TP PKK Mimika Latih 6 Distrik Membuat Kue Dari Petatas Ungu dan Sagu Tepat di Hari Pangan Sedunia
Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob membuka kegiatan pelatihan didampingi Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong dan opd-opd serta narasumber
MIMIKA, BM
Bertepatan di Hari Pangan Sedunia yang ke-80, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika melalui Pokja 3 menggelar Pelatihan Pembuatan Kue Berbahan Dasar Pangan Lokal yang dilaksanakan di Hotel Serayu Kamis (16/10/2025).
Bahan pangan lokal yang digunakan yakni petatas ungu dan sagu. Kedua bahan yang merupakan kearifan lokal ini diubah menjadi kue talam dan kue putri mandi ubi ungu dan ada juga kue kering sagu.
Adapun peserta pelatihan ini diikuti oleh TP PKK dari enam distrik yang ada di Mimika yakni distrik Wania, Mimika Baru, Iwaka, Kuala Kencana, Mimika Timur dan Kwamki Narama. Tak lupa, TP PKK Mimika juga turut mengambil peran.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob didampingi Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong.
Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob mengajak para peserta untuk menggunakan bahan pangan lokal yang ada di Mimika.
“Hari ini tepat sekali kita membuat pelatihan dari bahan lokal. Pelatihan membuat kue berpangan lokal adalah program yang fokus menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar kita,” tuturnya.
Lanjutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya makanan lokal, menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan dan kemampuan praktis dalam membuat kue dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti petatas, keladi atau sagu.
Bahkan, dapat membuka peluang usaha keluarga, menambah ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
“Setelah ikut pelatihan, pulang harus melatih ibu-ibu yang lain. Paling tidak untuk keluarga siapa tahu bisa dititip (kue-red) di warung atau kios. Kalau kita mau usaha dimulai dari skala kecil. Semoga bisa sepulang dari sini,” ucapnya.
Penyerahan bantuan dari TP PKK Mimika untuk enam distrik
Adapun tema Hari Pangan Sedunia yang diusung adalah "Bergandengan Tangan Untuk Pangan Yang Lebih Baik dan Masa Depan Yang Lebih Baik".
Tema ini menurutnya cocok dengan tujuan pelatihan membuat kue dari pangan lokal karena baik, sehat dan bermutu.
“Diharapkan ibu-ibu di rumah lebih sering memberikan makanan berbahan dasar lokal agar makanan lebih bervariasi dan menarik sehingga anak-anak yang tadi tidak suka menjadi suka,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pokja III Ny. Tuty Kaliky mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal terutama bahan pangan lokal seperti umbi-umbian, jagung, pisang dan hasil pertanian lainnya.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan lokal menjadi makanan yang sehat, lezat dan bernilai jual,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah bahan pangan lokal, mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan lokal impor, mendorong jiwa pelestarian makanan tradisional yang berbasis lokal dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di bidang kuliner lokal.
“Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peserta, tidak hanya sebagai pengetahuan tetapi sebagai keterampilan yang dapat dikembangkan untuk usaha mandiri maupun kelompok. Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal yang baik dalam membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal,” harapnya.
Ny. Kaliky mengucapkan terimakasih kepada bapa Bupati dan Wakil Bupati sebagai dewan penyantun yang mendukung kegiatan TP PKK Kabupaten Mimika.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bantuan berupa kompor, oven, mixer, peralatan cetak kue, panci dan alat masak lainnya untuk peserta enam distrik yang hadir.
Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob dan Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong. (Elfrida Sijabat)



