Menuju Sukses Pemilu Serentak 2024, Kesbangpol Gelar Tatap Muka dan Doa Bersama

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Menuju sukses pemilu serentak 2024, Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Mimika gelar tatap muka dan doa bersama dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para ormas dan Kerukunan.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Selasa (1/8/2023) dibuka Penjabat Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito.

Sudarjanto Sumito mengajak tokoh masyarakat, agama, organisasi masyarakat, forkopimda untuk bijak dalam membagikan informasi.

Informasi saat ini sangat mudah didapatkan karena semua itu dapat diakses melalui gawai atau Handphone sehingga penting bagi masyarakat untuk menyaring maupun membagikan informasi.

"Informasi apa saja ada didalam HP, tanpa sengaja kita tidak baca dengan baik main teruskan atau lanjutkan dan sebagainya. Oleh sebab itu bijaklah untuk melihat satu informasi," Kata Valentinus.

Valentinus mengatakan, aturan di pemerintah pusat atau kementrian jika seseorang mendapat informasi maka informasi tersebut hanya untuk si penerima saja, jika ingin membagikannya maka si penerima harus memastikan informasi tersebut benar dan layak dibagikan.

"Saya cenderung lebih banyak begitu mendapat informasi, saya ucapkan terima kasih saja, kenapa? Saya harus cek dulu kebenaran informasi itu," katanya.

Budaya konsumtif masyarakat akan teknologi informasi sangatlah besar, sehingga ia mengajak masyarakat untuk bijak membagikan informasi.

Sementara itu, hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Mimika Febiana Wilma Sorbu, mengimbau kepada semua yang hadir untuk bijak dalam menggunakan sosial media.

"Karena biasa kalau kita tangani kasus IT terkait dengan transaksi elektronik kami harus minta teman-teman dari polres untuk melakukan pemeriksaan ahli untuk bisa mendukung semua unsur yang ada dalam berkas perkara, jadi semua yang dalam gawai itu bisa diperiksa semua," Ujarnya.

Kepala Badan Badan Kesbangpol Mimika Yan Selamat Purba mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam ulang tahun Kemerdekaan RI dengan mulai memasangkan bendera merah putih serta umbul-umbul di masing-masing rumah.

Ia juga mengingatkan kepada para Ormas sesuai AD/ART tidak boleh berpolitik. Selain itu kepada FKUB agar tidak menggunakan rumah ibadah untuk berkampanye.

"Kami mengimbau kepada Ormas tidak boleh berpolitik begitu juga FKUB tidak boleh menggunakan rumah ibadah, nanti akan dipantau oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) selain dari komunitas intelejen," katanya.

Ia mengatakan bahwa ditahun politik ini semua harus tetap bersatu walaupun berbeda pandangan dalam berpolitik.

"Boleh berbeda tapi harus tetap bersatu. Jangan karena politik kita bercerai berai," jelasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama dari lima agama yang dipimpin oleh para pemuka agama yang tergabung dengan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Mimika. (Shanty Sang)

Top