Pesta Adat Karapau Wajib Terus Dijaga Dan Dilestarikan

Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi saat mengikuti pesta adat Karapau di Kampung Kamora

MIMIKA, BM

Di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah, pada Kamis (21/4) diadakan acara pesta adat Karapau.

Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi memberikan apresiasi kepada masyarakat Mimika Wee yang senantiasa peduli dalam menjaga kekayaan budayanya lewat pergelaran pesta adat ini.

Samuel mengatakan, Pesta Karapau harus terus dilestarikan karena merupakan tradisi turun-temurun leluhur Mimika Wee kepada anak cucu.

"Ini merupakan ritual adat pendewasaan anak, yang mana sampai hari ini masih dijalankan Masyarakat Mimika Wee sehingga kami sangat mengapresiasi hal itu," ujarnya

Dia menjelaskan pesta Karapau ini biasa dilakukan masyarakat Mimika Wee sebagai bentuk pendewasaan terhadap anak-anak yang umurnya telah beranjak ke usia 15-19 tahun.

"Selain sebagai identitas diri, Pesta Karapau merupakan kekayaan budaya peninggalan dari nenek moyang. Oleh karena itu ritual adat ini sudah seharusnya tetap dilestarikan dan dijaga agar tidak hilang dimakan zaman yang terus berkembang pesat," ucapnya.

Yogi juga berharap pesta-pesta adat semacam ini dapat terus dilakukan dan didukung penuh agar masyarakat tidak kehilangan jati diri sebagai orang Mimika Wee yang mendiami wilayah pesisir Kabupaten Mimika.

"Sebelumnya pada bulan Februari pesta Karapau diselenggarakan di kampung Atuka. Tahun lalu di Kekwa. Kali ini baru di Kamora. Saya berharap ini bisa terus dilanjutkan oleh anak cucu Mimika Wee, biar ke depan kita masih mengenal kekayaan budaya dan tradisi orang Mimika Wee itu seperti apa, karena itu adalah jati diri dan identitas sebagai orang Mimika Wee," jelasnya. (Ade)

Top