Buka MTQ 2020, Wabup John Berharap Mimika Lolos ke Tingkat Nasional
Pembukaan kegiatan MTQ
MIMIKA,BM
Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-X Tahun 2020 tingkat Kabupaten Mimika, Jumat (6/3) tadi malam di Mesjid Agung Babussalam.
Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduh oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob didampingi Ketua Umum LPTQ Mimika, Dwi Cholifa, Kepala Kemenag Mimika Utler Adrianus dan Ketua Panitia Abdul Syakir.
Acara MTQ ini mengusung tema "Melalui Musabaqah Tilawatil Qur'an Kita Mantapkan Dan Amalkan Nilai-Nilai Qur'an Serta Memupuk Toleransi Umat Beragama Menuju Masyarakat Mimika Yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera".
Kegiatan yang dilangsungkan hingga Minggu (8/3) ini, juga dirangkaikan dengan pelantikan dewan hakim oleh Ketua Umum LPTQ Dwi Cholifa ditandai penyematan jubah dewan hakim.
Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memberikan pencerahan kepada umat muslim agar memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai agung yang terkandung dalam kitab suci Alquran dan juga nilai-nilai keagamaan yang ada di Indonesia secara khusus di Kabupaten Mimika.
Dikatakan, Alqur'an merupakan kitab suci yang sarat dengan inspirasi dan motivasi serta memperluas wawasan, memperdalam ilmu pengetahuan dan menciptakan generasi-gerasi alqur'an yang handal.
"MTQ ke 10 tahun 2020 tingkat Kabupaten Mimika yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali merupakan suatu ajang dimana bagaimana kita menghayati betul-betul ayat-ayat suci alqur'an. Mohon agar juri melihat dengan baik, memberikan penilaian sesuai dengan kompetensi yang qori dan qoriah. Harapan kami, yang akan tampil ini dapat mewakili Kabupaten Mimika ke tingkat Provinsi Papua bahkan ke tingkat Nasional,"harapnya .
Wabup John berharap agar para peserta sportif dalam mengikuti perlombaan ini, begitupun dengan para juri dalam memberikan penilaain. Ini merupakan acara keagamaan guna semakin menumbuhkan rasa cinta dan patuh kepada Allah S.W.T dengan penuh keyakinan dan iman.
"Dari sekarang kita harus siap juga untuk MTQ tahun 2022 karena kita yang menjadi tuan rumah. Dengan momen ini, mari bersama kita menjaga toleransi dan kedamaian antar agama di Mimika,” pesannya.
Ketua Umum LPTQ Dwi Cholifa dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan MTQ merupakan agenda rutin dari pemerintah daerah melalui LPTQ di seluruh Indonesia.
Agenda rutin yang dilaksanakan setiap 2 tahun dalam rangka menjaring para Qori dan Qoriah yang selanjutnya akan mengikuti MTQ di tingkat provinsi.
Kegiatan musabaqah dalam bidang tilawah tafsir, tahfis, syarhil, fahmil dan bidang khat diselenggarakan setiap 2 tahun mulai dari tingkat kampung atau kelurahan hingga nasional.
"Kaum muslimin meyakini bahwa Alquran merupakan sumber ilmu pengetahuan yang tak habis-habisnya untuk digali dan dikaji untuk itu kajian-kajian Alquran perlu dilakukan kegiatan di lingkungan masyarakat kita,"tutur Dwi.
Dwi mengatakan, LPTQ secara kelembagaan mengajak dan berharap kepada semua penganut agama agar terus melakukan kebaikan dan bersinergi dalam berkehidupan bermasyarakat.
"Kita harus saling mengasihi antar sesama manusia. Penganut agaka Islam maupun Kristen dan agama lainnya jangan sampai dibenturkan. Saya harap agar dewan juri yang akan menilai lomba dapat melaksanakan tugas sebaik mungkin sehingga menghasilkan para juara yang bisa bersaing di MTQ tingkat Provinsi Papua yang akan digelar di kota Jayapura pada April nanti,” harapnya.
“Kepada seluruh peserta saya memberikan motivasi agar menunjukkan potensi terbaik masing-masing kafilah agar kita bisa juara secara mental dan juara secara prestasi,"ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Abdul Syakir dalam laporannya mengtakan kegiatan MTQ dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengalaman isi kandungan Alquran.
Dikatakan, ada 8 mata lomba yang dipertandingkan yakni Tilawah Quran dewasa Putra, Tilawah Quran dewasa Putri, Tilawah Quran remaja putra dan Tilawah Quran remaja putri.
Selain itu, Tilawah Anak Putra, Tilawah Anak Putri, Tartil Quran anak-anak, Hifdzil Quran 1 juz + tilawah, Hifdzil Quran 5 juz + tilawah, Hifdzil Alquran 10 Juz, Hifdzil Alquran 30 juz serta Khottil Quran golongan dekorasi yakni Syaril Quran dan Fahmil Quran.
"Jumlah cabang tilawah 74 peserta, jumlah cabang Hifdzil 54 peserta, jumlah cabang Fahmil 12 regu, jumlah cabang syaril 18 regu, jumlah cabang kaligrafi 8 jadi totalnya sebanyak 166 peserta,"ungkapnya. (Shanty)





