Disparbudpora Gelar Pameran Budaya Daerah

Asisten 1 Setda Mimika didampingi Kepala Disparbudpora melihat hasil pameran sanggar masyarakat
MIMIKA, BM
Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika menggelar Pameran Budaya Daerah di Gedung Tongkonan, Selasa (6/10).
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari dengan meghadirkan 10 kelompok sanggar di Timika, dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Julianus Sasarari.
Dalam sambutannya Julianus Sasarari mengatakan, pameran budaya daerah merupakan kegiatan yang sangat strategis mengingat Mimika memiliki kekayaan budaya bernilai kearifan lokal yang luhur serta memiliki ekspresi kebudayaan yang autentik dan beberapa merupakan hasil akulturasi.
"Peserta pameran berasal dari kelompok sanggar masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika, ini merupakan wujud nyata bagaimana pemerintah daerah melibatkan masyarakat dalam mengembangkan, mempertahan dan mempromosikan budaya daerah,"ungkapnya.
Melalui acara ini, kata Julianus, pemerintah daerah telah memberikan peluang bagi setiap sanggar untuk berkompetensi di tingkat daerah, nasional dan internasional sebagai usaha meningkatkan mutu dan kreatifitas seni yang dimiliki.
Ia mengatakan, hasil dari pameran ini nantinya dapat menjadi bahan acuan bagi pemerintah untuk menjadikan hasil karya peserta menjadi cenderamata pada event Pesparawi dan PON 2021 yang akan dilaksanakan di Mimika.

Peserta dari 10 sanggar yang ikut pameran ini melakukan foto bersama
"Saya sangat mengharapkan agar peserta pameran untuk terus berkarya menunjukkan kreatifitas dan inovasinya. Dengan terus berkarya, berkreasi dan berinovasi maka seni budaya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Kepala Disparbudpora, Bernadinus Songbes mengatakan, sebelum pameran ini digelar, pihaknya telah melakukan pelatihan.
Ia mengatakan sejauh ini ada 16 sanggar yang dibina Disparbudpora namun dari jumlah ini hanya 10 yang terlibat karena yang lainnya tidak aktif.
Dikatakan juga, Disparbudpora akan memberikan dukungan kepada sanggar di Mimika yang disesuaikan dengan budget yang ada terutama karena pada 2021 nanti digelar event PON dan Pesparawi.
"Sehingga ini kita siapkan agar sewaktu-waktu diminta siapkan souvenir maka kita sudah punya dan mereka juga sudah siap," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Sriyanti Ramping mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mendorong kelompok sanggar agar memamerkan hasil seni rupa, seni musik serta seni tari suku Amungme dan Kamoro.
Selain itu juga sebagai kesempatan agar sanggar masyarakat dapat dibina di tingkat daerah sebagai usaha meningkatkan mutu dan kreatifitas seni yang mereka miliki.
Giat ini juga dilakukan untuk mengetahui peta perkembangan sanggar masyarakat dalam bidang kesenian sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk penyusunan kebijakan lebih lanjut dan mengangkat nilai-nilai kekayaan budaya lokal daerah. (Shanty)



