Budaya

Di Tengah Gejolak Sosial di Kwamki Narama, PKK Distrik Mencoba Hadirkan Warna Lain

Foto bersama Ketua TP PKK Mimika Ny. Suzy Rettob, Kepala Distrik Kwamki Narama Naftali Edwin Hanuebi dan pengurus PKK Distrik Kwamki Narama

MIMIKA, BM

Di tengah gejolak sosial yang terjadi, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Kwamki Narama mencoba menghadirkan warna lain.

Pengurus TP PKK Kabupaten Mimika Distrik Kwamki Narama masa bakti 2026-2030 resmi dilantik oleh Kepala Distrik Kwamki Narama Naftali Edwin Hanuebi pada Senin (28/9/2026) di Kantor Distrik Kwamki Narama.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 04/SKEP/DISKN/2026 dan disaksikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob beserta pengurus PKK Kabupaten Mimika.

Ny. Suzy Rettob pada kesempatan itu mengucapkan selamat dan menyampaikan untuk memajukan keluarga dan masyarakat di Distrik Kwamki Narama diperlukan dedikasi dan semangat pengabdian untuk mengemban amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan tersebut.

Menurutnya, pedoman yang harus dipegang untuk dapat menyusun dan melaksanakan 10 Program Pokok PKK adalah koordinasi yang baik dan harmonis dengan kepala distrik juga mitra strategis, seperti kepala-kepala kampung, puskesmas, sekolah dan lainnya.

“Saya berpesan agar Distrik Kwamki Narama aktif dalam penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, PAUD, anak-anak putus sekolah, pernikahan anak dibawah umur serta penguatan ekonomi keluarga,” katanya.

Sebagai Bunda PAUD, ia menitipkan agar anak-anak di Kwamki Narama dapat mengenyam pendidikan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari PAUD/TK.

Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu ia juga menitipkan agar anak-anak disana bisa sehat dan kuat, diutamakan pemberian makanan tambahan berbahan lokal.

“Segera lantik pengurus PKK tingkat kelurahan/kampung yang akan menyukseskan program kerja PKK Distrik,” imbuhnya.

Penyerahan bantuan dari Ketua TP PKK Mimika By. Suzy Rettob kepada Ketua PKK Distrik Ny. Novita Yakomina Hanuebi

Tak lupa, Ny. Suzy Rettob terus melaksanakan program prioritas Pemerintah Pusat dan pemerintah Provinsi Papua Tengah yakni penanaman cabai dan daun kelor. Hal ini berguna untuk ketahanan ekonomi keluarga.

“Salah satu hasil Rapat Kerja (Raker) I yaitu membuat kebun percontohan PKK di setiap distrik. Rica (cabai-red) dan daun kelor akan tumbuh di setiap kebun distrik dan kampung,” ungkapnya.

Melalui pelantikan ini, Ny. Suzy Rettob mendorong agar pengurus PKK Distrik Kwamki Narama segera membentuk Dasa Wisma.

Kepala Distrik Kwamki Narama Naftali Edwin Hanuebi mengatakan PKK adalah mitra strategis pemerintah sehingga ia berharap PKK distrik berperan aktif membantu program pembangunan khususnya dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Ia meminta agar pengurus yang baru saja dilantik dapat menyusun rencana kerja yang terarah berdasarkan 10 Program Pokok PKK dan proaktif dalam menangani isu-isu penting seperti penurunan angka stunting dan penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM dan perlindungan anak dari kekerasan.

“Sebagai pembina saya berkomitmen memberikan dukungan penuh agar PKK dapat bergerak maju,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Distrik Kwamki Narama Ny. Novita Yakomina Hanuebi menuturkan sebagai pengurus memiliki tugas penting melakukan pembinaan gerakan PKK di tingkat distrik, kampung hingga kelompok Dasa Wisma.

“Kita harus fokus pada tantangan saat ini seperti pencegahan stunting, penguatan ekonomi keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) serta peningkatan pendidikan dan kesehatan lingkungan,” pungkasnya.

Usai pelantikan, dilaksanakan penyerahan bibit cabai dan daun kelor serta buku. Selain itu juga, penyerahan bantuan berupa alat rumah tangga sebagai inventaris TP PKK Distrik Kwamki Narama. (Elfrida Sijabat)

Semangat Toleransi dan Kerukunan Beragama dalam Kesederhanaan di Lingkup PKK Mimika

Foto bersama Ketua TP PKK Mimika Ny. Suzy Rettob, Sekretaris I Ny. Saralisa bersama pengurus Pokja I, Ustazah Donya Sahid dan Pendeta Jeni 

MIMIKA, BM

Semangat toleransi dan kerukunan beragama di lingkup kepengurusan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika terus dipupuk dari tahun ke tahun.

Pasalnya, dalam organisasi TP PKK terdapat pengurus yang memeluk agama Nasrani dan Muslim.

Semangat toleransi dan kerukunan beragama tersebut diwujudkan dalam Ibadah Oikumene dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Sabtu (19/9/2026) di PAUD Kasih AMURO.

Kegiatan diprakarsai oleh Pokja I yang membidangi pembinaan karakter keluarga, penghayatan dan pengamalan Pancasila serta gotong royong.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dilaksanakan di pelataran PAUD Kasih AMURO. TP PKK Mimika menghadirkan Ustazah Sonya Sahid. Turut hadir perwakilan Makjelis Taklim dan pengurus PKK Mimika.

“Toleransi di Kabupaten Mimika ini begitu luar biasa, yang saya tidak bisa lihat di tempat lain. Semua agama hidup berdampingan dengan harmonis,” ucapnya mengawali khotbahnya disambut tepuk tangan yang hadir.

Dikatakan Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang bisa diambil suri teladannya yang baik. Ia mengajarkan toleransi seperti yang tercantum di dalam Qur’an tentang kasih sayang.

Ia mengkisahkan Nabi Muhammad bersama para sahabatnya, salah satunya adalah seorang pendeta bernama Mukhairiq.

“Saya betah di kota Timika, benar-benar bukan hanya membaca Sirah Nabawiyah tapi saya merasa mempraktekannya disini. Dengan adanya PKK ini semua agama bisa menjadi satu dan saling support. Bangganya luar biasa,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan ada yang bisa kita petik. Tidak ada lagi yang namanya permusuhan, saling pukul, nusuk dari belakang, yang ada saling rangkul dan peluk-pelukan dari depan,” pesan Ustazah Sonya.

Ketua Pokja I Ny. Besse Erni Yakib dalam sambutannya mengatakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat untuk menghadirkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan pengabdian.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkokoh silaturahmi serta menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam membangun keluarga dan masyarakat Kabupaten Mimika yang semakin harmonis, religius dan penuh keberkahan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob mengatakan meski peringatan ini dirayakan secara sederhana yang terpenting adalah doa bersama.

“Momentum ini untuk mereflesikan diri masing-masing dan memperkuat iman. Kita bisa mempersembahkan doa-doa kita kepada Allah dan Tuhan. Semoga kita semakin diperkuat imannya,” tandasnya.

Pendeta Jeni saat memberikan berkat kepada pengurus PKK Mimika yang beragama Nasrani saat Ibadah Oikumene

Ibadah Oikumene Bersama Pengurus PKK Kristen dan Katolik

Di tempat terpisah, Ibadah Oikumene dilaksanakan di ruang kelas PAUD Kasih AMURO dan dipimpin oleh Pendeta Jeni Tarrapa.

Adapun Firman Tuhan diambil dari Kitab 1 Samuel 25:18-38. Dalam khotbahnya Pendeta Jeni mengatakan istri adalah penolong bagi suami.

“Sebagai ibu-ibu PKK, kita belajar dari sosok Abigail yang cantik, cerdas, arif dan bijaksana,” katanya.

Ditambahkan, Abigail adalah sosok yang penuh kasih tidak hanya dengan keluarga tetapi juga peduli terhadap siapapun yang membutuhkan pertolongannya.

“Keluarganya sangat kaya, tetapi suaminya (Nabal-red) sangat keras dan kasar tetapi dia dapat mengimbangi sebagai seorang istri yang lemah lembut. Kiranya bisa menjadi teladan untuk kita, PKK dan ibu-ibu masa kini,” tuturnya.

Pendeta Jeni mengajak semua merenungkan sosok Abigail yang tidak mundur dan tetap berjalan dengan keyakinannya bahwa ketika melakukan yang benar pasti berkat juga didapatkan.

“Ia ada dalam penyertaan dan penjagaan Tuhan, termasuk keluarganya diselamatkan sekalipun dari perbuatan suaminya yang kurang berkenan dihadapan Tuhan,” paparnya.

Abigail menjadi terang dan tiang doa bagi suami dan keluarganya. Ia juga menjadi sosok penasehat untuk Daud yang hendak menyerang suaminya karena dendam atau sakit hati.

“Abigail bisa meredam kepanasan hati Daud. Tuhan melihat hati Abigail yang baik hati, tulus, ikhlas dan mengandalkan Tuhan. Kiranya kita bisa menjadi Abigail masa kini yang menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Ibadah Oikumene tersebut menjadi wujud nyata harmonisasi dalam keberagaman agama dalam semangat kesederhanaan di lingkup TP PKK Mimika. (Elfrida Sijabat)

TP PKK Distrik Iwaka Resmi Dilantik, Suzy Rettob : Semakin Banyak Tantangan Kita ‘Gas’

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Rettob

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Iwaka masa bakti 2026-2030 resmi dilantik oleh Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong di Kantor Distrik Iwaka pada Jumat (18/9/2026).

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 900.1/12/2026 dan disaksikan oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Herawaty Rettob.

Turut hadir Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard, kepala-kepala kampung, perwakilan Bhayangkari dan pengurus TP PKK Mimika.

Ketua TP PKK Distrik Iwaka Ny. Repiana Dolame Kemong mengatakan pelantikan bukan hanya sekedar formalitas melainkan sebuah tugas dan tanggung jawab nyata untuk memajukan kesejahteraan keluarga di wilayah Distrik Iwaka.

“PKK adalah mitra kerja pemerintah. Keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga sangat bergantung pada kerja sama kita semua,” katanya.

Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik bergandengan tangan, menyatukan langkah dan aktif menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Senada dengan itu, Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong mengatakan PKK sangat berperan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Tujuan gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga yang sejahtera yakni keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin,” ucapnya.

Keluarga harus diupayakan menjadi sejahtera karena menurutnya merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan.

“Apabila semua keluarga sudah dapat mewujudkan tata kehidupan dan penghidupannya yang sejahtera dan harmonis, tentu akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Lanjutnya, memberdayakan PKK sesuai dengan 10 Program Pokok PKK merupakan suatu tantangan tersendiri, sehingga perlu menyusun program yang akan dijalankan.

Kepala Distrik Iwaka Jhon Kemong saat melantik pengurus TP PKK Distrik Iwaka

“Demikian pula agar Ketua TP PKK distrik dapat menjadikan anggotanya sebagai elemen yang selalu hadir di tengah masyarakat, berupaya mendorong peran aktif kader-kadernya dalam membantu pemerintah distrik dan kabupaten memberdayakan masyarakat serta memajukan daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Suzy Rettob menuturkan agar TP PKK distrik dapat menjalin kerjasama dengan TP PKK kabupaten dan membantu kepala distrik.

“Ini merupakan tanggungjawab yang besar untuk memajukan keluarga. Mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Semakin banyak tantangan kita semakin ‘gas’. Kita bekerja tulus dan ikhlas untuk masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ny. Suzy Rettob menekankan pentingnya pedoman dalam menyusun dan melaksanakan 10 Program PKK.

“Susun program yang sesuai dan tidak keluar dari program, sesuai kebutuhan masyarakat lokal mulai dari kesehatan, pendidikan hingga ekonomi keluarga,” imbuhnya.

Selain itu, pengurus PKK Distrik Iwaka dapat membangun koordinasi yang baik dan menjalin hubungan yang harmonis dengan kepala Distrik Iwaka sebagai kunci keberhasilan. Tak lupa, menjalin kerja sama lintas sektor dan mitra strategis 10 Program Pokok PKK.

“Pesan saya agar PKK Distrik Iwaka aktif dalam penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini (paud), anak putus sekolah dan cegah pernikahan usia dini,” pesannya.

Sebagai Bunda PAUD ia juga mencanangkan wajib belajar 13 tahun dan sebagai Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Mimika, Ny. Suzy Rettob menitipkan jalannya pelayanan posyandu yang ada di Iwaka.

“Segera lantik kepengurusan PKK tingkat kampung dan Dasa Wisma untuk membantu pelayanan PKK di Distrik Iwaka,” tandasnya.

Usai pelantikan, dilaksanakan penyerahan bibit cabai dan daun kelor serta bantuan berupa perlengkapan alat rumah tangga dan buku sebagai inventaris TP PKK Distrik Wania. (Elfrida Sijabat).

Top