Tuntut Pembayaran Truk dan Pickup, Sejumlah Sopir Palang Jalan

Pemalangan dilakukan di depan Sekretariat Panitia Konferensi Kingmi, Rabu (10/11)
MIMIKA, BM
Sejumlah sopir terpaksa melakukan aksi palang jalan menuntut pembayaran, lantaran truk dan pickup yang dipakai selama pelaksanaan Konferensi Sinode XI se-Tanah Papua 2021 belum terbayarkan.
Berdasarkan pantauan wartawan BeritaMimika di lapangan, aksi palang jalan dilakukan para sopir ini dengan cara memarkirkan truk dan pickup di tengah jalan, sehingga menyebabkan arus lalu lintas sempat macet.
Aksi yang tidak memakan waktu lama di depan sekretariat Kepanitiaan Konferensi Kingmi di Jaan Cendrawasih, Rabu (10/11) berhasil dibubarkan aparat kepolisian Mimika dan langsung mempertemukan perwakilan panitia konferensi sinode XI Kingmi.
Salah satu sopir yang turut terlibat dalam aksi palang jalan menyampaikan agar pihak kepanitiaan untuk menjelaskan alasannya kenapa belum terbayarkan.
"Acaranya sudah selesai tapi kenapa belum dibayarkan. Kami minta cepat dibayarkan karena kami butuh uang," ungkap salah satu sopir.
Menanggapi aksi para sopir tersebut, Ketua I Panitia Konferensi Sinode XI Kingmi, Pdt Menas Mayau, mengatakan bahwa khusus untuk jasa transportasi akan dibayarkan sesuai dengan hari pelayanannya, sementara ada yang memang dikontrak selama konferensi berlangsung mulai tanggal 1-6 November.
"Pembayaran untuk pemakaian jasa transportasi berupa truk dan pickup tersebut tetap dilakukan panitia. Sebab semua truk dan pickup termasuk mobil lainnya telah masuk dalam daftar kepanitiaan. Jadi panitia mendata melalui nomor plat dan nama pengemudi," ungkapnya.
Dirinya juga berharap agar para sopir tetap bersabar dan menunggu proses yang dilakukan panitia.
“Kami belum bisa pastikan kapan tanggalnya untuk dibayarkan, tapi tetap kami akan bayarkan. Masalahnya ini persoalan uang sehingga kami harus berhati-hati, karena pembayaran secara bertahap dilakukan ke setiap bidang," ungkapnya.
Selain persoalan pembayaran jasa pemakaian transportasi, dikatakan juga bahwa panitia saat ini juga sedang memproses untuk pembayaran kontingen yang jauh. (Ignas)



