Diskop Mimika Adakan Festival Produk UMKM Peringati Harkopnas ke 76
Penjabat Sekda Mimika Petrus Yumte saat memgunjungi salah satu stand dari 130 peserta
MIMIKA, BM
Dinas Koperasi dan usaha kecil, menengah dan mikro (Diskop & UMKM) Kabupaten Mimika, mengadakan festival UMKM dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke 76.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Selasa (18/7/2023) ini diikuti 46 pelaku UMKM di Mimika, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Mimika sampai 22 Juli 2023.
Penjabat Sekda Mimika, Petrus Yumte mengatakan, dalam rencana kerja pemerintah daerah di bidang ekonomi, salah satunya adalah untuk memfasilitasi masyarakat Mimika dari sisi pendapatan.
Pemda Mimika juga belakangan terus bergerak dalam rangka memberi dorongan, motivasi dan membangun semangat kepada masyarakat khususnya di sektor ekonomi.
Petrus Yumte yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UMKM mengatakan, saat ini UKM dan koperasi di Mimika berhadapan dengan masalah-masalah manajemen, masalah modal, masalah perizinan, masalah kemasan dan kurangnya koordinasi lintas sektoral antara Pemerintah dan pelaku ekonomi.
Sehingga salah satu tujuan dilakukan festival ini ialah untuk memadukan koordinasi lintas sektor dan terutama di internal pemerintah.
“Karena para pelaku UKM kita banyak yang belum memiliki NIB (nomor induk berusaha) belum memiliki PIRT untuk mereka yang berusaha kuliner dan berhak juga memiliki hak kepemilikan hak cipta dan beberapa komponen lainnya,” ungkapnya.
Diharapkan, Mimika bisa menjadi barometer di Papua Tengah dengan menyiapkan infrastruktur pembangunan ekonomi dimulai dari pelaku UMKM.
UKM dan koperasi memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi 76-80 persen dari pelaku UKM seluruh Indonesia, termasuk di Timika yaitu menyerap tenaga kerja, pendapatan pajak dan hal-hal lain yang diberikan dari koperasi.
“Karena itu peran koperasi dan UKM sangat-sangat strategis bagi pembangunan kemanusian di Indonesia dan juga kita di Papua dan di Timika,” katanya.
Untuk itu, semua pihak diajak untuk bersama mendorong, memelihara, meningkatkan kemampuan UMKM dan koperasi agar bertumbuh dan berkembang.
"Kalau kehidupan mereka bagus dalam ekonominya, saya rasa bahwa pendidikannya pasti baik, kesehatannya pasti baik, karena perutnya rasa nyaman dan kenyang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui APBD tahun 2023, akan melaksanakan festival produk UMKM dua kali yakni di hari ulang tahun koperasi saat ini dan di HUT Kabupaten Mimika pada bulan Oktober mendatang.
Ini dilakukan dalam rangka membangun dan mendorong pelaku UMKM agar ada rasa percaya diri dan tentu perhatian dari pemerintah.
“Peran pemerintah tidak pernah berhenti karena dia akan terus mendorong, memfasilitasi keterbatasan-keterbatasan para pelaku UKM supaya mereka mendapat akses perizinan, akses permodalan dan peningkatan sumber daya manusia,” terang Yumte.
“Saya sudah amanatkan kepada OPD agar datang berkunjung ke sini tinggalkan uang atau berbelanja ke pelaku UKM, agar saat penutupan tidak ada barang yang tersisa,” tambahnya.
Pada festival ini juga dilakukan pelayanan BPJS Ketengakerjaan agar pelaku UMKM juga terlindungi keselamatannya saat melakukan aktivitas usaha jika terjadi kecelakaan.
Sementara itu, Ketua Panitia Harkopnas ke 76 di Mimika, Samuel Yogi mengatakan, tujuan pelaksanaan festival produk UMKM ini untuk mengembangkan pengembangan produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM, serta desain teknologi baik di bidang ekonomi dan perdagangan.
Peserta yang mengikuti festival produk UMKM ini berjumlah 130 orang yang terdiri dari pelaku UMKM binaan Diskop dan UMKM dan OPD terkait di Mimika.
Diketahui, untuk sementara data yang berada di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berjumlah 859 pelaku UMKM, yang terdiri dari 6 distrik yaitu, Distrik Mimika Baru berjumlah 270 pelaku UKM, Distrik Kuala Kencana berjumlah 47 pelaku UKM, Distrik Wania berjumlah 379 pelaku UKM, Distrik Iwaka berjumlah 78 pelaku UKM, Distrik Mimika Timur berjumlah 19 UKM dan Distrik Kwamki Narama berjumlah 66 pelaku UKM.
Pada pembukaan festival, Penjabat Sekda bersama pimpinan OPD, Forkopimda dan sejumlah pimpinan perusahaan swasta mengunjungi stand UMKM dan membeli produk-produk yang dijual.
Produk UMKM yang dijual pada festival ini ada berbagai macam, mulai dari noken berbahan benang dan kulit kayu, patung ukiran kayu, kalung, gantungan kunci, berbagai jenis makanan, dan kopi.
Ada juga pelaku UMKM yang menjual ikan hias, bunga, lampu hias dan berbagai aksesoris lainnya.
OPD di lingkup Pemda Mimika juga ada yang memasarkan hasil pertanian dari petani seperti sayuran, umbi-umbian, pisang dan buah lainnya. (Shanty Sang)













