Ekonomi dan Pembangunan

PLN UP3 Timika Audiensi Bersama Pemkab Untuk Sinergi Peningkatan Layanan Kelistrikan

Suasana Bupati Mimika Johanes Rettob saat audiens dengan PLN


MIMIKA, BM

PT PLN (Persero) UP3 Timika melaksanakan audiensi strategis dengan Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong.

Pertemuan berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara PT PLN (Persero) UP3 Timika dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan,  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan memastikan keandalan dan kecukupan pasokan listrik di wilayah Timika dan sekitarnya.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Timika, Parmonangan Andreas Sitorus, memaparkan sejumlah agenda utama dalam pertemuan tersebut. Di antaranya adalah koordinasi sistem kelistrikan terkait kecukupan daya, peningkatan keandalan pasokan, serta upaya penambahan kapasitas pembangkit, baik melalui penambahan mesin sewa maupun kerja sama excess power dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Selain itu, PT PLN (Persero) UP3 Timika juga menyoroti lonjakan pertumbuhan pelanggan listrik di Kabupaten Mimika yang tergolong tertinggi di wilayah Papua.

"Dalam upaya memperluas akses listrik, PLN rencana menambah desa dan kampung berlistrik seperti Agimuga, Kokonao, dan Potowaiburu, termasuk peningkatan jam nyala listrik di wilayah yang belum teraliri 24 jam penuh,"kata Parmonangan.

Inovasi dihadirkan melalui program SuperSUN, sebagai solusi elektrifikasi wilayah yang belum terjangkau jaringan PLN konvensional.

Dalam kesempatan ini, PT PLN (Persero) UP3 Timika juga menyampaikan informasi mengenai kontribusi Pajak Penerangan Jalan (PPJ), di mana Kabupaten Mimika menjadi daerah dengan pemungutan PPJ tertinggi Kedua se-Papua Raya setelah Kota Jayapura, mencapai Rp6,1 miliar pada Triwulan I 2025, atau sekitar Rp2 miliar per bulan.

Tak hanya fokus pada keandalan pasokan, PT PLN (Persero) UP3 Timika juga mengusulkan sejumlah program kesejahteraan masyarakat berupa bantuan penyambungan baru dan instalasi listrik bagi masyarakat yang belum berlistrik, bantuan token listrik gratis untuk warga kurang mampu dan rumah ibadah, serta dukungan kelistrikan untuk infrastruktur pendukung seperti instalasi air bersih milik PDAM.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengapresiasi atas kontribusi PT PLN (Persero) UP3 Timika terhadap pendapatan asli daerah (PAD) serta upaya berkelanjutan dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok kampung.

"Pentingnya komunikasi rutin dan penyampaian informasi terkini terkait kelistrikan kepada Pemerintah Daerah, serta mendukung penuh program PLN yang sejalan dengan 100 hari kerja kepemimpinan bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong,"kata Bupati John.

Bupati John berharap audiens ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara PT PLN (Persero) UP3 Timika dan Pemerintah Kabupaten Mimika, guna mewujudkan masyarakat Mimika yang lebih terang, sejahtera, dan berdaya melalui layanan kelistrikan yang andal dan merata,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Pokja III TP-PKK Mimika Sosialisasikan AKU HATINYA PKK ke Masyarakat 7 Kampung di Kokonao

Ketua TP-PKK Mimika Ny. Susy Rettob didampingi Wakil Ketua TP-PKK Ny. Perina beserta Ketua Bidang Pokja III TP-PKK Mimika Ny. Tuti Kaliky dan tim usai menanam bibit sayur kangkung dan bayam

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kokonao pada Jumat (2/5/2025) hingga Minggu (4/5/2025).

Kunker tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob didampingi Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Perina Kula Kemong beserta seluruh pengurus TP-PKK baik Pokja I hingga pokja IV.

Dalam kesempatan tersebut, Pokja III berkesempatan untuk memberikan sosialisasi tentang Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK dan Pelatihan Pemanfaatan Halaman Pekarangan pada Sabtu (3/5/2025) untuk masyarakat 7 kampung yang ada di Kokonao.

7 kampung tersebut yakni kampung Kiyura, Mimika, Migiwia, Kokonao, Atapo, Apuri dan Aparuka.

Pokja III yang fokus pada bidang Pangan, Sandang, dan Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga ini memberikan bantuan berupa pupuk, benih bayam dan kangkung, polybag dan juga pakaian layak pakai.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh kepala kampung dan perwakilannya.

Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob melalui Ketua Bidang Pokja III Ny. Tuti Kaliky mengatakan menanam di halaman perkarangan sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis untuk menambah pemasukan untuk keluarga.

“Jadi pokja 3 tugasnya memberi edukasi sosialisasi kepada warga agar dapat memanfaatkan perkarangannya untuk ditanami. Tanaman-tanaman yang bermanfaat dan produktif,” katanya.

Untuk skala kecil Ny. Kaliky menuturkan memanfaatkan halaman untuk menanam
bisa dimanfaatkan untuk diri sendiri dan keluarga.

Ketua Bidang Pokja III TP-PKK Mimika Ny. Tuti Kaliky dan tim menyerahkan bantuan kepada masyarakat

“Di pokja III juga ada yang namanya pola makan berbasis Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA): Jadi, mama-mama harus mengkonsumsi makanan itu beragam ada karbohidreat bisa dari nasi, keladi, petatas atau songkong. Untuk portein ada ikan, sayuran. Itu harus seimbang jangan sampai nasi banyak ikan sedikit,” ucapnya.

Ny. Kaliky menambahkan setelah kunjungan ini akan terus dimonitor pertumbuhan tanaman untuk kedepannya dan mendapatkan kawalan langsung dari Ibu Anisa (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan).

“Ibu Bupati memonitor dan kami mencatat siapa mama-mama yang dapat. Kalau perkembangannya bagus bisa tambahkan bibitnya lagi,” ujarnya.

“Daripada mama-mama kepasar, lebih baik ambil dari halaman sendiri,” imbuhnya.

Sementara dalam bidang sandang, Ny. Kaliky menghimbau agar dapat berpakaian yang sopan dan bersih agar nyaman dipakai

“Kita juga ada membawa pakaian layak pakai. Nanti bisa dibagikan, ada untuk anak-anak, bapak dan mama. Semoga bermanfaat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kampung Atapo, Gabriel mengucapkan terimakasih atas kunjungan TP-PKK Mimika tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih atas kunjungannya. Semoga Tuhan yang membalas semua kebaikannya,” tandasnya.

Hal senada juga diucapkan oleh kepala kampung atau perwakilannya enam kampung lainnya dimana mereka menyebut kunjungan dan bantuan tersebut baru pertama kalinya diterima dan mereka berterimakasih karenanya. (Elfrida Sijabat)

Respon Cepat Pemda Mimika Jemput Puluhan Pekerja PT HAL Yang Ditelantarkan di Jakarta

Foto Istimewa/nampak pihak dari Pemda Mimika saat ketika bertemu langsung dengan puluhan pekerja PT HAL dari Mimika yang ditelantarkan di Jakarta.

MIMIKA, BM

Respon cepat Pemerintah Kabupaten Mimika atas 21 pekerja PT Honay Ajkwa Lorentz (HAL) yang terlantar ketika mengikuti pelatihan kerja di beberapa kota dan berakhir dengan ketidakpastian di Jakarta.

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, penjemputan puluhan pekerja untuk dipulangkan ke Timika ketika Bupati Mimika Johannes Rettob mengutus Plt Asisten 1 Ananias Faot dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Paulus Yanengga bersama tim advokasi Victor Tsenawatme dan Anna Bala, menemui para pekerja di Asrama Mahasiswa Mimika, Jakarta, Kamis (01/05/2025).

Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapereyau dan anggota DPRD Mimika Agustinus Murib juga berkesempatan hadir dalam momen mengharukan tersebut.

Setelah audiensi singkat, para pekerja langsung mempersiapkan diri dan bertolak ke Bandara Soekarno Hatta untuk kembali ke Timika. Mereka akan tiba di Timika pada Jumat besok tanggal 2 April 2025.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika Ananias Faot mengatakan pemerintah daerah mengambil langkah-langkah konkrit yang dibutuhkan menyikapi terlantarnya puluhan pekerja asal Mimika di Jakarta.

"Kami hanya melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Kami tahu adik-adik sedang terlantar di sini. Berkaitan dengan kronologis persoalan dan sebagainya, itu bukan menjadi ranah kami. Tugas kami bagaimana selamatkan adik-adik semua," kata Ananias.

Sementara Kadisnaker Mimika, Paulus Yanengga mengapresiasi respon cepat mahasiswa asal Mimika yang berinisiatif menampung para pekerja di asrama mereka.

"Ini sungguh sikap yang luarbiasa, melihat dari sisi kemanusiaan dengan membantu dan menyelamatkan sesama keluarga kita yang terlantar. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih," tutur Paulus.

Awalnya lebih dari 50 calon pekerja PT HAL dikirim perusahaan itu mengikuti pelatihan sejak Januari 2025. Mereka berpindah-pindah dari Surabaya, Sukoharjo hingga terakhir di Jakarta.

Selama berbulan-bulan para pekerja terlunta-lunta tanpa kepastian setelah pelatihan tiba-tiba dihentikan sejak Februari 2025. Puluhan pekerja itu kemudian ditampung mahasiswa asal Mimika di Jakarta.

"Tidak benar bahwa kebutuhan kami selama pelatihan telah dipenuhi perusahaan. Kami justru keluar dari penginapan yang sudah tidak dibayar perusahaan, kemudian kami terlantar," ungkap para pekerja.

Sebelumnya PT Honay Ajkwa Lorentz (HAL) bersama PT Tambang Mineral Papua (TMP) groundbreaking capex site ‘HONCEN’ pembangunan pabrik semen dan keramik di Timika, Papua Tengah, pada 18 Januari 2025.

Perusahaan yang mengklaim memiliki nilai investasi mencapai Rp3,1 triliun itu, kemudian membuka lowongan kerja. Para pencari kerja kemudian berbondong-bondong mengajukan lamaran kerja.

Belakangan, diketahui perusahaan tersebut bahkan tidak memenuhi persyaratan legal untuk beroperasi. Tidak ada satupun dokumen legal yang dimiliki, termasuk kajian akademik dan Amdal. Mereka juga tidak pernah meminta izin perekrutan tenaga kerja ke pemerintah daerah. (Ignasius Istanto)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top