Budaya

Semangat Toleransi dan Kerukunan Beragama dalam Kesederhanaan di Lingkup PKK Mimika

Foto bersama Ketua TP PKK Mimika Ny. Suzy Rettob, Sekretaris I Ny. Saralisa bersama pengurus Pokja I, Ustazah Donya Sahid dan Pendeta Jeni 

MIMIKA, BM

Semangat toleransi dan kerukunan beragama di lingkup kepengurusan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika terus dipupuk dari tahun ke tahun.

Pasalnya, dalam organisasi TP PKK terdapat pengurus yang memeluk agama Nasrani dan Muslim.

Semangat toleransi dan kerukunan beragama tersebut diwujudkan dalam Ibadah Oikumene dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Sabtu (19/9/2026) di PAUD Kasih AMURO.

Kegiatan diprakarsai oleh Pokja I yang membidangi pembinaan karakter keluarga, penghayatan dan pengamalan Pancasila serta gotong royong.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dilaksanakan di pelataran PAUD Kasih AMURO. TP PKK Mimika menghadirkan Ustazah Sonya Sahid. Turut hadir perwakilan Makjelis Taklim dan pengurus PKK Mimika.

“Toleransi di Kabupaten Mimika ini begitu luar biasa, yang saya tidak bisa lihat di tempat lain. Semua agama hidup berdampingan dengan harmonis,” ucapnya mengawali khotbahnya disambut tepuk tangan yang hadir.

Dikatakan Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang bisa diambil suri teladannya yang baik. Ia mengajarkan toleransi seperti yang tercantum di dalam Qur’an tentang kasih sayang.

Ia mengkisahkan Nabi Muhammad bersama para sahabatnya, salah satunya adalah seorang pendeta bernama Mukhairiq.

“Saya betah di kota Timika, benar-benar bukan hanya membaca Sirah Nabawiyah tapi saya merasa mempraktekannya disini. Dengan adanya PKK ini semua agama bisa menjadi satu dan saling support. Bangganya luar biasa,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan ada yang bisa kita petik. Tidak ada lagi yang namanya permusuhan, saling pukul, nusuk dari belakang, yang ada saling rangkul dan peluk-pelukan dari depan,” pesan Ustazah Sonya.

Ketua Pokja I Ny. Besse Erni Yakib dalam sambutannya mengatakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat untuk menghadirkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan pengabdian.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkokoh silaturahmi serta menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam membangun keluarga dan masyarakat Kabupaten Mimika yang semakin harmonis, religius dan penuh keberkahan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob mengatakan meski peringatan ini dirayakan secara sederhana yang terpenting adalah doa bersama.

“Momentum ini untuk mereflesikan diri masing-masing dan memperkuat iman. Kita bisa mempersembahkan doa-doa kita kepada Allah dan Tuhan. Semoga kita semakin diperkuat imannya,” tandasnya.

Pendeta Jeni saat memberikan berkat kepada pengurus PKK Mimika yang beragama Nasrani saat Ibadah Oikumene

Ibadah Oikumene Bersama Pengurus PKK Kristen dan Katolik

Di tempat terpisah, Ibadah Oikumene dilaksanakan di ruang kelas PAUD Kasih AMURO dan dipimpin oleh Pendeta Jeni Tarrapa.

Adapun Firman Tuhan diambil dari Kitab 1 Samuel 25:18-38. Dalam khotbahnya Pendeta Jeni mengatakan istri adalah penolong bagi suami.

“Sebagai ibu-ibu PKK, kita belajar dari sosok Abigail yang cantik, cerdas, arif dan bijaksana,” katanya.

Ditambahkan, Abigail adalah sosok yang penuh kasih tidak hanya dengan keluarga tetapi juga peduli terhadap siapapun yang membutuhkan pertolongannya.

“Keluarganya sangat kaya, tetapi suaminya (Nabal-red) sangat keras dan kasar tetapi dia dapat mengimbangi sebagai seorang istri yang lemah lembut. Kiranya bisa menjadi teladan untuk kita, PKK dan ibu-ibu masa kini,” tuturnya.

Pendeta Jeni mengajak semua merenungkan sosok Abigail yang tidak mundur dan tetap berjalan dengan keyakinannya bahwa ketika melakukan yang benar pasti berkat juga didapatkan.

“Ia ada dalam penyertaan dan penjagaan Tuhan, termasuk keluarganya diselamatkan sekalipun dari perbuatan suaminya yang kurang berkenan dihadapan Tuhan,” paparnya.

Abigail menjadi terang dan tiang doa bagi suami dan keluarganya. Ia juga menjadi sosok penasehat untuk Daud yang hendak menyerang suaminya karena dendam atau sakit hati.

“Abigail bisa meredam kepanasan hati Daud. Tuhan melihat hati Abigail yang baik hati, tulus, ikhlas dan mengandalkan Tuhan. Kiranya kita bisa menjadi Abigail masa kini yang menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Ibadah Oikumene tersebut menjadi wujud nyata harmonisasi dalam keberagaman agama dalam semangat kesederhanaan di lingkup TP PKK Mimika. (Elfrida Sijabat)

TP PKK Distrik Iwaka Resmi Dilantik, Suzy Rettob : Semakin Banyak Tantangan Kita ‘Gas’

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Rettob

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Iwaka masa bakti 2026-2030 resmi dilantik oleh Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong di Kantor Distrik Iwaka pada Jumat (18/9/2026).

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 900.1/12/2026 dan disaksikan oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob.

Turut hadir Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard, kepala-kepala kampung, perwakilan Bhayangkari dan pengurus TP PKK Mimika.

Ketua TP PKK Distrik Iwaka Ny. Repiana Dolame Kemong mengatakan pelantikan bukan hanya sekedar formalitas melainkan sebuah tugas dan tanggung jawab nyata untuk memajukan kesejahteraan keluarga di wilayah Distrik Iwaka.

“PKK adalah mitra kerja pemerintah. Keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga sangat bergantung pada kerja sama kita semua,” katanya.

Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik bergandengan tangan, menyatukan langkah dan aktif menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Senada dengan itu, Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong mengatakan PKK sangat berperan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Tujuan gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga yang sejahtera yakni keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin,” ucapnya.

Keluarga harus diupayakan menjadi sejahtera karena menurutnya merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan.

“Apabila semua keluarga sudah dapat mewujudkan tata kehidupan dan penghidupannya yang sejahtera dan harmonis, tentu akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Lanjutnya, memberdayakan PKK sesuai dengan 10 Program Pokok PKK merupakan suatu tantangan tersendiri, sehingga perlu menyusun program yang akan dijalankan.

Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong saat melantik pengurus TP PKK Distrik Iwaka

“Demikian pula agar Ketua TP PKK distrik dapat menjadikan anggotanya sebagai elemen yang selalu hadir di tengah masyarakat, berupaya mendorong peran aktif kader-kadernya dalam membantu pemerintah distrik dan kabupaten memberdayakan masyarakat serta memajukan daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Rettob menuturkan agar TP PKK distrik dapat menjalin kerjasama dengan TP PKK kabupaten dan membantu kepala distrik.

“Ini merupakan tanggungjawab yang besar untuk memajukan keluarga. Mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Semakin banyak tantangan kita semakin ‘gas’. Kita bekerja tulus dan ikhlas untuk masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ny. Suzy Rettob menekankan pentingnya pedoman dalam menyusun dan melaksanakan 10 Program PKK.

“Susun program yang sesuai dan tidak keluar dari program, sesuai kebutuhan masyarakat lokal mulai dari kesehatan, pendidikan hingga ekonomi keluarga,” imbuhnya.

Selain itu, pengurus PKK Distrik Iwaka dapat membangun koordinasi yang baik dan menjalin hubungan yang harmonis dengan kepala Distrik Iwaka sebagai kunci keberhasilan. Tak lupa, menjalin kerja sama lintas sektor dan mitra strategis 10 Program Pokok PKK.

“Pesan saya agar PKK Distrik Iwaka aktif dalam penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini (paud), anak putus sekolah dan cegah pernikahan usia dini,” pesannya.

Sebagai Bunda PAUD ia juga mencanangkan wajib belajar 13 tahun dan sebagai Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Mimika, Ny. Suzy Rettob menitipkan jalannya pelayanan posyandu yang ada di Iwaka.

“Segera lantik kepengurusan PKK tingkat kampung dan Dasa Wisma untuk membantu pelayanan PKK di Distrik Iwaka,” tandasnya.

Usai pelantikan, dilaksanakan penyerahan bibit cabai dan daun kelor serta bantuan berupa perlengkapan alat rumah tangga dan buku sebagai inventaris TP PKK Distrik Wania. (Elfrida Sijabat).

TP-PKK Distrik Kuala Kencana Resmi Dilantik: Pendidikan, Ekonomi dan Stunting jadi Agenda Utama

Foto bersama usai dilantik

MIMIKA, BM

Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Distrik Kuala Kencana periode 2026-2030 resmi dilantik oleh Kepala Distrik Kuala Kencana Manase Omaleng selaku pembina TP-PKK Distrik.

Pelantikan dilaksanakan di Aula Kantor Distrik Kuala Kencana, Rabu (16/9/2026) dan disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan pin secara simbolis kepada pengurus.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik. Pelantikan ini merupakan sebuah awal dari tanggung jawab besar untuk memajukan keluarga dan masyarakat di Distrik Kuala Kencana.

"Saya percaya, dengan dedikasi dan semangat pengabdian, Ibu-ibu mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," Kata Ny. Suzy.

Ny Suzy menyampaikan kepada pengurus agar menyusun dan melaksanakan 10 Program Pokok PKK, sesuai kebutuhan masyarakat lokal, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi. Bangunlah koordinasi yang baik dan harmonis dengan Kepala Distrik selaku Pembina.

Menurutnya, kerjasama yang baik antara PKK dan Pemerintah Distrik adalah kunci keberhasilan program di lapangan. Selain itu, diharapkanjalin kerjasama dengan para kepala kampung, Puskesmas dan sekolah-sekolah serta pihak-pihak lain, yang akan menjadi mitra strategis dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

"Saya berpesan agar PKK Distrik Kuala Kencana aktif dalam upaya penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini, anak-anak yang putus sekolah, pernikahan anak dibawah umur serta penguatan ekonomi keluarga melalui kelompok-kelompok Dasa Wisma,"ujarnya.

Ny Suzy menitipkan agar anak-anak sekolah dapat diperhatikan, khususnya anak-anak PAUD karena sekarang sudah mulai dilaksanakan program belajar 13 tahun. Kegiatan Posyandu, jalin kerjasama dengan Puskesmas, agar anak-anak sehat dan kuat. Utamakan pemberian makanan tambahan dengan bahan lokal.

"Dan Jangan lupa Juga, segera lantik pengurus PKK tingkat Kelurahan/Kampung, karena PKK tingkat Kelurahan/kampung yang akan membantu mensukseskan program kerja PKK Distrik,"tuturnya.

Saat ini, PKK juga harus mulai memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah koordinasi dan sosialisasi program, kepada masyarakat.

Ia menambahkan, bahwa TP-PKK Mimika juga telah mencanangkan program Prioritas yaitu gerakan menanam cabe atau rica dan pohon kelor disetiap rumah. Ini adalah program PKK Pusat dan Provinsi Papua Tengah. Cabe atau rica adalah kebutuhan dasar yang selalu ada disetiap dapur rumah tangga. Kelor merupakan pohon ajaib dengan beragam manfaat untuk kesehatan dan membantu penurunan angka stunting.

"Dengan program 1 rumah, 1 pohon rica, 1 pohon kelor, maka akan menguatkan ekonomi keluarga, mencegah kemungkinan kekurangan nutrisi dan menghijaukan pekarangan rumah tangga. Selamat bekerja dan mengabdi. Teruslah berkarya dengan hati, bekerja dengan ikhlas dan bergerak dalam kebersamaan membangun masyarakat Mimika yang sehat, berdaya dan sejahtera,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Kuala Kencana Manase Omaleng menegaskan bahwa karena kepengurusan sudah dilantik maka harus segera mulai kerja, mulai turun ke lapangan dan lainnya.

"Saya sebagai pembina tetap akan support dan mendukung. Dan jug setelah dilantik kami akan turun ke kampung-kampung untuk melantik TP-PKK tingkat kampung. Paling lama 2 minggu kedepan. Untuk anggaran tetap kita akan koordinasikan dan apapun kendala di lapangan disampaikan," pungkasnya.

Selanjutnya, Ketua TP-PKK Distrik Kuala Kencana Ny Beatriks Zonggonau Omaleng menyampaikan, terima kasih kepada kepala Distrik Kuala Kencana yang telah melantik Pengurus Tim Penggerak PKK Distrik Kuala Kencana masa bakti 2026-2030.

"Atas nama pribadi dan pengurus yang telah dilantik mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kami. Pelantikan ini bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sebuah perutusan tugas dan tanggung jawab nyata untuk memajukan kesejahteraan keluarga di wilayah Distrik Kuala Kencana,"ujar Ny Beatriks.

Katanya, PKK adalah mitra kerja pemerintah. Keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga, seperti pencegahan stunting, kesehatan keluarga, pendidikan, dan peningkatan ekonomi kerakyatan, sangat bergantung pada kerja sama kita semua.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk segera bergandengan tangan, menyatukan langkah, dan aktif menjalankan 10 Program Pokok PKK. 

"Tanpa dukungan dan kerja sama seluruh pengurus, tugas berat ini tentu tidak akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Diharapkan, bimbingan dan arahan dari Kepala Distrik selaku Pembina dan juga kerja sama yang solid dengan semua unsur terkait untuk mendukung Tim Penggerak PKK Distrik Kuala Kencana melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

Usai pelantikan, TP-PKK Mimika juga menyerahkan alat-alat kebutuhan rumah tangga sebagai inventaris. (Shanty Sang)

Top