Olah Raga

Bupati Mimika: Ekspresikan Kemenangan Jangan Berpelukan



Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat memberikan sambutan dalam pembukaan Cabor Aeromodelling di Jalan SP 5, Senin (4/10/2021). Foto: Abi Suza Hutagalung.

MIMIKA, BM

Ketua Sub PB PON XX Papua 2021 Klaster Mimika, Eltinus Omaleng mengingatkan para atlet, official, pendukung agar tidak mengekspresikan kemenangan dengan cara berpelukan, terlebih tanpa memakai masker.

Ketegasan ini disampaikan Eltinus Omaleng yang juga Bupati Mimika saat membuka pertandingan Cabor Aeromodeling di venue SP 5, Distrik Mimika Baru, Senin (4/10/2021.

" Untuk mengekspresikan kemenangan tidak perlu saling peluk apalagi tanpa masker, karena hal itu potensi untuk terkena (Covid-19)," kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan agar semua tamu dan panitia jujur dengan kondisi kesehatannya.

"Kami dapat laporan dari Dinkes (Kesehatan) bahwa beberapa tamu dari luar Mimika terkena gejala Covid-19. Kami di Mimika dari 9000 angka covid, tersisa hanya 10 orang lagi, tapi begitu kontingen datang dari luar, seperti di lapangan futsal kemarin dapat 10 orang yang terkena gejala yang saat ini mau sembuh dan 1 orang lagi positif Covid-19, " tutur Bupati.

Omaleng menduga kalau orang tersebut sudah terkena dari daerah asal namun tidak jujur mungkin karena merasa takut.

"Silahkan dicek untuk pastikan sehat, banyak rumah sakit di sini yang sudah kami siapkan. Terutama para penonton futsal kemarin supaya hati-hati sekali. Jangan pikir pandemi ini sudah habis, tegasnya.

Ia juga meminta panitia mengikuti Prokes dan mengecek kesehatan secara rutin.

"Minta tolong kepada semua panitia dan segala macamnya untuk beberapa hari kedepan supaya mengikuti prokes dan mengecek kesehatan dengan jujur,"himbau Bupati.

Selain itu, kata dia, tuan rumah Mimika juga menerima tamu dengan senyum bukan dengan muka murung. (Humas PPM PON XX/Abi Suza Hutagalung/Misba).

 

 

Selamat! Bali Juara Umum Cabor Judo PON XX Papua

Atlet judo Bali terlihat gembira sambil mengalungkan medali usai acara penutupan. Foto: Evan Soenario

MIMIKA, BM

Atlet Judo Provinsi Bali menunjukan kelasnya di cabor ini setelah mereka keluar sebagai juara umum Cabor Judo dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 yang berlangsung selama lima hari di Venue Judo Graha Eme Neme Yauware, Timika.

Pertandingan hari terakhir, menampilkan nomor beregu kategori campuran, yakni tiga putra dan tiga putrid, pada Minggu (3/10).

Berdasarkan hasil keseluruhan perolehan medali, Bali mengoleksi enam emas dan enam perunggu. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan empat emas, enam perak dan enam perunggu.

DKI Jakarta posisi ketiga dengan empat emas, dua perak dan lima perunggu. Sementara Papua berada diposisi keempat dengan empat emas, satu perak dan lima perunggu. Posisi kelima Jawa Timur dengan satu emas, dua perak serta tiga perunggu.

Pada lomba terakhir nomor beregu campuran hari ini diikuti enam kontingen yakni Provinsi Jambi, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Bali dan Papua. Dari seluruh kontingen, hanya Jawa Timur yang menurunkan empat judokanya.

Pada pertandingan nomor ini, empat kontingen berhasil lolos ke babak semi final yakni Jawa Timur berhadapan dengan DKI Jakarta dan Bali bertemu Jawa Barat.

Namun karena kekurangan personil, Jawa Timur harus mengakui kekalahan setelah dua judoka DKI Jakarta yakni Maryam March Maharani dan Qori Amrullah berhasil mengalahkan Luh Eka Meidina dan Fauzi Antani.

Bali juga menurunkan judoka andalannya, Ni Kadek Anny Pandini, I Kadek Adi Irawan, I Gusti Ayu Putu Guna, Putu Wiradamungga, I Dewa Ayu Mira Widari dan Gede Ganding Kalbu Doetama. Dalam pertarungan sengit penentuan akhir, Bali menang 4:2 atas Jawa Barat.

Pada babak perebutan perunggu putra yang mempertemukan Papua dan Jawa Timur, tuan rumah Papua menang. John Waromi menjadi penentu kemenangan Papua atas Jawa Timur.

Sementara, Jawa Barat menang telak 4:0 atas  Jawa Tengah. Dengan demikian Papua dan Jawa Barat berhak atas medali perunggu.

Pada babak final, dua kontingen kuat Bali dan DKI Jakarta dipertemukan. Bali bermain agresif dari awal langsung menyerang.

DKI Jakarta yang diperkuat oleh Maryam March Maharani, Qori Amrullah, Hanifa Fitria, Gerald C George Pantouw, Tiara Shinta dan Gregory Ignacito terlihat begitu semangat meraih emas namun akhirnya harus menyerah dari Bali dengan skor akhir 4:1.

Pertandingan nomor beregu campuran hingga malam tadi sekaligus menutup seluruh rangkaian cabang olahraga judo PON XX Papua 2021 yang dilangsungkan di Venue Judo Graha Eme Neme Yauware.
(HumasPPM/Elfrida/Antonius Juma)

 

Jangan Salahkan PLN Terkait Pemadaman Listik Di Mimika Sport Complex


Petugas PLN saat membantu melakukan perbaikan panel listrik di MSC. (Foto istimewa)

MIMIKA, BM

PLN Timika kembali mendapat sorotan karena pemadaman listrik yang terjadi di venue basket MSC, Minggu (3/10) siang tadi.

Akibat pemadaman tersebut,  pertandingan Putri 5x5 yang mempertemukan Sulawesi Selatan vs Papua pada pukul 13.00 WIT, molor hingga hampir tiga jam.

Namun untuk kondisi ini, pihak PLN tidak bisa disalahkan begitu saja karena bukan mereka penyebab mengapa listrik di MSC padam.

Pasalnya setelah dilakukan pengecekan, ternyata penyebab padamnya listrik diakibatkan karena rusaknya panel listrik di gedung MSC. Hal ini terjadi karena daya listrik yang digunakan pada MSC sudah kelebihan beban.

Manager PLN UP3 Timika, Martinus Irianto Pasensi, dikonfirmasi saat pemadaman melalui pesan whatssap siang tadi mengatakan, panel gedung basket MCCBnya rusak dan saat itu teknisi MSC dibantu tim PLN sedang melakukan perbaikan.

“Saya mendapat informasi dari petugas kami di lapangan, jika pemadaman itu karena panel lisitrik di gedung MSC rusak, bukan karena unsur kesengajaan dari pihak PLN,” ujarnya singkat.

Abdul  Rozak, Technical Delegate Cabang Olaraga Basket tidak menyalahkan keadaan tersebut karena menurutnya, kejadian listrik padam tidak diakibatkan karena ada unsur kesengajaan.

“Kami sudah koordinasi dan di MSC terjadi kelebihan beban, jadi panelnya rusak. Saya juga sudah bicara degan pihak PT Freeport Indonesia, dan Sub PB PON agar dibicarakan dengan pihak PLN supaya listrik diloskan saja," ungkapnya.

Rozak berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, apalagi Senin (besok) ada kunjungan dari beberapa menteri ke MSC sekaligus menonton pertandingan basket.

"Malu juga kalau besok (hari ini) ada kunjungan menteri, lalu lampu padam seperti hari ini. Tadi saya juga sudah bilang bahwa pertandingan tidak lama, jadi  listriknya diloskan saja," ujarnya.(Humas PPM/Indry/Sianturi/ Ronald)

Top