus segera diselesaikan. Keduanya harus menopang dalam menjalankan roda pemerintahan demi tercapainya visi misi keduanya.
"Kami dewan dan masyarakat mengharapkan hubungan baik bupati dan wakil bupati kembali seperti dulu. Kami juga percaya bahwa ini akan terjadi karena Mimika butuh mereka berdua. Ketika mereka bersama dan saling menopang, banyak hal baik bisa mereka wujudkan untuk negeri ini," ungkapnya. (Rafael)



