Budaya

Peduli Kemanusiaan, TP PKK Mimika Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat di Flores

Ketua TP PKK Mimika dan pengurus saat menyerahkan bantuan di posko penggalangan dana IKF Mimika

MIMIKA, BM

Gempa bumi M7,7 yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026 membawa duka, keprihatian dan kepedulian yang mendalam.

Rasa kepedulian itu salah satunya datang dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Rettob didampingi pengurus membawa bantuan dana yang diserahkan secara langsung di posko penggalangan dana Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, di Lapangan Timika Indah, Jalan Belibis pada Sabtu (22/8/2026).

Kehadirannya disambut oleh Ketua IKF Mimika Gabriel Zezo, tokoh dan sesepuh Flobamora yakni Agus Dewa Kolin, Maricus EO, Anton Lado dan tokoh serta sesepuh Flobamora lainnya.

Bantuan tersebut diterima oleh sesepuh Flobamora, Agus Dewa Kolin.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Suzy Rettob pada kesempatan itu mengatakan bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan turut merasakan duka yang dialami oleh saudara-saudari di Flores, NTT. Duka Flores adalah duka kita semua.

“Ini adalah bantuan dari ibu-ibu semua. Kami seluruh pengurus mengumpulkan dana ini dari keikhlasan kami. Semoga saudara saudari kita disana diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.

Sementara itu, Sesepuh Flobamora Agus Dewa Kolin menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan.

“Flores menangis. Bantuan ini sangat berguna bagi mereka yang sangat membutuhkan, karena itu saudara saudari kita disana membutuhkan uluran tangan kita,” katanya.

Lanjutnya, Flobamora yang ada di Kabupaten Mimika ini membangun suatu kebersamaan dan membentuk panitia serta menggalang dana selama lima hari.

“Kita juga sudah mendapat bantuan dari saudara kita di Mimika. Hari ini ibu bupati, ketua PKK datang, hati yang punya bela rasa turut merasakan apa yang mereka rasakan dan ini ada pada hati mama-mama PKK. Terimakasih sekali,” ungkapnya.

Menurutnya, secara fisik mungkin tidak bisa kesana tetapi apa yang diserahkan dari hati yang penuh kasih ini seakan ikut bergabung dan menangis bersama.

“Kita berharap apa yang ada ini menjadi bentuk penghiburan, kekuatan dan bersyukur atas apa yang didapatkan. Untuk kepedulian ibu-ibu PKK, kami dari Flobamora tidak bisa membalas tapi ucapan terimakasih dan sambil berdoa untuk ibu-ibu PKK semakin solid, kuat dan tangguh mengurus banyak hal yang ada di Kabupaten ini,” harapnya.

“Tuhan memberkati organisasi ini baik pribadi maupun keluarga. Semoga kita semua senantiasa dibawah naungan Kasih Tuhan. Terimakasih,” imbuhnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Ketua IKF Mimika, Gabriel Zezo.

“Saya sebagai Ketua Flobamora mengucapkan terimakasih untuk kepedulian TP PKK Mimika, karena bagaimanapun Flobamora adalah warga Mimika yang turut membantu kabupaten ini. Terimakasih juga kepada bapak bupati,” ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa gempa susulan masih terjadi. Fasilitas pengungsian pun belum terjangkau dengan kondisi jembatan putus dan rusak sehingga bantuan melalui jalan darat belum bisa dilalui. Bantuan dipusatkan di Maumere dan Labuan Bajo dengan menggunakan helikopter dan jalan laut. Hingga kini terdapat 80 orang korban yang dinyatakan meninggal. (Elfrida Sijabat)

Momentum Konser Kemerdekaan Timika Fest 2026, BMP RI DPC Mimika Kirim Doa untuk Bencana NTT

Suasana konser di lapangan timika indah

MIMIKA, BM

Ribuan warga memadati Lapangan Timika Indah, untuk menghadiri Konser Kemerdekaan bertajuk Timika Fest 2026, Senin (17/8/2026) malam.

Helatan yang digagas Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) DPC Kabupaten Mimika ini digelar bekerja sama dengan Kodim 1710/Mimika, Polres Mimika, dan Event Organizer Ada Manajemen guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.

Sebelum kemeriahan konser dimulai, ribuan warga menundukkan kepala untuk mengheningkan cipta dan berdoa bersama bagi para korban bencana alam gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain doa bersama, Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika turut menggalang donasi bagi korban bencana di NTT. Acara ini juga melibatkan sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menggeliatkan perekonomian warga.

Wakil Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Ronal Potoru, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dan antusiasme masyarakat yang hadir.

Ia juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Kodim 1710 Mimika, Polres Mimika, EO ADA Management serta Timika Folks, dan juga seluruh masyarakat yang telah mensukseskan acara dan menjaga kondusivitas Kamtibmas.

"Puji syukur acara ini dapat terselenggara dengan lancar tanpa kendala. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran TNI-Polri serta masyarakat yang hadir," kata Ronal.

Sementara itu, Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, mengaku takjub melihat besarnya antusiasme warga. Ia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas wilayah.

"Mari kita jaga Kota Timika agar selalu aman. Kota yang aman adalah kunci agar acara meriah seperti ini bisa terus diselenggarakan. Jika situasi kondusif, pihak penyelenggara tidak akan ragu menggelar hiburan yang lebih seru," kata Kapolres yang hadir memboyong istrinya untuk menyapa warga.

Konser Kemerdekaan Timika Fest 2026 dimeriahkan oleh deretan pengisi acara lokal seperti Bringin Home, Melka, Four Life, Blood AK, dan Karaka Dance.

Puncak kemeriahan pesta kemerdekaan ditutup dengan lagu Anjani dan Tangkap Basah dari Bringin Home, pertunjukan kembang api, serta penampilan dari DJ Dio yang disambut riuh sorak penonton. (Shanty Sang)

130 Sekolah di Mimika Ikut Karnaval Budaya HUT RI 81

Bupati Mimika Johannes Rettob saat melepas peserta karnaval

MIMIKA, BM

Ribuan pelajar dari 130 sekolah mulai dari Paud/TK, SD, SMP, SMA dan SMK antusias mengikuti karnaval budaya dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 81.

Karnaval budaya yang dilaksanakan di halaman Graha Eme Neme Yauware, Selasa (11/8/2026) digagas oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Para pelajar tampil mengenakan beragam pakaian dan kreasi budaya yang membuat suasana sepanjang rute karnaval dipenuhi antusiasme masyarakat untuk menonton.

Bupati Mimika, Johannes Rettob mengapresiasi atas tingginya partisipasi para pelajar dalam kegiatan tersebut.

"Saya terkesan melihat antusiasme peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. D PKK Ini luar biasa, ternyata ada 130 peserta yang ikut hari ini. Kita apresiasi untuk anak-anak kita,”kata Bupati JR.

Menurutnya, kegiatan karnaval menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk berkreasi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya serta Tanah Air.

Bupati JR berharap jumlah peserta dan kemeriahan kegiatan serupa dapat meningkat pada tahun mendatang.

“Tahun depan harap lebih banyak lagi. Anak-anak ini semua dengan gaya dan pakaian yang luar biasa. Kita semua memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti karnaval ini,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan para guru dan pendamping untuk memastikan keselamatan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.

Pasalnya, rute karnaval menggunakan sejumlah ruas jalan utama yang masih berdekatan dengan aktivitas kendaraan.

Ia meminta para guru, terutama pendamping peserta usia PAUD dan TK, agar memberikan perhatian khusus kepada anak-anak selama perjalanan.

“Bapak dan ibu guru tolong perhatikan anak-anak dengan baik. Kita jalan di jalan raya, ada kendaraan dan segala macam. Ikuti semua aturan yang sudah ditetapkan,”harapnya.

Bupati JR juga mengingatkan peserta dan pendamping agar tetap mengikuti jalur yang telah ditentukan panitia serta mematuhi arahan petugas lalu lintas demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama.

“Jaga anak-anaknya, jaga lalu lintas, jaga keamanan, jaga keselamatan. Kita keluar dan kembali lagi di sini dengan baik dan aman,” pesannya.

Adapun rute dalam karnaval ini yaitu mulai depan Gedung Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Jalan Cenderawasih dan Jalan Yos Sudarso, Jalan Belibis dan kembali ke Gedung Eme Neme Yauware. (Shanty Sang)

Top