Tahun Ini PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Lingkar Luar Mimika Tembus Gorong-Gorong

Tahun Ini PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Lingkar Luar Mimika Tembus Gorong-Gorong

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan Jalan Lingkar Luar.

Kelanjutan pembangunan jalan ini ditargetkan akan dilaksanakan hingga di Gorong-Gorong.

Sayangnya, karena ada fasilitas PT Freeport Indonesia dan gardu listrik sehingga Jalan Ahmad Yani akan dijadikan sebagai alternatif lajur jalan dalam pembangunan jalan lingkar luar.

"Itu teknik pembangunan saja ada yang kita lewati, ada juga yang kita loncati, kenapa? Karena ada fasilitas Freeport," kata Kepala Dinas PUPR Mimika Robert Mayaut.

Robert mengatakan, jalur alternatif pun dipilih agar jalan lingkar luar bisa segera digunakan.

Ia menjelaskan, membangun jalan di Papua pendekatannya berbeda dengan di Jawa. Di Jawa pembangunannya dilakukan berdasarkan Lintas Harian Rata-rata (LHR).

"Kalau nanti jalan sudah tidak bisa menampung kendaraan, baru dilebarkan. Tapi kalau di Papua buka dahulu baru lalu lintasnya bertumbuh, buka dulu baru barang jadi begitu. Jelas jika ada hambatan kita loncat-loncat dahulu, misalnya ada pagar airport tidak mungkin bongkar pagar aiport," jelasnya.

Dikatakan, bahwa teknik pembangunan tersebut dilakukan agar anggaran bisa terserap maksimal.

"Jadi nanti itu akan mengarah sampai ke gorong-gorong, seperti perencanannya lima atau empat tahun lalu,"tuturnya.

Ia juga menyebut soal pembangunan jalan yang terkendala gardu listrik. Terkait ini PUPR telah berkoordinasi dengan Puncak Jaya Power untuk pemindahan gardu, namun hal tersebut tidak mudah dilakukan karena adanya kabel bawah tanah.

"Memidahkan itu tidak semudah orang bicara-bicara ini, kita yang melaksanakan itu tidak gampang, karena memindahkan kabel dalam tanah itu tidak semudah memindahkan yang melayang," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan lanjutan jalan lingkar luar akan dilakukan secara multinyears. Anggaran digelontarkan untuk pembangunan tahun ini kurang lebih sebesar Rp40 miliar.

“Tahun sebelumnya anggaran yang dialokasikan kurang lebih Rp40 miliar, tahun ini dialokasikan Rp40 Miliar lagi. Untuk pembangunan jalan lingkar luar ini memang secara bertahap karena ada pembangunan lain yang diprioritaskan oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Tambahnya, secara keseluruhan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan Lingkar Luar hingga tembus ke Pelabuhan Rakyat sebesar Rp200 miliar.

"Jalan lingkar luar ini pemerintah persiapan dengan berfikir untuk masa yang akan datang nantinya," pungkasnya. (Shanty Sang) 

Top