Tempat Ibadah Di Mimika Kembali Dibuka

Pertemuan Pemda Mimika dan tokoh-tokoh agama

MIMIKA, BM

Guna menindaklanjuti instruksi Bupati Mimika Eltinus Omaleng Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pencegahan, Penanggulangan dan Pengendalian Covid-19, maka Pemerintah Daerah Mimika melakukan pertemuan bersama tokoh-tokoh agama.

Pertemuan ini membahas tentang kebijakan pemberlakukan Status Tanggap Darurat Pra New Normal di Moza, Kamis (11/6) siang.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Nicolaas Kuahaty mengatakan, penerapan masa pra new normal disambut baik oleh masyarakat Mimika.

Pasalnya, semua aktifitas yang sebelumnya tidak bisa dilakukan kini mulai dibuka secara bertahap, termasuk aktifitas di tempat ibadah kembali dibuka.

Ia mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi bahwa pencegahan penyebaran virus ini merupakan tanggung jawab bersama dalam hal ini komunitas keagamaan.

"Kita berharap bahwa mereka (tokoh agama-red) sebagai pimpinan gereja, masjid dan wihara bisa menjadi alat penyambung untuk mengedukasi umat guna memahami bahwa kita sudah berada pada sebuah gaya hidup baru,," tutur Nicolaas.

Dikatakan, aktifitas peribadatan kembali dibuka namun pelaksanaan ibadah wajib memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yaitu menjaga jarak, gunakan masker dan cuci tangan pakai sabun sebelum beribadah.

Nicolaas menyebut, ada beberapa pimpinan agama yang juga telah menyiapkan thermo gun (pendeteksi suhu badan) di tempat ibadah mereka.

"Bagi yang belum memiliki thermo gun, pemerintah daerah akan memberikan bantuan sehingga semua tempat ibadah memilikinya,"ungkapnya. (Shanty)

Top