Olah Raga

Pemegang Medali Emas SEA Games 2019 Asal Jabar, Tumbang oleh Pejudo DKI

Pejudo DKI Jakarta Qori Amrullah mengalahkan pejudo Jawa Tengah Christian Hadi di semifinal kelas 73 kg pada perhelatan cabang olahraga Judo PON XX Papua, berlangsung di Venue Judo Eme Neme Yauware, Timika, Kamis (30/9/2021) Foto : Humas PPM/Sevianto Pakiding

MIMIKA, BM 

Pejudo DKI Jakarta kelas putra -73 Kg, Qori Amrullah AL Haq mampu membuktikan kemampuan dengan merengkuh medali emas setelah berhasil menaklukan Ikhsan Apriadi pemegang medali emas pada SEA Games 2019 asal Jawa Barat.

Pertarungan final berlangsung cukup sengit penuh menegangkan itu berlangsung di Venue Cabor Judo di Graha Eme Neme Yauware-Timika, Kamis (30/9).

Jalannya perebutan medali emas ini, awalnya sudah menguntungkan atlet Jawa Barat, Ikhsan Apriadi karena berkat keahliannya, ia terlebih dahulu unggul 1 poin.  

Namun, Qori terus mengejar ketinggalan poinnya hingga berhasil mencapai kedudukan seri di sisa wakut 1:56 detik dari durasi 4.00 menit.

Berkat perjuangan yang kuat dan kepiawaiannya, Qori akhirnya berhasil memperoleh kemenangan mutlak (ippon) atas Ikhsan Apriadi.

Ikhsan Apriadi pun mengakui keunggulan Qori dan boleh berpuas diri dengan hanya mendapat medali perak. 

Sementara, I Kadek Adi Wirawan asal Bali peraih medali emas pada PON XIX/2016 di Jawa Barat hanya mampu meraih medali perunggu usai mengalahkan Edwin Tio Pratama asal Sumut.

Selain I Kadek Adi Wirawan pada nomor ini, Christian Soermaso asal Jawa Tengah juga meraih perunggu setelah mengalahkan Yuki Ardyanto asal Papua. (Humas PPM/Kristina Rejang/Antonius Juma)



Menanti Selama 30 Tahun, Tim Basket Putra Sulut Akhirnya Berhasil Kalahkan Jawa Timur

Suasana pertandingan antar Sulut melawan Jatim. Pada pertandingan itu, Sulut mampu unggul 76-72. Foto: Sitha/humasPPM

MIMIKA, BM

Butuh hampir 30 tahun lamanya untuk tim basket putra Sulawesi Utara (Sulut) bisa mengalahkan tim basket putra Jawa Timur (Jatim).

Sejarah hari ini mencatat, tim basket putra Sulut yang dipimpin William Beckham Mamahit Pontoh mewujudkan angan untuk melaju di babak selanjutnya setelah menang tipis pada babak penyisihan PON XX Papua di Mimika Sport Complex (MSC), Kamis (30/9).

Setelah persaingan sengit saling kejar mengejar point, Sulut akhirnya bernafas lega setelah mengoleksi point 76 atas Jawa Timur dengan meraih point 72.

Pelatih tim basket putra Sulut, Roland R Y Lengkong dalam jumpa pers usai pertandingan mengaku sangat terharu dengan perolehan hasil pertandingan siang hari ini.

Sambil menitikkan air mata haru, Roland mengaku sangat berat untuk mengalahkan tim basket putra Jatim.

Sebab selama kurang lebih 30 tahun, Jatim yang adalah role model basket bagi pelajar di Jawa sangat sulit ditaklukkan. Namun, berkat kegigihan anak-anak didiknya dan dengan campur tangah Tuhan Yesus Kristus tidak ada yang mustahil.

"Saya sangat terharu, karena kuasa Tuhan Yesus, maka kami bisa menang di pertandingan hari ini, bagiNya tidak ada yang mustahil, ini sejarah bagi kami karena butuh waktu kurang lebih 30 tahun baru kami bisa menang," ungkapnya bercampur haru dan bahagia.

Lanjut Roland, walaupun telah mencetak sejarah bagi mereka, namun beberapa catatan akan mereka perbaiki untuk memantapkan strategi di pertandingan berikutnya. Salah satu catatannya adalah timnya sempat tertinggal di kuarter ke dua, namun dengan motivasi yang kuat dan kerja sama di lapangan membuat mereka bisa menang di kuarter berikutnya.

Setelah menang lawan Jatim, tim basket putra Sulut manargetkan bisa menang di Pool B. Dan, untuk selanjutnya ia serahkan lagi ke tangan Tuhan.

"Kami target juara pool dulu selebihnya kami serahkan ke Tuhan," ungkapnya.

Pemain basket putra Sulut bernomor punggung 21, Brando Oktavianus Kosegaran juga sangat terharu. Bahkan ia mengatakan tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengungkapkan keberhasilan mereka siang ini.

Walaupun sempat tertinggal di quarter tiga namun dengan motivasi yang luar biasa dari pelatih, ia dan rekan-rekanya bisa bangkit kembali dan menutup laga dengan skor akhir 76-72.

Sementara itu, pelatih Jawa Timur, Kencana Wukir mengatakan anak-anak sudah bermain dengan sangat baik dan berjuang bersama. Sempat memimpin di kuarter dua dan tiga, namun Jatim harus mengakui keunggulan tim lawan.

"Banyak kesalahan yang kita bikin, dari semua saya apresiasi usaha anak-anak yang main serius, menyelesaikan sampai pertandingan berakhir. Kami harap game berikutnya akan lebih baik. Kuarter ke tiga terlambat, saya agak terlambat sehingga konsen pemain tidak dapat, moment terlepas akhirnya," ungkapnya.

Kapten tim, Ikram Fadhil mengatakan game hari ini sudah berakhir dan akan dijadikan pelajaran untuk game berikutnya agar bisa lebih baik.

"Kita sudahi game berikut, ambil game ke depan lebih baik, step by step bisa lolos, semangat untuk ambil game berikutnya," ujarnya.

Kemenangan Sulut dibuka dengan kuarter pertama Sulawesi Utara sudah menunjukkan kegarangannya dengan meraih point' 20 lewat fouls drawn Fernando Fansco Manangsang.

Tidak mau kalah, di quarter kedua Jatim lewat efficiency yang dilakukan Dio Tirta Saputra, berhasil meraih 37 point'.

Aksi kejar mengejar bola juga dilakukan oleh pemain Jatim, Muhammad Naufal Alifio Rizq dengan melakukan fouls drawn sehingga menyulitkan lawan. Aksi shoot bola antara tiga pemain Jatim juga sempat menyulitkan tim Sulut. Kerja sama yang solid ini berhasil mengunggulkan Jatim dengan skors 58-51 di quarter ke tiga.

Menyadari tertinggal point', Sulut mengubah taktik permainan. Pertahanan mereka lebih dikuatkan dengan passing tajam yang dilesakkan Fernando Fansco Manangsang, Greans Chandra Bartes, dan Luis Jovan sehingga mereka berhasil mengeruk point' akhir di quarter ke empat dengan skors 76-72. (Humas PPM/ Sitha/Terry Leisubun/Fan Ambing)

 

Luhut Binsar Panjaitan Berencana Buka Pertandingan Cabor Atletik

 


Venue atletik di Mimika Sport Compleks (MSC) Timika yang akan menjadi arena perlombaan Atletik PON Papua. Foto : Humas PPM/Mujiono

MIMIKA, BM

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan direncanakan akan membuka pertandingan cabang olahraga (Cabor) Atletik PON XX Papua, yang akan dimulai pada 5 Oktober 2021 nanti.

"Pembukaan Cabor Atletik akan dibuka oleh Pak Luhut, khususnya pada pertandingan pertama lari jarak 5000 meter putra. Sebelu dimulai, dilakukan acara pembukaan secara singkat," kata Technical Delegade (TD) Cabor Atletik Dwi Priyono di Venue Atletik yang ada di Mimika Sport Complex (MSC), pada Rabu (30/9/2021).

Kata dia, untuk Cabor Atletik sendiri sudah siap digelar sesuai dengan jadwal dan akan dilakukan pada 5 Oktober 2021 mendatang.

"Pertandingan Cabor Atletik sendiri akan dilaksanakan pada dua tempat, yakni Kuala Kencana dan Venue Atletik yang ada di MSC," katanya.

Sementara untuk kesiapan arena pertandingan Atletik baik MSC maupun Kuala Kencana, arena sudah siap. Apalagi, MSC baru-baru ini mendapatkan sertifikat arena dengan standar internasional. Begitu juga untuk peralatan juga sudah berstandar internasional.

"Arena di MSC itu kelas II, yaitu kelas nasional tapi berstandar internasional. Sehingga sangat siap untuk digunakan dalam pertandingan Cabor Atletik," ujarnya.

Ia menambahkan, walaupun arena sudah siap. Namun ada beberapa hanya hal-hal teknis kecil yang harus diselesaikan. Terutama terkait dengan pelaksanaan pertandingan dan pembukaan.

Selain itu pihaknya juga sedang mempersiapkan pendukung di lapangan untuk pertandingan, seperti sistem informasi dan broadcast. Sedangkan, untuk peralatan pertandingan sudah ada dan tinggal melakukan pemasangan

"Pada intinya kita sudah siap, tinggal menyelesaikan hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu prinsip. Karena selain teknis pertandingan juga sistem informasi," tuturnya. 

Berikut nomor-nomor yang dipertandingkan pada Cabor Atletik :

Arena pertandingan Kuala Kencana
Lari Marathon dan Jalan Cepat

Arena pertandingan GOR Atletik MSC
Nomor Lari : Jarak 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1500 meter, 5000 meter, 10.000 meter, 100 meter gawang, dan 3000 meter strip.

Nomor Lempar:
Tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram dan lontar martel.

Nomor Lompat:
Lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi dan lompat galah.

(Humas PPM/ Ryeno Guritno/Mujiono)

 

Top