Om Bassang Kisahkan Bagaimana Ia Meraih Kemenangan di Negerinya

Momen Mantan Wabup Mimika, Yohanis Bassang menyampaikan perpisahan dengan Pemda Mimika
MIMIKA, BM
Mantan Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang menunjukan dirinya sebagai seorang petarung dan pemenang dalam setiap momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diikutinya.
Masih segar dalam ingatan masyarakat Mimika, bagiamana Yohanis Bassang bersama Eltinus Omaleng berjuang menjadi wakil bupati dan bupati Mimika, periode 2014-2019 lalu.
Kemenangan keduanya kala itu bak ungkapan pepatah para legendaris, From Zero to Hero. Kalimat ini paling tepat menggambarkan perjuangan dan kemenangan yang diraih pasangan yang dikenal dengan sebutan OMBAS saat itu.
Di Pilkada 2020 ini, Yohanis Bassang pulang kampung ke Toraja Utara, tanah kelahirannya untuk membangun negeri para leluhurnya.
Yohanis Bassang didampingi Frederik Viktor Paimbong (Om Bas - Bro Dedy) maju sebagai bupati dan wakil bupati Toraja Utara melawan dua pasangan lainnya yakni Kalatiku Paembonan dan Etha Rimba P Tandi Payung serta Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung.
Pasangan Om Bas - Bro Dedy awalnya dianggap sebagai pasangan yang tidak populer dan dipandang sebelah mata oleh para lawannya. Keduanya bahkan dianggap hanya sebagai pelangkap saja.
Bagaimana tidak, Om Bas dan Bro Dedy melawan sekaligus dua petaha yang baru saja memipin Toraja Utara.
Kalatiku Paembonan merupakan Bupati Toraja Utara periode lalu sementara Yosia Rinto Kadang merupakan wakilnya. Keduanya pecah kongsi dan memilih wakil masing-masing dalam perhelatan Pilkada Toraja Utara 2020.
Selain tantangan besar karena melawan dua petahana ini, Yohanis Bassang secara khusus harus melawan kekuatan baru yang didrop dari Timika ke Toraja Utara untuk melawan dan membungkamnya (akan dirilish BM di berita selanjutnya).
Tapi bukan Yohanis Basang namanya jika ia bukan seorang petarung sejati dalam dunia politik. Semua kekuatan ini ia hadapi dengan penuh percaya diri dan hanya bersandar pada kekuatan tim work dan tentunya yang paling utama adalah Tuhan Yang Maha Kuasa.
BeritaMimika pagi tadi, Senin (14/12) melakukan wawancara eksklusif bersama Om Bas melalui sambungan telepon.
Kepada BM, Yohanis Bassang mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan kemenangan untuk seluruh Warga Toraja Utara walaupun dalam perjuangan ini banyak sekali tantangan dan rintangan yang ia harus hadapi.
Pasalnya ia dan wakilnya harus melawan dua incumbent sekaligus. Namun karena pertolongan Tuhan dan karena masyarakat melihat ketulusan dan keihklasan keduanya membangun Toraja Utara maka kemenangan ini berhasil mereka raih.
"Ini semua karena pertolongan Tuhan. Masyarakat Toraja Utara pada umumnya meninginkan adanya perubahan sehingga mereka lebih bahu-membahu membantu saya memenangkan pilkada ini. Ini pilkada keras karena melawan dua incumbent sekaligus tapi kita ambil hikmahnya bahwa namanya sebuah perjuangan harus butuh pengorbanan," ungkapnya.
Kepada BM, mantan Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang juga menyampaikan strategi yang ia dan wakilnya lakukan yang menjadi kunci keduanya mememangkan Pilkada di Toraja Utara.
"Sistem yang kita pakai dan infrastruktur tim yang kompak, kuat dan solid adalah kunci kemenangan kami. Kami juga tanamkan jiwa militansi di hati mereka dan inilah yang menjadi kekuatan kami untuk menang. Tapi dibalik semuanya, adalah karena kuasa dan rencana Tuhan," ungkapnya.
Walau nantinya akan dilantik sebagai Bupati Toraja Utara periode 2020-2025 bersama wakilnya Frederik Viktor Paimbong namun Bassang tetap mengingat Mimika sebagai rumahnya.
Ia bahkan secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Mimika.
"Saya secara pribadi dan keluarga menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh masyarakat Mimika atas doa, pikiran dan tenaga dalam membantu saya menghadapi perjuangan ini. Semua ini menjadi kekuatan bagi saya untuk membangun Toraja Utara semakin lebih baik sesuai dengan amanah dan kepercayaan yang mereka berikan kepada kami," ujarnya.
Dikutip dari versi Sirekap KPU RI hingga, Senin (14/12) pukul 08.18 Wib, Yohanis Bassang - Frederik V Palimbong memenangkan 59.433 suara atau 44,0 persen.
Keduanya unggul atas pasangan Kalatiku Paembonan - dr Etha Rimba P Tandi Payung: 51.970 atau 38,5 persen dan Yosia Rinto Kadang - Yonathan Pasodung: 23.600 atau 17,5 persen. (Ronald)






