Bupati JR Resmikan Vihara Bodhi Mandala, Ada Momen Menarik Iringi Proses Peresmiannya

Bupati Mimika Johannes Rettob saat menandatangani prasasti

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Johannes Rettob meresmikan Vihara Bodhi Mandala pada Senin (1/12/2025) di Jalan Irigasi.

Setelah menerima penghargaan HARMONY AWARD dari Kementerian Agama Republik Indonesia Sabtu (29/11/2025), Bupati Mimika kembali dan tiba di Bandara Mozes Kilangin Senin (1/12/2025) dengan membawa pulang dua piala penghargaan kebanggaan Mimika yakni peringkat pertama “Kinerja Terbaik Pemerintah Derah Tingkat Kabupaten’ dan peringkat kedua ‘FKUB Inspiratif Tingkat Kabupaten’.

Kedatangannya disambut sukacita oleh istri Ny. Susy Herawaty Rettob yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika beserta masyarakat Mimika yang sudah menanti di pintu Kedatangan bandara.

Setelah itu, Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Ny. Susy Rettob dan rombongan langsung menuju Vihara Bodhi Mandala untuk meresmikan tempat ibadah umat Buddha tersebut.

Vihara Bodhi Mandala dibangun empat tahun lalu diatas tanah seluas 9584 meter persegi dan mampu menampung hingga 150-200 orang.

Suasana yang menenangkan begitu terasa ketika memasuki tempat doa ini. Patung Buddha bersila yang dapat kita ditemui di Vihara ini didatangkan langsung dari Tiongkok dan terbuat dari marmer dengan tinggi 3 meter.

Menariknya, peletakan batu pertama Vihara ini dilaksanakan oleh Johannes Rettob yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati dan bertepatan dengan momen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).

Kini, peresmiannya dilaksanakan juga oleh Johannes Rettob yang kini menjabat sebagai Bupati Mimika serta bertepatan dengan momen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II.

Patung Buddha bersila di Vihara Bodhi Mandala

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan ia langsung datang dari bandara dan langsung meresmikan Vihara untuk memberikan suatu rasa semangat dan kebersamaan karena Mimika meraih dua penghargaan dan penghargaan itu untuk seluruh umat beragama yang ada di Kabupaten Mimika.

Dimulai dari Vihara Bodhi Mandala, selanjutnya penghargaan tersebut akan diantar secara bergilir kepada agama lain seperti Kristen, Katolik, Islam dan Hindu.

“Penghargaan ini kita jaga. Apa yang sudah ‘distempel’ (diakui-red) bahwa Mimika betul-betul daerah terharmoni di Indonesia. Kita hidup rukun dan damai semua suku bangsa. FKUB besok dibawa ke Pemda, sesudah itu kita kunjungi dengan semua agama dijadwalkan setelah itu akan dibangun Tugu Harmony,” katanya.

Bupati JR juga merasa bangga bahwa di Mimika telah hadir satu tempat ibadah representatif yang mana dibangun secara swadaya.

“Saya mulai mengikuti ini sejak peletakan batu pertama waktu masih hutan belantara, sekarang kita lihat dengan kondisi ini. Artinya, bahwa umat beragama juga ikut serta membangun dalam infrastruktur, ini luar biasa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Pembangunan Vihara Bodhi Mandala, Steven Tan mengucapkan selamat atas pencapaian prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Mimika.

“Selamat dan sukses atas penghargaan HARMONY Award sebagai Kinerja Terbaik Pemerintahan Daerah dan FKUB Inspiratif Indonesia. Sungguh sebuah kebanggaan bagi kami, bapak bupati baru turun dari pesawat langsung kesini untuk menyempurnakan penyelenggaraan ini. Terimakasih kepada bapak bupati, ibu dan rombongan,” ucapnya.

“Semoga berkah kesehatan, usia panjang, kebahagiaan, kesejahteraan, keharmonisan kerukunan berlimpah kepada kita semua. Semoga semua hidup berbahagia,” harapnya.

Sebelum peresmian Ketua Panitia Pembangunan Steven Tan menyerahkan cenderamata kepada Bupati Mimika Johannes Rettob.

Bupati JR kemudian menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian berdirinya tempat ibadah Vihara Bodhi Dharma di Mimika. (Elfrida Sijabat)

Top