Nasional

TP-PKK Papua Serahkan Bantuan 1000 Masker dan 1000 Handsanitizer ke TP-PKK Mimika

Wakil Bendahara TP PKK Provinsi Papua, Aneke Oro menyerahkan masker dan hand sanitezer kepada Wakil Ketua TP PKK Mimika, Ny Suzy Herawaty Rettob

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua menyerahkan sebanyak 2.000 masker dan handsitizer kepada TP-PKK Kabupaten Mimika.

Penyerahan 1.000 masker dan 1.000 handsanitizer berlangsung di Kantor TP-PKK Mimika, Sabtu (1/5).

Penyerahan secara simbolis diberikan langsung oleh Wakil Bendahara TP PKK Provinsi Papua, Aneke Oroh didampingi Sekretaris Pokja 4 TP PKK Provinsi Papua, Erlin Yowe dan Anggota Pokja 1 Reitty Oroh yang diterima oleh Wakil Ketua 1 TP PKK Mimika, Ny Suzy Herawaty Rettob didampingi Sekretaris Umum Ny Leenjte Siwabessy.

Selanjutnya dilakukan tandatangan berita acara antara Wakil Bendahara TP PKK Provinsi Papua, Aneke Oroh dan Wakil ketua 1, Ny Suzy Herawaty Rettob.

Wakil Bendahara TP PKK Provinsi Papua, Aneke Oroh dalam sambutannya mengatakan, bantuan ini untuk membantu masyarakat Mimika karena covid belum berhenti sampai saat ini. Selain itu, untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan covid-19 di Mimika.

"Untuk itu ketua kami merasa peduli supaya masyarakat mimika lebih paham 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak) karena covid-19 ini belum putus mata rantainya," tutur Aneke.


Foto bersama TP PKK Provinsi Papua dan TP PKK Kabupaten Mimika

Aneke mengatakan, giat ini juga merupakan bentuk kerja sama yang baik antara TP-PKK Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa membantu masyarakat karena walau sederhana, ini adalah pekerjaan yang mulia dari PKK.

"Tentunya bantuan ini diharapkan dapat meringankan masyarakat Mimika khsusnya yang terdampak covid-19. Bantuan ini semoga dapat membantu mereka menjalankan kehidupan ditengah pandemi covid-19,"ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua, Ny Suzy Herawaty Rettob mewakili Ketua TP-PKK Mimika mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian untuk Mimika. Bantuan ini pastinya akan langsung di distribusikan kepada masyarakat juga anggota PKK.

"Kita juga harus memberikan contoh kepada masyarakat karena kita ini yang bisa terjun ke kalangan masyarakat banyak," tutur Ny Suzy.

Tambahnya, PKK tetap bisa melakukan kegiatan-kegiatan asalkan tetap mengikuti protokol kesehatan yakni 3M supaya baik PKK maupun masyarakat Mimika selalu terlindungi dari penyebaran covid hingga memutus mata rantainya. (Shanty)

Paulus Waterpauw : Almarhum Robby Omaleng Merupakan Sosok yang Sopan dan Sangat Santun, Pemimpin Muda Papua

 

Paulus Waterpauw saat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng

MIMIKA, BM

Kabaintelkam Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Paulus Waterpauw menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga besar Omaleng saat melayat jenazah almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng, Jumat (23/4).

Kedatangan Paulus Waterpauw disambut Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama pihak keluarga di rumah duka SP 3 Mile 32.

"Sebagai umat yang percaya, kita harus yakini bahwa waktu Tuhan itulah yang terbaik," ungkapnya menghibur keluarga yang berduka.

Ia meminta semua orang menyadari bahwa semua manusia adalah milik Tuhan. Dan Tuhanlah yang memiliki kuasa atas kehidupan dan kematian bagi semua orang.

"Oleh karenanya kita harus bersyukur karena Tuhan telah memberikan nafas kehidupan kepada semua orang," ujarnya.

Menurut mantan Kapolda Papua, kepergian almarhum disebabkan karena sakit. Pihak rumah sakit juga telah mengupayakan yang terbaik untuk menyelamatkan almarhum, namun rencana Tuhan tidak seorangpun tahu.

"Saya mendengarkan langsung kepergian almarhum dari kaka beliau (bupati-red), namun tetap saja bahwa ini semua merupakan rencana Tuhan yang terbaik," katanya.

Ia berharap keluarga besar yang sedang berduka merelakan kepergian almarhum kembali kepada Sang Penciptanya.

"Biarlah keluarga dengan rela menyerahkan kembali kepada Tuhan atas kehidupan almarhum, adek Robby Omaleng," harapnya.

Waterpauw juga meminta kepada semua orang untuk selalu membangun hubungan baik dalam kehidupan bersama dengan orang lain.

"Mari kita saling menjaga dan mendoakan agar kita terus bersama dan selalu hidup rukun dalam membangun kehidupan bersama ini sehingga Tuhan selalu memberkati kita semua," harapnya

"Besok almarhum akan dimakamkan, marilah kita semua hadir untuk memberikan pelepasan terakhir kepada almarhum," ujarnya mengajak semua orang di rumah duka.

Waterpauw juga mengungkapkan bahwa ia tidak terlalu banyak bergaul dengan almarhum ketua DPRD Mimika. Walau demikian, ia memiliki penilaian tersendiri dalam hatinya tengang sosok amarhum.

"Beberapa kali kami sering berjumpa, saya sudah punya catatan hormat kepada beliau. Almarhum juga sangat menghormati saya sebagai kakanya. Almarhum juga mensuport saya dalam berbagai hal," ungkapnya.

Walau jarang berkomunikasi secara langsung karena tugas dan keadaan yang berbeda, Waterpauw mengatakan ia selalu berkomunikasi dengan almarhum melalui pesan whatssap.

"Saya tidak tinggal disini tapi berapa kali kami sering kirim pesan lewat WA. Terakhir ini agak lama kami tidak berhubungan karena tugas dan tanggungjawab masing-masing. Tapi secara pribadi saya harus mengakui bahwa beliau salah satu putera terbaik negeri ini. Sangat santun, sangat sopan dan salah satu figur yang saya suka," ungkap Waterpauw.

Di mata Waterpauw almarhum Robby Omaleng merupakan sosok pemimpin muda Papua yang luar biasa namun ajal yang akan mendatangi semua orang, terjadi karena kuasa Tuhan.

"Kembali lagi, itulah waktu Tuhan. Kita semua tidak tahu kapan waktu kita dipanggil Tuhan. Jadi saatnya kita semua datang kepada Tuhan, menyerahkan diri kepadaNYA. Biarlah ia yang berkuasa atas kehidupan kita semua," terangnya

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih secara khusus kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan keluarga besar yang berduka karena telah memberikan kesempatan kepadanya untuk menyampaikan penghiburan kepada semuanya.

Usai memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Robby Omaleng, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Paulus Waterpauw didampingi Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dan sejumlah petinggi Polres Mimika langsung bertolak meninggalkan rumah duka. (Ronald

Sembilan Bulan Bertugas, Kepala UPBU Bandara Kelas II Mozes Kilangin Diganti


Penyerahan jabatan sekaligus pisah sambut kepala UPBU Moses Kilangin

MIMIKA, BM

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandar Udara Kelas II Mozes Kilangin, Timika, Papua saat ini telah diganti dari pejabat lama Syamsuddin Soleman kepada pejabat baru Soekarjo.

Pergantian tersebut ditandai dengan acara pisah sambut di Kantor UPBU Bandara Kelas II Mozes Kilangin, Sabtu (17/4).

Syamsuddin Soleman menjabat selama sembilan bulan di Timika dan ia kini dipindahkan menjabat sebagai Kepala Kantor UPBU Sultan Babullah Ternate.

Sedangkan, Soekarjo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor UPBU Fak-Fakk kurang lebih selama tujuh bulan.

Dalam acara pisah sambut ini, ditayangkan juga video program kerja yang telah berhasil dikerjakan oleh Syamsudin Soleman selama bertugas di Timika.

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan, bahwa Mimika seharusnya telah mengoperasikan terminal baru untuk menyambut PON dan Pesparawi tahun 2021, sehingga harus mulai dilakukan sedo operasi.

"Kalau bisa diselesaikan agar Mei di operasikan supaya nanti di bulan Agustus Presiden Jokowi meresmikan bandara. Jadi ini tugas kita semua terutama UPBU bagaimana caranya supaya semuanya cepat siap,"tutur Wabup John.



Foto bersama Wabup Mimika Johanes Rettob

Wabup mengatakan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah tujuan utamanya. Ia ingin masyarakat terlayani secara maksimal dan membuat Mimika semakin menjadi lebih baik dalam segala hal.

"Saya percaya kita bisa membuat smart airport dan smart city,"tutur Wabup John.

Kepala Bandara Mozes Kilangin, Subagio dalam sambutannya mengatakan, akan memberikan yang terbaik bagi Mimika dengan jabatan barunya ini. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pejabat sebelumnya yang telah berupaya memberikan yang terbaik untuk bandara ini.

"Kita juga sering saling berkoordinasi bersama dan walaupun singkat tapi terima kasih karena sudah menjalankan UPBU dengan baik,"kata Subagio.

Kepala UPBU Lama, Syamsudin Soleman dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya dirinya masih ingin berada di Timika namun mutasi dalam organisasi merupakan hal yang biasa sehingga ia selalu siap ditempatkan di mana saja sesuai penugasan pimpinan.

"Saya sudah laksanakan tugas internal dan tugas yang belum terselesaikan nanti akan dilanjutkan oleh pejabat yang baru,"katanya.

Menurutnya, mengelola bandara bukanlah perkara muda. Ia ingin melakukan yang terbaik selama di Mimika namun waktu yang dimilikinya terlalu singkat.

"Saya mohon maaf atas hal-hal yang kurang berkenan. Di momen ini saya juga mohon pamit dan semoga Bandara Mozes Kilangin ke depan berkembang menjadi lebih baik sesuai dengan harapan kita bersama. Saya juga berharap agar sinergitas yang terjalin selama ini tetap dijaga sehingga dapat selalu berjalan dengan baik," harapnya. (Shanty)

Top