TP-PKK Mimika Bagikan 3.000 Paket Sembako Untuk Masyarakat
Wabup John dan Plt Sekda melepaskan TP-PKK Mimika
MIMIKA, BM
Dalam membantu Pemerintah Daerah memerangi Pendemi Covid-19, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika telah menyalurkan 400 Alat Pelindung Diri (APD) dan 375 masker N-95 kepada 16 Fasilitas Kesehatan, termasuk Shelter yang merupakan tempat karantina pasien virus corona.
Tidak berhenti disitu saja, TPP-PKK kembali menunjukan rasa kepedulian mereka kepada masyarakat Mimika dengan menyalurkan 3.000 paket sembako. Pembagian sembako dilakukan Kamis (23/4).
3.000 paket sembako yang dibagikan berisi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, susu, teh, gula, kopi, mie instan, sikat gigi, odol dan bumbu dapur serta masker kain.
Pada penyaluran ini, Ketua Penggerak TP-PKK Mimika, Ny. Kalina Omaleng berhalangan hadir karena tengah mengalami kedukaan karena adik Bupati Mimika Eltinus Omaleng yakni Agus Omaleng telah berpulang ke rumah Allah di sorga.
Penyerahan sembako kemudian diwakilkan oleh Wakil Ketua I Ny. Suzy Herawaty Rettob didampingi Wakil Ketua III Ny. Angelina Paiding.
3.000 paket sembako diserahkan ke seluruh masyarakat Mimika secara serentak di titik-titik lokasi pembagian. Tim dibagi menjadi lima yakni tim sekretariat, pokja I, pokja II, pokja III dan pokja IV.
Tim sekretariat menyalurkan sembako di wilayah SP2, seputaran perumahan pemda, Kampung Ninabua, jalur 2, 3, 5 hingga KPPN.
Sementara tim pokja I menyusuri wilayah Gorong-gorong, Kampung Pisang hingga Kebun Sirih.
Pokja II membagikan sembako di Jalan Kesehatan, Timika Indah, Jalan Perjuangan hingga Belakang GSI SP1.
Pokja III mulai dari jembatan SP5 ke Jalan Baru, seputaran Irigasi dan menuju bandara. Pokja IV membagikan sembako di SP1 dan SP4 serta Kilo 10 dan Kilo 11.
Pemberian bantuan tersebut diutamakan untuk keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan. TP-PKK Mimika bahkan memberikannya kepada Pekerja Seks Komersil (PSK) dan karyawan mogok kerja (moker). Tukang ojek pun tidak luput untuk diberikan bantuan.
Kegiatan penyaluran sembako dibuka oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika Marthen Paiding.
Wabup John mengapresiasi kinerja TP-PKK karena ditengah pandemi Covid-19 mereka tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Walau baru dilantik TP-PKK telah memberikan dukungan nyata kepada pemerintah daerah maupun masyarakat Mimika.
"Terimakasih ibu-ibu yang memberikan sumbangan 3.000 paket. Terimakasih telah membantu pemerintah melaksanakan tugas kemanusiaan. Tetap jaga jarak, waktu pulang cuci tangan, mandi lalu pegang anak-anak. Semoga Tuhan lindungi dan tetap sehat," ujarnya.
Pada kesempatan ini, Wabup John juga meminta agar masyarakat tidak khawatir apabila Mimika kini menjadi urutan teratas angka postif Covid-19 di Provinsi Papua. Ini menunjukan kinerja baik dan efektif oleh Tim Satuan Tugas Covid-19 Mimika yang terus bekerja keras mencari, melakukan pengobatan hingga memutuskan mata rantai penularan Corona Virus
"Tim Gugus Tugas terus bekerja keras memutuskan mata rantai penularan ini. Pemerintah daerah juga terus berusaha membantu dengan sudah mengeluarkan surat diskon pajak, melihat pengungsi dan tim ketahanan pangan dapat menjawab bagaimana meningkatkan UMKM serta berbagai upaya lainnya," imbuhnya.
Sementara itu Wakil Ketua I Ny. Suzy Herawaty Rettob kepada awak media mengatakan bantuan diberikan tidak hanya untuk Orang Asli Papua (OAP) tetapi bagi seluruh masyarakat karena corona bisa menginfeksi siapa saja tanpa pandang bulu.
"Mereka (tim-red) sudah tahu lokasi dan dibagikan ke seluruh masyarakat yang membutuhkan tidak hanya OAP tetapi masyarakat luas. Mana yang perlu kita bantu, kita bantu. Aparat polisi membantu di titik rawan," tuturnya.
"TP-PKK Mimika terjun langsung ke masyarakat tidak melalui rt/rw sehingga diharapkan bantuan bisa tepat sasaran kepada orang yang membutuhkan di kondisi saat ini. Semoga penyaluran semua berjalan baik, membantu masyarakat dalam masa kesulitan seperti ini dan membantu pemerintah memutus mata rantai Covid-19 di Mimika," tutupnya (Elfrida)



