HUT Konsekrasi XIII Katedral Tiga Raja, Pastor Amandus : Jangan Sampai Mengkultuskan Individu

Prosesi pemotongan tumpeng oleh Pastor Amandus

MIMIKA, BM

Ribuan umat katolik, Keuskupan Timika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Konsekrasi XIII Katedral Tiga Raja dengan diawali perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Amandua Rahadat, Pr, Minggu (8/10/2023).

Pada perayaan ekaristi semarak HUT Konsekrasi Katedral Tiga ini semua umat mengenakkan pakaian adat dari berbagai daerah atau dari seluruh nusantara.

Usai perayaan misa, acara dilanjutkan dengan deville dari seluruh wilayah dan pemotongan tumpeng.

Adapun tema yang diusung pada Konsekrasi ke XIII Katedral Tiga Raja ini adalah "Altar Memanggil, Umat Menjawab".

Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Amandua Rahadat, Pr, mengatakan, tidak banyak yang harus dikatakan karena pelaku sejarah kebanyakan 90 persen yang hadir di sini 13 tahun yang lalu merayakan konsekrasi Katedral ini.

"Saya hanya mau menyampaikan bahwa di hari itu kita semua setelah meneteskan keringat dan air mata selama 5 tahun dengan sumbangan-sumbangan dan pada momen 5 tahun itu lingkungan kita rubah menjadi kombas-kombas," ungkap Pastor Amandus.

Romo Amandus Rahadat mengatakan, bahwa 17 lingkungan berubah menjadi hampir 80-an Kombas yang saat itu terdiri atas Stasi St Sisilia SP2 dengan tiga raja.

Momen saat itu dirayakan  dengan pesta besar dan meriah yang juga menghadirkan duta besar dan puluhan uskup. Gereja Katedral Tiga Raja kemudian berdiri dengan megahnya.

"Kita sudah melewati jatuh bangun, suka dan duka, berhasil dan gagal. Selama 3 minggu saya di Jakarta saya memantau dari live streaming dan saya terharu karena tidak ada pastor paroki tetapi kegiatan tetap berjalan dengan baik," Ujarnya.

Konsekrasi yang sudah mulai dengan berbagai kegiatan ini diharapkan menjadi tanda-tanda kedewasaan yang dimiliki dan harus dipertahankan oleh umat, siapapun Pastornya.

"Karena, walau saya tidak berada di tempat tapi nafas hidup itu umat tetap bergerak dan berjalan dengan baik. Saya bangga memiliki umat seperti kalian semua. Saya mau minta satu hal jangan sampai kita mengkultuskan individu," Ujarnya.

Dikatakan, kebetulan Romo Amandus mrupakan Pastor Paroki yang paling lama bertugas yakni hampir 18-19 tahun. Menurutnya dalam aturan seharusnya setiap Pastor hanya bertugas selama 4 tahun sesudah itu dipindahkan ke tempat lain.

"Tapi saya sendiri sekian lama ada di satu tempat sehingga saya amat sangat miskin pengalaman, saya tidak punya pengalaman untuk umat di gunung dan pantai kecuali 4 tahun di Mimika barat jauh," ungkapnya.

"Tapi saya bersyukur bahwa dalam tempo 18-19 tahun paroki katedral yang dulunya hanya 1 paroki namanya paroki katedral 3 raja, kini sudah sudah melahirkan 3 paroki yaitu Santo Petrus SP3, St Stefanus Sempan dan St Sisilia SP2," ungkapnya.

Sementara, Ketua panitia, Rofinus Moa dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan umat yang sudah memberikan sumbangsih berupa dana dan tenaga.

Diketahui, lomba yang diadaka dimulai pada 24 Agustus 2023 dan berakhir 30 September 2023 dengan mata lomba yang diselenggarakan yaitu lomba indoor dan outdoor.

Lomba indoor berupa CCA Anak, CCA Remaja, paduan suara antar wilayah, seka anak dan remaja serta seka dewasa.

Sedangkan lomba outdoor antara lain futsal U13, voli putra dan putri, tarik tambang putra dan putri.

"Sumber dana berasal dari Paroki Katedral Rp50 juta, dari seksi usaha dana Rp130.800.000. Dari total tersebut pengeluaran untuk kegiatan sebesar Rp179.302.000. Sisa saldo Rp1.498.000," terangnya. (Shanty Sang)

Top