Tekan Prevalensi Stunting, 2 SPPG Wilayah 3T di Mimika Resmi Dibuka
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Badan Gizi Nasional (BGN), Djimmy Yomaiwi Douw saat menggunting pita tanda diresmikannya SPPG
MIMIKA, BM
Guna menekan prevalensi stunting yang masih tinggi di 16 wilayah provinsi di Indonesia Bagian Timur, yang mencakup 116 kabupaten secara virtual, Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3 T).
SPPG tersebut yakni SPPG Mimika Wania Mawokau Jaya 2 dan SPPG Perintis Mimika Baru 002
Sebagai bagian dari momentum tersebut, di Timika dilaksanakan launching ceremonial yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau, Jumat (2/10/2026).
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Badan Gizi Nasional (BGN), Djimmy Yomaiwi Douw mengatakan bahwa kebutuhan akan penambahan dapur sehat di wilayah Papua menjadi prioritas yang sangat mendesak.
“Langkah ini diambil menyusul tingginya aspirasi serta koordinasi dari berbagai daerah di seluruh provinsi Papua yang menginginkan percepatan pembangunan fasilitas dapur penunjang gizi,” ujar Djimmy,
Djimmy menyampaikan percepatan penambahan titik dapur sehat di seluruh wilayah Papua demi mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Ia berharap, melalui sinergi yang kuat antara KPPG Papua BGN, pemerintah daerah, dan para mitra, implementasi program pemenuhan gizi dapat segera menjangkau seluruh anak-anak dan masyarakat di tanah Papua secara merata.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau memberikan apresiasi dan menyambut hangat atas pelaksanaan program MBG yang telah dicanangkan secara nasional tersebut hari ini.
Fransiskus menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika berkomitmen penuh dalam mengawal dan menyukseskan program prioritas ini.
“Pemkab Mimika menyambut positif pencanangan program MBG secara nasional yang juga dilakukan di wilayah Kabupaten Mimika hari ini,” ujarnya.
Dikatakan Bokeyau, pelaksanaan program ini dipastikan akan terus didukung dan dikawal hingga menjangkau wilayah-wilayah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat luas.
"Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, BGN, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di Mimika, program pemenuhan gizi ini diharapkan mampu berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan serta sumber daya manusia di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika," pungkasnya. (Shanty Sang)
























