Ekonomi dan Pembangunan

7 Komitmen Bram Raweyai untuk Kadin Mimika

Ketua Kadin Mimika, Bran Raweyai beserta keempat tim formatur pemilihan badan pengurus Kadin periode 2021-2026

MIMIKA, BM

Pemilik Hotel dan Resto 66, Abraham Th Raweyai telah dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Mimika Periode 2021-2026.

Status Bram Raweyai disahkan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kabupaten Mimika melalui Surat Keputusan Nomor 07/Mukab V/2021 yang dilaksanakan di Resto Cenderawasih 66, Jumat (17/12).

Pada pernyataan resminya setelah terpilih, Bram mengatakan ada 7 komitmen yang menjadi visi dan misinya membawa Kadin Mimika ke arah yang lebih baik.

Pertama, memperjuangkan pembuatan KTA untuk semua anggota. Kedua, mengandeng tim media dan tim advokasi dari Jakarta.

"Kita di Timika punya perusahan multinasional sehingga kitapun harus memiliki pengacara yang bagus. Kadin Mimika akan memilih Haris Azhar sebagai lawyer kita. Saya sudah komunikasi dan dia sudah setuju. Saya akan siapkan kantornya di Timika supaya semua bisa bekerja dengan baik," ujarnya.

Ketiga, Bram Raweyai menegaskan Kadin Mimika harus bermitra dengan pemerintah daerah. Kadin merupakan plate hitam sementara pemerintah merupakan plat merah.

"Kita harus sinergi bersama pemerintah daerah dalam membangun Mimika. Secara khusus nanti, kita juga akan diberikan satu ruangan khusus oleh KTSP untuk pengurusan segala hal yang berhubungan dengan perizinan. Kita mulai dengan benahi semua hal yang berhubungan dengan administrasi perijinan kita," ungkapnya.

Keempat, meningkatkan kerjasama yang intensif dengan semua lembaga dan isntansi yang ada di Mimika. Terutama dengan pihak kantor pajak.

"Kerjasama dengan kantor pajak itu sangat penting bagi kita karena banyak diantara kita yang kurang paham tentang hal ini. Kita akan audiensi khusus dengan mereka juga dengan instansi teknis lainnya," paparnya.

Kelima, bersama kepengurusan nanti, Bram Raweyai menegaskanakan mengupayakan agar semua perusahan luar yang saat ini beroperasi di Mimika, wajib memiliki kantor di Timika.

"Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari hal ini, salah satunya untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Ini juga akan berpengaruh terhadap putaran ekonomi di Timika," ujarnya.

Keenam, Bram juga akan melakukan rekonsiliasi untuk menyatukan semua badan pengurus nanti agar semua terakomodir dalam rumah Kadin Mimika.

"Hal berikutnya adalah kita harus memiliki data potensi daerah Mimika. Ini bukan hanya berhubungan dengan data semata namun untuk pengembangan ekonomi masyarakat ke depan," ujarnya.

Bram mengatakan, ia ingin membawa Kadin Mimika menjadi satu organisasi yang berdampak pada keanggotaanya secara langsung.

Untuk itu ia meminta agar semua yang terpilih dalam badan pengurus nanti, mendukung apa yang menjadi visi dan misinya dalam membangun Kadin Mimika.

"Kadin merupakan organisasi besar. Kita harus jalankan semuanya sesuai aturan yang berlaku. Di sini kita belajar berorganisasi dengan baik dan benar sehingga Kadin menjadi rumah untuk semua asosiasi yang ada di Mimika," ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa menjadi ketua Kadin bukanlah debuah persoalan mudah. Ia mau mencalonkan diri dan menerima tanggungjawab ini karena dilandasi semangatnya untuk membangun Kadin Mimika.

"Setelah masa saya, ke depan harus ada regenerasi dan saya berharap Kadin dipimpin oleh anak asli Papua. Kita sudah memulai semuanya dalam proses pemilihan yang baik dan sesuai aturan yang ada. Mari bersama kita kembangkan organisasi ini untuk menjadi semakin baik sesuai regulasinya," harapnya.

Sementara itu, kepada BeritaMimika di Resto 66 tadi malam, pimpinan Mukab V yang adalah Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Papua, Max Richard Krey mengatakan hari ini dilakukan pelantikan yang akan dihadiri langsung oleh ketua Kadin Provinsi Papua.

"Ketua Kadin Provinsi Papua, Ronald Antonio, Sabtu siang akan ke Timika dan langsung melakukan pelantikan ketua dan badan pengurus. Acara pelantikan akan kita lakukan siang dan dihadiri oleh pemerintah daerah, BUMN/BUMD forkompinda hingga organisasi kemasyarakatan," ujarnya. (Ronald)

Aktivitas Tambang PTFI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Papua di Triwulan III 2021, Tertinggi di Skala Nasional

Peningkatan produksi PT Freeport Indonesia menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Papua di triwulan III 2021

MIMIKA, BM 

Papua menjadi provinsi dengan angka pertumbuhan ekonomi tertinggi di tingkat nasional pada triwulan III tahun 2021, yakni sebesar 14,54 persen.

Angka ini jauh berada di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia triwulan III 2021 yang hanya mencapai 3,51 persen.

Kegiatan pertambangan yang PT Freeport Indonesia (PTFI) lakukan di Kabupaten Mimika merupakan salah satu kontributor utama tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua di kurun waktu tersebut.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut sektor pertambangan dan penggalian merupakan kontributor terbesar terhadap tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua di triwulan III 2021, dengan pertumbuhan sebesar 37,56 persen (year on year/yoy).

"Tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua di triwulan III tahun 2021 tidak terlepas dari kontribusi sektor pertambangan dan penggalian, termasuk oleh PT Freeport Indonesia, sebagai salah satu sektor vital yang mampu menggerakkan perekonomian Papua di tengah segala tantangan pandemi. Tanpa dukungan sektor pertambangan dan penggalian, produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) Papua hanya tumbuh 2,42 persen di triwulan III 2021,” kata Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Robaha.

Tingginya kontribusi PTFI terhadap pencapaian angka pertumbuhan ekonomi Papua ini berbanding lurus dengan peningkatan produksi PTFI di sepanjang triwulan III 2021.

Selama Juli hingga September 2021, produksi bijih tembaga PTFI mencapai 956 juta ton, atau meningkat 76,05 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy).

Sementara itu, angka produksi emas PTFI mencapai 968 ribu ounce atau meningkat 67,76 persen (yoy).

"PT Freeport Indonesia bersyukur bahwa peningkatan produksi kami turut menggenjot pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Papua di triwulan III 2021. Kami menyadari bahwa pencapaian yang baik bagi Papua ini melibatkan peran seluruh pemangku kepentingan, termasuk para karyawan PTFI serta masyarakat yang terus mendukung keberlanjutan operasi kami di Mimika,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas.

Peningkatan produksi PTFI juga berjalan beriringan dengan upaya PTFI meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasinya, yang secara tidak langsung turut menjadi kontributor tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua.

Di tengah segala dampak pandemi COVID-19, PTFI bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, Keuskupan Timika, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), dan berbagai mitra lainnya terus berupaya menjaga daya tahan ekonomi masyarakat melalui berbagai program bantuan langsung, pembangunan, dan pengembangan kapasitas masyarakat untuk berwirausaha.

"Pemerintah Kabupaten Mimika mengapresiasi inisiatif PTFI untuk membangun Papua, khususnya Mimika. Pembangunan yang PTFI lakukan tidak hanya terwujud melalui tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua, namun juga tercermin melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasi PTFI, sejalan dengan tujuan pembangunan daerah Mimika,” kata Yohana Paliling, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika.

PTFI akan terus mewujudkan komitmennya untuk berkontribusi terhadap Papua dengan mengedepankan kolaborasi dan sinergi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainuntuk mendukung pemerintah dalam upaya percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“PTFI akan terus menjadi mitra sejati pemerintah Indonesia untuk membantu percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari Papua untuk Indonesia. Kami senantiasa membuka pintu kolaborasi guna mewujudkan visi Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera,” tutup Tony. (Red)

Maximus Tipagau Undur Dari Pencalonan Sebagai Calon Ketua Kadin Mimika! Ini Alasannya

Presiden Direktur Yayasan Somatua, Maximus Tipagau

MIMIKA, BM

Direktur Yayasan Somatua, Maximus Tipagau mengundurkan diri sebagai calon ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Mimika Periode 2021-2026.

Pengunduran Max akan ia sampaikan secara langsung dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Mimika yang saat ini diselenggarakan di Hotel dan Resto 66 Cenderawasih, Jumat (17/12).

Walau didukung sejumlah pihak untuk maju, Max menyatakan mengundurkan diri untuk lebih fokus pada usaha pengembangan air mineral (air kehidupan) dan pariwisata yang saat ini sedang dibangunnya.

"Ini merupakan bagian dari komitmen saya satu tahun ini dan tahun depan untuk kerja dan fokus untuk urusan air minum dan pengembangan pariwisata di Kekwa maka di Kadin, saya berikan kesempatan seluas-luasnya kepada saudara saya yang lain untuk berkompetisi di Timika hari ini," ungkapnya.

Walau menyatakan mundur namun Max Tipagau berkomitmen akan mendukung sepenuhnya siapa yang akan terpilih nanti menjadi ketua Kadin Mimika Periode 2021-2026.

"Saya akan nyatakan ini di lanjutan pertemuan Kadin nanti siang ini. Saya harus lakukan pengunduran ini karena bagi saya janji kepada masyarakat itu lebih penting dari segalanya," ujarnya.

Ia mengatakan, organisasi Kadin merupakan organisasi strategis. Ia berharap kepengurusan yang baru nanti dapat mengakomodir setiap kepentingan yang ada dan sejalan dengan visi misi pemerintah dalam membangun Mimika.

"Siapapun yang terpilih, saya akan dukung sepenuhnya. Mungkin lain kali di kemudian hari saya akan serius untuk maju dan jadi salah satu peserta tapi untuk kali ini, saya fokus dulu untuk apa yang saat ini sudah saya mulai dan janji terutama untuk masyarakat Kamoro," ungkapnya.

Dengan mundurnya Maximus Tipagau maka hanya empat pengusaha yang ikut mencalonkan diri yakni Abraham Th Raweyai, Ronald Kambu, Yeri Nawipa dan Budi Sultan.

Kadin Gelar Mukab 5 Pilih Ketua Periode 2021-2026

Sementara itu, saat ini sedang berlangsung
Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Mimima di Hotel 66 Cenderawasih Timika.

Ketua Umum Kadin Papua, Ronald Antonio, yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Max Krey, mengatakan lewat Mukab 5 itu diharapkan Kadin Mimika dapat mereorganisir struktur organisasi penaung para pengusaha di Mimika.

Ia berharap lewat kepengurusan yang baru dapat melakukan evaluasi dan memutakhirkan program Kadin di periode 2021-2026.

" Melalui kegiatan ini kita dapat mengevaluasi program kerja dan meng-update untuk tahun mendatang," ujarnya.

Diharapkan Kadin Mimika dapat membangun sinergisitas antara program di organisasi dan para pihak pemangku kepentingan sehingga pembangunan di Mimika berjalan dalam semangat persatuan dan persaudaraan.

Hal itu merupakan modal vital dalam menciptakan suasana kondusif di Mimika yang menjamin berkesinambungannya persadangan dan perindustrian di Mimika.

"Ke depan harus bersinergi, sama-sama kita melalukan upaya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Sesuai tema kegiatanan Mukab 5 ini, yaitu, dengan semangat Eme Neme Yauware Memperkokoh Mitra Kerja Bersama Pemerintah dan Pelaku Usaha dalam Mewujudkan Impian dan Harapan Masyarakat yang Berdaya Saing Menuju Era Globalisasi. Menuju Kadin yang inovatif dan kolaboratif," Ungkapnya.

Max mengajak seluruh anggota dan pengurus Kadin sigap dengan segala potensi perubahan iklim ekonomi, termasuk salah satunya wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Tengah, yang digadang-gadang beribukota di Timika.

Menurutnya, dengan pengalaman memimpin satuan usaha, para anggota Kadin mumpuni dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Saudara orang-orang hebat. Terbukti kalau sudah jadi direktur atau pemimpin suatu perusahaan, itu orang yang hebat. Mari kita bekerja bersama agar lebih baik untuk masa depan. Kalau terjadi pemekaran, maka di Mimika akan jadi Kadin Papua Tengah. Kita harus siap," Sebutnya.

Sementara itu sambutan Staf Ahli Bupati, Andi Ramli Terru, mengatakan sudah sejak lama Kadin menjadi mitra pemerintah melalui peran para kontraktor menjalankan proyek-proyek pemerintah.

Jasa kontraktor dalam pembangunan di daerah ini turut membangun wajah perkembangan daerah Mimika. Diharapkan kemitraan ini dapat terjalin semakin baik bagi terus berkembangnya pembangunan di daerah ini.

"Saya lihat yang hadir di sini ada para kontraktor yang menjadi bagian dari anggota Kadin. Kadim adalah mitra pemerintah. Pemerintah tidak akan berjalan kalau tidak ada Kadin, demikian pula sebaliknya. Semoga dengan ketua Kadin yang terpilih dapat mengemban tugas yang amanah untuk membangun Kabupaten Mimika yang kita cintai ini. Selamat atas ketua terpilih" Katanya.

Pada Mukab ini turut hadir Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Pelaku Usaha dan Kewirausahaan Kadin Provinsi Papua, Verdy Madelu, dan rombongan serta Ketua Caretaker Kadin Mimika, Sony Mambrasar, dan pengurus serta tamu undangan. (Ronald)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top