Bupati Puncak Wilem Wandik Bicara Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Bupati Kabupaten Puncak Wilem Wandik

MIMIKA, BM

Saat ini pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) tiga Provinsi di Papua yakni Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan sudah hampir ditetapkan.

Dua DOB lainnya sudah final, Provinsi Papua Tengah kini masih bermasalah dalam menetapkan siapa yang akan menjadi ibu kota provinsi.

Terkait ini, Bupati Puncak Wilem Wandik kembali menegaskan bahwa Mimika lebih layak jadi ibu kota Provinsi Papua Tengah dibandingkan Nabire.

"Saya berterima kepada presiden untuk memberikan tiga Provinsi di Papua. Itu hal yang spesial, karena seluruh Indonesia butuh pemekaran kabupaten maupun Provinsi," kata Bupati Puncak Wilem saat ditemui di SD Yosua, Senin (27/6).

Walau lebih mengunggulkan Mimika, Wilem mengatakan, penetapan ibu kota Provinsi Papua Tengah masih dalam pembahasan, termasuk kunjungan Komisi II DPR RI di Jayapura untuk melakukan penilaian dan dukungan masyarakat.

“Sampai kemarin tim komisi II datang ke Jayapura ada sedikit beda pendapat baik masyarakat maupun pejabat. Ada yang mau di Timika ada yang mau di nabire sampai hari ini belum,"ujarnya.

Tetapi, menurut Wilem jjika dilihat dari segi fasilitas, Timika tentu lebih unggul karena memiliki fasilitas yang lengkap.

Katanya, perdebatan lokasi ibu kota ini tidak menjadi sebuah masalah besar. Walaupun penetapan di Nabire, semua tetap akan berjalan dan berkembang namun butuh waktu yang lama.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden yang berikan tiga provinsi pemekaran di Papua. Ini berkat buat orang Papua yang akan berkembang," Ungkapnya. (Shanty)

Top