Bupati Omaleng Tunjuk Robert Mayaut Jadi Sekda Mimika

Bupati Omaleng saat melantik Robert Mayaut sebagai Plt Sekda Mimika
MIMIKA, BM
Bupati Mimika Eltinus Omaleng menunjuk Robert Mayaut sebagai Plt Sekda Mimika usai diaktifkan kembali oleh Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, setelah divonis tak bersalah oleh hakim PN Makassar atas kasus dugaan korupsi yang melilitnya.
Penunjukkan Plt Sekda berdasarkan Surat Keputusan (SK) 821/86/BKPSDM dengan pertimbangan bahwa penjabat sekretaris daerah yang menjabat tugas sejak Oktober 2022 tidak perpanjang masa jabatannya.
Dengan adanya surat perintah pelaksana tugas ini maka surat keputusan Plt Bupati nomor 821.2/34 tanggal 28 Oktober 2022 tentang pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama penjabat sekretaris daerah yang sebelumnya dijabat oleh Petrus Yumte dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Negara, Senin (4/9/2023).
Selain menunjuk Plt Sekda Mimika, Bupati Eltinus Omaleng juga mengganti posisi 4 pejabat lainnya diantaranya, Jania Basir Rante Danu, ST., ME sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Mimika menggantikan Marthen Tappi Malissa.
Jenni Ohestina Usmani, S.Pd, M.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan menggantikan Willem Naa, Ida Wahyuni, sebagai Kepala Dinas Perhubungan menggantikan Nella Manggara dan Marthen Tappi Malissa sebagai Kepala Dinas Sosial mengganti Andarias Nauw yang jabat sebagai Plt Kepala Dinas Sosial.
Keempat pejabat tersebut diganti berdasarkan surat keputusan nomor 821.2/87.
Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang sudah bekerja dengan baik, dengan penuh rasa tanggungjawab atas tugas dan jabatan yang dipercayakan.
Omaleng berpesan kepada pengemban jabatan untuk sepenuhnya menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas.
"Kepada seluruh ASN yang baru saja dilantik agar senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, kualitas dan disiplin serta komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab terhadap tantangan dan permasalahan baru baik di dalam maupun di luar organisasi serta mempunyai wawasan jauh kedepan dan melakukan terobosan positif melalui pemikiran kreatif," tegas Omaleng.
Bupati Omaleng juga memberi tugas kepada Plt Sekda agar dengan segera membentuk panitia seleksi pejabat dan panitia untuk seleksi Sekda Definitif.
"Ingat, seleksi pejabat bukan lelang jabatan dan untuk 17 jabatan yang kemarin dikeluarkan akan diaktifkan kembali. SK akan menyusul ke 17 pejabat yang nonjob kemarin. Dan kalau seleksi untuk Sekda Definitif nanti Plt Sekda duduk bersama dengan BKD Provinsi dan BKD Mimika. Jadi tugasnya itu bentuk 2 panitia, dalam waktu dekat harus sudah selesai dan kita lantik,"ungkapnya. (Shanty Sang dan Endi Langobelen)



