SD Inpres Koperapoka 1 Juara I MIW 2026 Tingkat Satuan Pendidikan, PAPEDA PROKSI Siap Lanjut di IGA Nasional
Foto bersama usai pemberian hadiah
MIMIKA, BM
PAPEDA PROKSI (Perencanaan Pelaksanaan Day Noken Promosi dan Refleksi) dari SD Inpres Koperapoka I dinobatkan sebagai juara pertama dalam ajang Pekan Inovasi Daerah atau Mimika Innovation Week (MIW) 2026 yang diselenggarakan oleh BRIDA Mimika.
Penghargaan ini diraih dalam kategori satuan pendidikan.
Kepala SD Inpres Koperapoka I, Margarita Abraham, menyampaikan, bahwa dalam ajang MIW ini inovasi yang ditampilkan adalah inovasi Papeda Proksi (Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan, Pembelajaran, Refleksi).
Inovasi PAPEDA PROKSI adalah yang berfokus pada pelestarian budaya noken yang kian terancam punah.
"Dengan inovasi ini yang sudah kami lakukan adalah setiap Senin siswa maupun guru wajib memakai Noken,” kata Margarita, Selasa (18/8/2026) usai menerima penghargaan di Halaman Gedung Eme Neme Yauware.
Dengan demikian, kata Margarita, siswa dan guru, secara aktif menyebarluaskan pesan pelestarian Noken melalui media sosial, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut melestarikan warisan budaya.
“Kami menyadari bahwa generasi muda saat ini mulai meninggalkan Noken. Inilah persoalan nyata yang kami angkat. Keunggulan kami terletak pada penggalian kearifan lokal yang menjadi kepedulian bersama tidak hanya orang asli Papua, tetapi seluruh warga yang tinggal di Papua memiliki kewajiban menjaga dan melestarikan Noken,”ujarnya.
Margarita mengatakan, bahwa mendapat juara bukanlah tujuan utama. Tujuan murninya adalah menyelamatkan dan melestarikan Noken yang nyaris punah.
“Meraih Juara satu adalah anugerah yang tak pernah kami duga sebelumnya. Namun, menjaga komitmen pelestarian Noken terus berjalan, meraih juara hanyalah buah dari niat tulus melestarikan budaya,”ucapnya.
Katanya, setelah mendapat juara pada ajang MIW, selanjutnya pihaknya bersiap mengikuti Innovative Government Award (IGA) Nasional.
“Setelah ini kita siap mengikuti IGA dengan langkah persiapan yakni melengkapi seluruh bukti pendukung atau dokumen sesuai persyaratan IGA Nasional,”tuturnya.
Setelah dokumen selesai dilengkapi, kemudian pihaknya akan menyerahkan kepada BRIDA untuk peninjauan dan verifikasi sebelum dikirimkan.
“Semoga langkah kami di tingkat nasional kelak juga membawa hasil yang membanggakan,”ungkapnya. (Shanty Sang)