PDIP Dukung Penuh Koperasi Merah Putih di Mimika
Ketua Fraksi PDIP Mimika, Adrian Andika Thie
MIMIKA, BM
Fraksi PDI Perjuangan di DPRK Mimika menegaskan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui program pembentukan Koperasi Merah Putih terutama di Kabupaten Mimika.
Ketua Fraksi PDIP Mimika, Adrian Andika Thie, mengatakan komitmen partainya untuk memastikan program bantuan masyarakat ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Koperasi Merah Putih ini kita akan dukung 100 persen untuk membantu masyarakat. Karena Koperasi Merah Putih merupakan program dari Pemerintah Pusat, kita harus betul-betul dapat bekerja sama," kata Adrian.
Adrian menuturkan, bahwa dukungan ini bukan sekadar retorika melainkan fokus utamanya adalah memastikan koperasi ini benar-benar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan beroperasi sesuai harapan pemerintah.
Ia berharap ada transparansi dan akuntabilitas. Karena, pembentukan ini bukan sekadar bantuan melainkan sebagai entitas usaha yang memerlukan tanggung jawab dan pengelolaan yang baik.
"Tidak hanya sebagai koperasi yang bersifat bantu saja. Tetapi bagaimana jaminan ini bisa dipertanggungjawabkan ke depan," ujarnya.
Oleh sebab itu, diharapkan agar masyarakat anggota koperasi benar-benar paham peran dan kewajiban mereka.
"Masyarakat yang menjadi bagian dari koperasi ini harus betul-betul paham terkait apa yang harus mereka kerjakan, pengawasannya seperti apa, ini harus paham. Hal ini penting untuk mencegah penyalahgunaan bantuan dan memastikan keberlanjutan program," imbuhnya.
Lanjutnya, tugas Fraksi PDIP di DPR, adalah memberikan dukungan politik sekaligus fungsi pengawasan serta memastikan bahwa masyarakat bisa dapat dampak positif.
"Intinya, DPR akan memastikan program berjalan sesuai koridor peraturan dan memberikan manfaat nyata," tuturnya.
Disampaikan, keberhasilan Koperasi Merah Putih bergantung pada sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat penerima manfaat.
Bantuan yang disiapkan pemerintah, terutama untuk masyarakat di pesisir dan pegunungan, harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat untuk bertanggung jawab.
"Tanggung jawabnya harus kita bicara sama-sama, dari pemerintah maupun masyarakat, agar koperasi ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya. (Shanty Sang)



