PPPK Diminta Tingkatkan Kinerja dan Jaga Etika

Suasana berjalannya apel pagi

MIMIKA, BM

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Mimika memiliki peran strategis dalam meningkatkan pelayanan publik serta efektivitas birokrasi.

Namun pemahaman mereka terhadap tugas, tanggung jawab dan etika kerja masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Mimika mengingatkan seluruh PPPK di lingkungan Pemkab Mimika untuk menjaga etika dan meningkatkan kinerja. Mengingat proses evaluasi berkala bagi tenaga P3K akan segera dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot saat memimpin apel di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, status sebagai PPPK bukan berarti terbebas dari pengawasan. Evaluasi kinerja dilakukan secara rutin setiap tahun untuk menentukan keberlanjutan kontrak kerja mereka.

"Khusus bagi rekan-rekan PPPK menjelang evaluasi, tolong diperhatikan bahwa setiap tahun akan dievaluasi, jangan menganggap tidak akan ada evaluasi lalu kemudian tidak melaksanakan tugas dengan baik, jangan sampai saat dievaluasi ditemukan hal-hal yang membuat kalian harus diberhentikan,"kata Ananias.

Selain masalah kinerja, Ananias juga menyoroti fenomena penurunan etika komunikasi dan koordinasi di lingkungan kerja, seperti sikap sejumlah oknum PPPK yang dinilai kurang menghormati Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lebih senior, hanya karena merasa sudah memiliki kedudukan dan seragam yang serupa.

"Kami lihat dalam situasi perkembangan saat ini, rekan-rekan PPPK sudah tidak menghormati lagi senior yang PNS, karena mungkin sudah memakai seragam khaki, Korpri, dan sudah memiliki NIP, sehingga tidak saling menghargai, tolong etika ini diperhatikan, terutama dalam hal berkomunikasi dan berkoordinasi,"ujatnya.

Ia pun mengingatkan, pihak kepegawaian untuk segera mengambil langkah preventif dengan melakukan sosialisasi terkait regulasi, hak, dan kewajiban PPPK.

"Tolong dari kepegawaian segera mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan tugas, tanggung jawab, dan kewenangan dari seorang PPPK,"tuturnya.

Ananias juga meminta kepada para atasan langsung di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif melakukan pembinaan terhadap staf, baik tenaga pelaksana maupun PPPK, fungsi kontrol dan saling mengingatkan sangat penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin di kemudian hari.

"Atasan langsung tolong bina mereka dengan baik selalu ingatkan tugas dan tanggung jawab mereka, saling mengingatkan itu paling penting, supaya jika nanti terjadi masalah, kita sudah pernah menyampaikan teguran sebelumnya," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top