Hukum & Kriminal

Sebuah Pesan Untuk Polisi di Mimika

Wakapolda Papua saat menyampaikan petuah kepada anggota Polres Mimika

MIMIKA, BM

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto, pada Kamis (10/6) malam melakukan pertemuaan dengan angggota Polres Mimika di Hotel Cenderawasih 66.

Dalam pertemuan ini, Wakapolda Rudi Sudarto memberikan pesan secara khsusus kepada polisi di Mimika bahwa penegakan hukum harus dilakukan jika benar-benar terpaksa.

"Ini menjadi tren kepolisian di masa modern. Kalau bisa dilakukan dengan pendekatan humanis, itu lebih baik. Tidak semua kekerasan diselesaikan dengan kekerasan,"ungkapnya di pertemuan tersebut.

Orang nomor dua dijajaran Polda Papua ini berharap jika ada kelompok-kelompok atau anggota masyarakat yang masih melakukan penyimpangan harus diberikan langkah-langkah persuasif, himbauan dan negosiasi.

"Syukur-syukur dia tidak lakukan tindak pidana. Kalau sudah ke tindak pidana apalagi delik aduan, ya harus diproses, kita berharap tidak sampai ke tindak pidana,"harap Wakapolda Papua.

Selain memberikan pesan penegakan hukum, dalam pertemuan ini, Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto juga ingin memastikan kesehatan para anggota di masa pandemi Covid-19 serta memberikan apresiasi atas kinerja kerja anggota Polres Mimika.

"Saya ketemu langsung dalam pertemuan ini dan ingin pastikan kesehatan mereka. Saya juga berikan apresiasi atas semangat anggota Polres Mimika yang mana kita ketahui dinamika di Polres Mimika ini cukup tinggi. Ini sudah menjadi atensi dari pusat maupun Polda terutama terkait menjaga kamtibmas," ujarnya kepada wartawan.

Di momen ini, wakapolda juga berpesan kepada seluruh anggota Polres Mimika agar tetap menjaga api semangat saat bertugas, baik secara internal maupun eksternal.

"Jadi iternalnya itu berikan semangat kepada anggota, sedangkan eksternalnya adalah mengajak masyarakat agar tetap memiliki api semangat untuk menjaga dan peduli terhadap keamanan di masyarakat,"pesannya. (Ignas)

Kepala BNPT Kunjungi Mimika. Ada Agenda Apa?


Komjen Pol Boy Rafli Amar saat tiba di RPH

MIMIKA, BM

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar melakukan kunjungan kerja ke Timika.

Rombongan tiba di Bandara Mozes Kilangin pada Rabu (9/6) pukul 08.40 WIT dan langsung ke Rimba Papua Hotel.

Komjen Pol Boy Rafli Amar dan rombongan diterima Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Yulianus Sasarari, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, Dandim 1710 Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan, Jonny Lingga

Jonny Lingga, Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan kepada wartawan BM,  menjelaskan, kunjungan Kepala BNPT ke Mimika untuk melaksanakan kegiatan dialog nasional bagi kesejahteraan Papua bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika dan Forkopimda pada Jumat nanti.

Namun sebelum agenda tersebut dilaksanakan, rombongan terlebih dahulu akan melakukan kunjungan ke Tembagapura selama 2 hari.

"Naik ke Tembagapura hanya berkunjung ke Grasberg dan mengadakan ramah tamah saja di Tembagapura,"tutur Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan, Jonny Lingga saat diwawancarai di Rimba Papua Hotel, Rabu (9/6).

Selain itu, nantinya juga akan bertemu dengan aparat keamanan TNI-Polri di Tembagapura yang selama ini terlibat mengamankan area pertambangan.

"Kita fasilitasi saja untuk melihat situasi di atas dan memantau keamanan di area tersebut. Setelah itu, pada Jumat (11/6) langsung kembali ke Timika dan melakukan dialog bersama Forkopimda dan masyarakat di Hotel Horison Ultima,"ungkapnya. (Shanty)

Hanya Kenakan Celana Dalam, Seorang Pria Bersembunyi Di Salah Satu Petakan Warga

Polisi saat mengamankan warga tersebut di TKP

MIMIKA, BM

Seorang pria yang sudah dipengaruhi minuman keras dilaporkan warga karena hanya memakai celana dalam dan masuk bersembunyi di salah satu petakan warga di jalan C.Heatubun, tepatnya di kompleks Yahamak, Sabtu (5/6) sekitar pukul 23.00 wit.

Berdasarkan data lapangan, awalnya pria ini diketahui mengkonsumsi miras bersama teman-temanya, namun diduga terjadi salah paham diantara mereka hingga berakibat perkelahian.

Warga yang mengetahui lelaki ini bersembunyi di belakang petakan yang tertutup daun seng kemudian melaporkan kepada anggota Polsek Mimika Baru yang kemudian direspoon sehingga ia akhirnya di bawah ke Polsek Mimika Baru.

"Dia bukan warga disini, makanya kami takut dan laporkan ke polisi. Tidak tahu dia lari dari mana dan masuk dengan cara panjat pagar tapi hanya pakai celana dalam," ungkap warga bernama Agung.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat ditemui membenarkan pria tersebut sudah diamankan dalam sel tahanan.

"Kita sudah amankan sementara disini 2x24 jam sambil menunggu apakah ada yang datang melaporkan. Saat ini juga dia belum stabil saat dimintai keterangan karena masih dalam keadaan mabuk," ungkapnya. (Ignas)

Top