Dua Caleg Ngamuk dan Terobos Masuk Saat Rapat Pleno Kabupaten Digelar

Terlihat sejumlah anggota saat menenangkan caleg yang ngamuk didalam gedung Eme Neme Yauware.

MIMIKA, BM

Aksi protes dari saksi parpol maupun saksi dari caleg terjadi lagi saat rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan perhitungan hasil perolehan suara pemilu 2024 tingkat Kabupaten di gelar.

Bahkan, dua caleg berhasil menerobos masuk ke dalam gedung dan mengamuk pada saat pelaksanaan rapat pleno penetapan hasil PPD Tembagapura Rabu malam (06/03/2024).

Akibat dari aksi protes ini membuat suasana mulai tak nyaman sehingga pihak keamanan dari TNI-Polri melakukan pengamanan ketat baik di depan gerbang pintu masuk dan keluar serta di halaman gedung dan dalam gedung.

Mobil water canon milik Polres Mimika terpaksa juga dikerahkan untuk menyiram ban bekas yang dibakar oleh massa ditengah jalan dekat pintu gerbang keluar gedung Eme Neme Yauware.

Aksi protes yang dilontarkan oleh mereka itu karena keberatan hasil pleno dimana adanya dua form D hasil pleno tingkat distrik yang angkanya berbeda.

Seperti disampaikan oleh massa pendukung caleg saat melakukan aksi demo, mereka menilai bahwa suara dari caleg sengaja dihilangkan oleh PPD.

"PPD sudah dengan jelas-jelas melanggar aturan yang berlaku, kenapa jumlah suara caleg kami dilapangan itu berkurang banyak. Kami ini tahu betul jumlah suara dilapangan," ungkap massa saat melakukan aksi protes.

Oleh karena itu mereka meminta kebijakan dari pihak penyelenggara agar pleno penetapan jangan disahkan dulu mengingat suara rakyat harus dikembalikan.

"Kami juga tegaskan bahwa form keberatan yang disuruh isi itu kami tolak, dan kami minta persoalan yang ada di Timika jangan dibawah ke Provinsi,"tegas massa. (Ignasius Istanto)

Top