Kunker ke Distrik Mimika Timur Jauh, Komisi I DPRK Serap Berbagai Aspirasi



Anggota DPRK saat bertemu masyarakat

MIMIKA, BM

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Distrik Mimika Timur Jauh, mencakup, Kampung Ohotya dan Kampung Amamapare, Kamis (11/6/2026).

Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan menyampaikan, dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dianggap mendesak untuk peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik.

Untuk kampung Ohotya, masyarakat meminta adanya renovasi gereja sebagai pusat kegiatan rohani dan sosial, pembangunan rumah sehat atau rumah layak huni karena satu rumah sering dihuni 3–4 KK, perbaikan drainase untuk mencegah banjir saat air pasang.

“Kemudian ada permintaan pembenahan dermaga agar lebih tahan lama, mengganti kayu rapuh dengan material yang berkualitas, permintaan adanya penguatan kelompok ekonomi seperti nelayan dan usaha masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya usai Kunker.

Sedangkan untuk aspirasi di Kampung Amamapare kata Alfian pun sama yakni, pembangunan gereja sebagai pusat ibadah, pembangunan kantor kampung untuk administrasi pemerintahan, adanya pembinaan generasi muda agar dapat mengikuti kompetisi olahraga di kota.

Kemudian permintaan pembangunan rumah layak huni karena kondisi rumah saat ini tidak memadai dan penyediaan MCK layak untuk mendukung kesehatan masyarakat.

“Masyarakat juga meminta adanya transportasi, karena sebelum covid itu ada bus namun sampai saat ini belum juga ada fasilitas transportasi, sehingga masyarakat harus ke putar. Kalau ada transportasi dapat membantu agar anak-anak bisa bersekolah dan warga menjual hasil laut/kebun dengan mudah,” jelas Alfian.

Ia menegaskan, usai Kunker ini maka Komisi I akan menindaklanjuti aspirasi sesuai tupoksi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, infrastruktur kampung, dan pembinaan masyarakat.

Di mana pihaknya akan berkoordinasi lintas komisi bila usulan menyangkut bidang lain. Namun karena Komisi I bermitra dengan pemerintah distrik maka selanjutnya Komisi I akan memanggil distrik dan OPD terkait agar aspirasi tidak berhenti di Musrenbang, tetapi ada progres nyata.

“Kami berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat pesisir agar tidak sekadar menjadi rutinitas Musrenbang. Tentunya kami akan mendorong progres nyata mulai tahun ini agar masyarakat melihat hasil pembangunan secara bertahap,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top