Warga Mimika Berjuang Hingga Tetes Terakhir, Rebut Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Massa saat melakukan longmarch dari ex pasar swadaya menuju gedung DPRD Mimika dikawal ketat oleh pihak keamanan

MIMIKA, BM

Ratusan warga Orang Asli Papua di Mimika melakukan aksi damai mendukung penuh penetapan DOB Provinsi Papua Tengah dengan ibu kota tetap di Mimika.

Aksi damai ini dilakukan dengan melakukan longmarch dari lapangan ex pasar swadaya menuju Kantor DPRD Mimika, Kamis (30/6).

Hal ini dilakukan mengingat di Jakarta hari ini akan diputuskan penetapan Undang-undang Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh Komisi II DPR RI.

Dalam draft yang telah disepakati DPR RI Komisi II dan pemerintah, disebutkan bahwa bukan Mimika melainkan Nabire yang terpilih sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Padahal sudah 20 tahun lamanya Mimika berjuang untuk hal ini.

Berdasarkan pantauan wartawan BeritaMimika Kamis (30/6), usai berkumpul di lapangan Pasar Lama, massa pun bergerak dengan dipimpin Agustinus Anggaibak selaku koordinator kegiatan.

Selama longmarch ini aspirasi yang disampaikan adalah warga Mimika mendukung penuh DOB Provinsi Papua Tengah dengan ibu kotanya Mimika.

Aksi longmarch ini membuat kemacetan di arus lalu lintas jalan Cenderawasih walau mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan.

Sebelumnya, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengatakan bahwa terkait aksi damai ini, sebanyak 885 personil gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan agar aksi berjalan aman dan damai.

"Jadi kegiatan ini melibatkan personil yang cukup besar semata-mata tujuan hanya satu, yaitu menjaga keamanan tetap terjaga dan bagi kondusif seluruh masyarakat yang ada di Timika," katanya.

"Kita tidak menginginkan ada pihak- pihak yang menunggangi kemudian membuat kekacauan di sini sehingga membuat situasi kurang kondusif," sambungnya.

Ditambahkan Kapolres, selama pengamanan ada personil yang juga ditempatkan di beberapa titik dan ada yang melakukan mobilisasi guna melihat perkembangan situasi di lapangan.

"Harapan saya Mimika tetap dalam keadaan aman dan kondusif,"ungkap Putra.

Hingga berita ini diterbitkan aksi damai menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Mimika masih berlanjut. Terlihat pula semakin banyak warga yang berdatangan memadati lapangan kantor ini. (Ignas)

Top