Pemerintah Distrik Mimika Timur Bersama Masyarakat Rayakan HUT ke 48 Mapurujaya

Perayaan HUT Mimika Timur dipimpin Bupati Johannes Rettob
MIMIKA, BM
Suasana sukacita kembali dirasakan warga Distrik Mimika Timur. Pasalnya, dua hari lalu pada 17 Agustur masyarakat merayakan Kemerdekaan RI ke 79, kini masyarakat kembali peringati hari lahirnya Mapurujaya ke 48, Senin 19 Agustus 2024.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Distrik Mimika Timur ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Plt Bupati Johanes Rettob.
Kedatangan Bupati Mimika Johanes Rettob didampingi Pj Sekda Mimika Petrus Yumte, Kepala Distrik Mimika Timur Oktovianus Kum disambut dengan tarian perahu yang dibawakan masyarakat Kampung Muare, Pigapu dan Kaugapu.
Guna memeriahkan HUT Mapurujaya ke 48 ini pemerintah distrik membuka stand untuk masyarakat Kamoro menjual hasil kerajinan tangan berupa ukiran Patung, tas dari daun lontar, rumbai atribut tarian adat Kamoro, noken dan pangan lokal sagu.
Bupati Johanes Rettob bersama undangan lainnya mengunjungi stand pameran mama-mama Kamoro dan membeli hasil kerajinannya sebagai souvenir.
Bupati Mimika Johanes Rettob mengatakan, Mapurujaya merupakan ibukota Distrik Mimika Timur. Distrik tertua atau distrik ketiga pemekaran dari Mimika Barat di Kabupaten Mimika ketika masih berada dibawah Pemerintah Kabupaten Fakfak.
"Dari Mimika Timur ini melahirkan Mimika Timur Jauh. Jadi memang Mimika Timur ini kita harus beri perhatian penuh,"kata Bupati John.
Peringatan HUT Mapurujaya yang ke 48 ini, Bupati John beri apresiasi kepada panitia yang luar biasa sudah melaksanakan kegiatan ini dan sepintas dilihat bahwa acara ini menumbuhkan budaya lokal.
"Saya harap kedepan kegiatan HUT Mimika Timur kita buat jadi agenda kabupaten. Jadi bukan saja pemerintah distrik yang menangani tapi nanti pemerintah kabupaten yang menjadi event tetap. Dan event ini kita coba usahakan supaya menjadi daerah tujuan wisata, dan kita menumbuhkan kreativitas yang sudah dibuat,"ujarnya.
Katanya, walau dengan dana yang terbatas tetapi panitia sudah luar biasa dan telah mensukseskan kegiatan HUT kali ini. Apa lagi kalau pemerintah lebih perhatikan.
"Saya menyesal memang, harusnya HUT ini semua OPD harus hadir. Ini distrik tua, biar kita bisa lihat, mereka bisa tahu perkembangannya,"ucapnya.
Ia berharap, masyarakat semua agar menjaga budaya Mimika Wee menjadi satu budaya yang tetap ditingkatkan dan akan diagendakan menjadi agenda kabupaten.
"Saya sudah bilang sama Sekda langsung kita buat Peraturan Bupati tentang hari ulang tahun Mimika Timur dan kita tetapkan dalam peraturan bupati yang menjadi dasar untuk pelaksanaan setiap tahun,"ungkapnya. (Shanty Sang)



