BKPSDM Mimika Kini Miliki Website Resmi

Suasana jalannya pelatihan di Hotel 66
MIMIKA, BM
Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika menggelar pelatihan aplikasi SIASN (Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara) bagi kasubag kepegawaian dan operator.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan launching website BKPSDM Mimika dan sosialisasi evaluasi data dan sistem informasi kepegawaian.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66 ini dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte, Senin (24/7/2023).
Pj Sekda, Petrus Yumte dalam sambutannya mengatakan, pemerintah sedang dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja aparatur sipil negara.
Hal ini dilaukan dengan meningkatkan pelayanan digitalisasi yang merupakan salah satu program dari reformasi birokrasi berdampak/tematik yaitu digitalisasi pemerintahan.
"Peningkatan pelayanan digitalisasi pemerintahan merupakan salah satu kunci dalam melakukan transformasi kinerja pelayanan instansi pemerintah kepada masyarakat," ujar Petrus.
Ia mengatakan BKPSDM Mimika mengambil langkah dengan menyediakan website, pada link, https://bkpsdm.id.
Website BKPSDM Mimika memiliki banyak fitur yang dapat diakses oleh seluruh ASN Mimika antara lain, fitur berita kegiatan kepegawaian, artikel kepegawaian, peraturan kepegawaian, dan konsultasi kepegawaian.
Selain itu fitur pengumuman tentang informasi kepegawaian (info seleksi CPNS dan PPPK, informasi seleksi JPT, informasi pelaksanaan diklat), statistik perkembangan jumlah ASN Mimika dan banyak informasi lainnya yang dapat diakses sebagai informasi terkini dan terupdate.
Selain website BKPSDM, didalamnya memuat dua aplikasi yakni, SIMAK dan Siaga Kompas.
SIMAK adalah sistem informasi administrasi kepegawaian yang terintegrasi dengan seluruh OPD untuk proses mutasi kepegawaian diantaranya layanan usulan kenaikan pangkat, usul pensiun, usul kartu pegawai, kartu suami dan kartu istri, layanan pencantuman gelar dan lainnya.
Selain itu terdapat juga aplikasi "Siaga Kompas" (sistem pengembangan kompetensi ASN) yang merupakan bank data PNS yang sudah dan belum mengikuti pelatihan manajerial maupun pelatihan teknis lainnya seperti, PKN, PKA dan PKP, bimtek, workshop memuat kompetensi atau keahlian dari magang.
Bahkan hasil dari kegiatan pemetaan kompetensi yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 juni 2023 terhadap 177 orang PNS sudah termuat dalam aplikasi siaga kompas.
Dengan adanya data kompetensi atau keahlian PNS dalam aplikasi ini dapat memudahkan pejabat pembina kepegawaian melakukan pengambilan keputusan dalam pengangkatan dan promosi pengusulan PNS jabatan.
Selain itu dapat mengikuti diklat fitur yang memudahkan PNS tidak lagi datang ke kantor BKPSDM membawa berkas fisik, cukup dengan mengupload berkas by sistem, kemudian akan diproses sampai dengan penyediaan jadwal pelaksanaan kegiatan.
Kepala BKPSDM Mimika Ananias Faot mengatakan, Website BKPSDM Mimika yang dibuat oleh Kominfo sebenarnya sudah ada namun selama ini pasif.
"Oleh sebab itu, saya ambil inisiatif untuk kita membuat BKPSDM baru. Websitenya baru dengan berbagai fitur yang ada di dalam dan lebih mempermudah pelayanan tentang birokrasi dari BKPSDM terhadap OPD-OPD yang ada di Mimika," ungkapnya.
Ananias menjelaskan, beberapa fitur yang ada adalah yang berkaitan dengan fitur Simak misalnya sistem informasi administrasi dan managemen kepegawaian guna memudahkan proses pengajuan untuk kenakan pangkat dan lainnya.
Jadi, kata Ananias, cukup melengkapi berkas yang ada di OPD, kemudian masuk ke link, kemudian dikirim dan BKPSDM akan memprosesnya.
"Setelah masuk di kami, jika ada yang kurang kita tinggal informasikan untuk melengkapi kembali saja. Jadi tidak perku membawa berkas," ujarnya.
Ia mengatakan, persyaratan sudah ada sehingga tinggal diinput termasuk pengembangan kompetensi telah ada di dalamnya dan pastinya langsung terintegrasi dengan BKN.
"Sasaran kita kenapa sekarang kita harus latih kasubag kepegawaian dan operator ini supaya mereka paham. Misalnya, jika mutasi atau pengangkatan maka ASN tidak perlu membawa berkas ke BKPSDM tetapi cukup melengkapi di kantor kemudian kirim by online lalu kami proses itu akan jauh lebih mudah," ungkapnya.
Menurutnya, yang biasanya jadi kendala adalah data ASN itu sendiri karena termasuk dalam MYSAPK, banyak yang belum mengupload berkas fisiknya ke dalam sistem.
Misalnya, dibutuhkan SK pengangkatan tahun pertama namun tidak sempat input kemudian ketika diminta fisiknya, ada yang masih harus mencari data tersebut.
"Jadi kuncinya ada di data, kalau data itu lengkap semua mulai dari pengangkatan dan lainnya ada semua itu akan jauh sangat memudahkan," ujarnya.
"Mudahnya apa? misalnya dia mau naik pangkat periode Oktober atau april itu kita bisa proses lebih awal, 3 bulan sebelum itu SK bisa keluar. Contoh yang kita sudah bisa lakukan kemarin untuk pengusulan pangkat di periode Oktober l, walau masih 2 bulan lagi tapi SK pangkatnya sudah ada,"tutup Ananias. (Shanty Sang)



